Kasur Harus Diganti Setiap 7 Tahun Sekali, Ini Alasannya
Tidak sedikit orang kurang mempedulikan kualitas kasur atau matras yang mereka tiduri. Padahal perabot rumah inilah yang setiap hari digunakan untuk beristirahat.
Kasur yang sudah terlalu lama dan usang sebaiknya tidak digunakan lagi karena kemampuan menopang berat badan tentu sudah kurang maksimal. The Better Sleep Council merekomendasikan kasur sebaiknya diganti dengan yang baru setiap 7-10 tahun sekali. Namun bisa lebih lama atau cepat, tergantung dari cara kamu menggunakan dan merawat kasur.
Foto: Thinkstock |
Seperti dikutip dari Reader's Digest, ini tanda-tanda kasur kamu perlu diganti bahkan sebelum tujuh tahun dipakai.
- Penumpukan tungau dan kutu. Kasur menjadi tempat favorit tungau atau kutu bersarang dan berkembang biak. Jika sudah menumpuk di kasur, kamu bisa menagalami reaksi alergi seperti gatal-gatal, ruam kulit, batuk dan sering bersin-bersin. Jika sudah merasakan beberapa gejala di atas maka saatnya kamu mempertimbangkan beli kasur baru.
- Tidur tidak pernah nyenyak. Kasur yang sudah tidak layak digunakan akan mengganggu kualitas tidur. Jika tidur kamu tidak pernah nyenyak ada kemungkinan kasur yang ditiduri sudah tidak enak lagi. Kurang tidur akan meningkatkan risiko penyakit jantung, ginjal dan diabetes. Maka dari itu pikirkanlah lagi untuk membeli kasur yang lebih baik.
- Pegas berderit. Jika kamu mendengar bunyi pegas berderit setiap kali merebahkan diri di tempat tidur, maka bisa jadi kasur pegas sudah tidak lagi elastis. Itu tandanya kamu sudah perlu ganti kasur.
- Terlalu banyak noda. Minuman atau makanan yang tumpah ke kasur bisa meninggalkan noda. Belum lagi jika kamu menumpahkan bedak, foundation, lipstik, parfum hingga tinta pulpen ke atasnya. Beberapa noda mungkin bisa dibersihkan dan dihilangkan. Tapi ada jenis-jenis noda yang tidak dapat hilang. Kasur yang terlalu kotor bisa membuat tidur kurang nyenyak.
Foto: Dok. inthebox |
Tapi jika jangka waktu 7-10 tahun dirasa terlalu cepat untuk mengganti kasur atau matras, kamu bisa memperpanjang usia pakai kasur jika dirawat dengan benar. Begini merawat kasur agar lebih tahan lama:
- Pakai lapisan pelindung sebelum memakai seprai atau biasa disebut mattress protector. Fungsinya untuk mencegah tumpahan makanan/minuman atau cairan lainnya langsung mengenai kasur.
- Bersihkan kasur berdasarkan instruksi yang disarankan perusahaan produsen kasur.
- Buka jendela sesering mungkin untuk mengurangi debu yang menempel di kasur.
- Hindari hewan peliharaan tidur di atas kasur. Bulu dan kotoran hewan bisa saja menempel di atasnya.
- Vakum kasur dan taburi dengan baking soda untuk mengurangi kelembapan dan bau tidak sedap, setidaknya setiap sebulan sekali. (hst/hst)
Pakaian Pria
Tas Harian Simpel dan Fungsional, Intip Keunggulan Eiger City Rolling 20L
Kesehatan
Mulai Merasa Badan Lemah? Ini Rekomendasi Susu Nutrisi untuk Dewasa Aktif
Elektronik & Gadget
Checkout Sekarang! Peak Day 2 Blibli Ramadhan THR Sale Ada Diskon Rp 1 Juta
Home & Living
Masak Praktis di Rumah? Jangan Lupa Bersihin Peralatannya Juga Harus Sat Set
Lagi Hits! Workshop Korean Flower Arrangement, Bikin Buket Estetik ala Korea
Rangkai Buket Cantik ala Korea di Workshop Korean Flower Arrangement
Ke Manapun Bawa Tumbler, Rossa Kolaborasi dengan Frank Green
Rasa Nusantara di Piring Cantik 'Pinggan Smarana' Karya Didiet Maulana
EVOPET Hadirkan Kemasan Life Cat & Ori Cat, Protein Lebih Maksimal
Viral Wanita Tabrak Anak Kecil di 'Shibuya Crossing', Netizen Ungkap Sosoknya
Sinopsis Colombiana di Bioskop Trans TV Hari Ini
CELINE Prince, Paras Tampan V BTS Jadi Sorotan di Pemotretan Terbaru
Penampilan Terlalu Kurus Kelly Osbourne di BRIT Awards, Disebut Mayat Hidup













































