Sejarah Kelam di Balik Rumah Baru Pangeran Harry dan Meghan Markle
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 28 Nov 2018 16:07 WIB
London
-
Pangeran Harry dan Meghan Markle memutuskan pindah rumah dari Istana Kensington di London. Tahun depan, keduanya berencana pindah ke luar London, tepatnya di Frogmore Cottage, Windsor.
Rumah masa depan Pangeran Harry dan Meghan Markle ini ternyata menyimpan sejarah penting tapi juga kelam. Dulunya, Frogmore Cottage adalah tempat tinggal seorang ajudan kesayangan Ratu Victoria, Abdul Karim.
Dibangun pada 1680, Frogmore Cottage berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi sebagian besar keluarga kerajaan, termasuk Ratu Victoria dan Pangeran Albert. Pada masa tuanya, Ratu Victoria sering mengunjungi tempat tersebut untuk mengobrol dengan Abdul Karim.
Abdul Karim merupakan ajudan kesayangan Sang Ratu yang mengajarinya banyak nilai hidup dan budaya lain. Abdul, yang dipanggil Munshi atau guru oleh Ratu Victoria, juga mengajarkannya bahasa Urdu.
Seperti dikutip dari People, Ratu Victoria kerap kali mengajak serta para anggota kerajaan di tanah Eropa untuk sekadar mengunjungi sang ajudan beserta keluarga. Abdul sendiri saat itu sudah berkeluarga dan memiliki istri bernama Khadija. Saat berkunjung ke Frogmore Cottage, biasanya Ratu akan menghabiskan waktu dengan minum teh bersama Abdul dan Khadija.
Kedekatan Ratu Victoria dan Abdul ternyata menimbulkan kecemburuan di kalangan keluarga kerajaan. Abdul yang seorang muslim dan berdarah Persia bisa akrab dengan Ratu Victoria, membuat kerajaan tak tenang dan bersikap rasisme.
Setelah kematian Ratu Victoria pada 1901, hidup Abdul Karim berubah 180 derajat. Surat-surat Ratu Victoria untuk Abdul dibakar di depan matanya sendiri hanya beberapa jam setelah ia dikubur.
"Kala itu masih sangat pagi dan hanya beberapa jam setelah pemakamannya. Ratu Alexandra dan Putri Beatrice berdiri di sana dan banyak sekali pengawal, dan mereka memerintahkan untuk menyerbu rumahnya dan semua suratnya dirampas dan dibakar," cerita Shrabani Basu, penulis buku 'Victoria & Abdul: The True Story of the Queen's Closest Confidant'.
"Itu merupakan momen menyedihkan dalam hidup Abdul. Sedikit sejarah kelam," tambahnya.
Abdul tinggal di Frogmore Cottage sekitar 10 tahun sampai dia dikirim ke Agra, India, setelah Ratu Victoria wafat. Selama menempati rumah tersebut, Abdul diberi kebebasan mendekorasi maupun mendesain sesuai keinginannya.
Tonton video: Kate Middleton Sangat Senang Menanti Anak Pertama Meghan Markle
"Aku membayangkan tempatnya sangat indah dan dia mengisinya dengan barang-barang cantik yang diberikan oleh kerajaan di Eropa. Aku yakin (kala itu) tempatnya dipenuhi benda-benda eksotis," tutur Shrabani.
Sepeninggal Abdul, Frogmore Cottage dialihfungsikan menjadi kediaman para staf kerajaan dan dibagi menjadi empat unit terpisah. Padahal, rumah tersebut merupakan salah satu dari tiga properti pemberian Ratu Victoria untuk Abdul Karim. Dua bangunan lainnya adalah Osbourne di Pulau Isle of Wight, Inggris, dan Karim Cottage di Balmoral Skotlandia. (hst/hst)
Rumah masa depan Pangeran Harry dan Meghan Markle ini ternyata menyimpan sejarah penting tapi juga kelam. Dulunya, Frogmore Cottage adalah tempat tinggal seorang ajudan kesayangan Ratu Victoria, Abdul Karim.
Dibangun pada 1680, Frogmore Cottage berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi sebagian besar keluarga kerajaan, termasuk Ratu Victoria dan Pangeran Albert. Pada masa tuanya, Ratu Victoria sering mengunjungi tempat tersebut untuk mengobrol dengan Abdul Karim.
Meghan Markle dan Pangeran Harry akan pindah rumah tahun depan. Foto: Dok. Getty Images |
Abdul Karim merupakan ajudan kesayangan Sang Ratu yang mengajarinya banyak nilai hidup dan budaya lain. Abdul, yang dipanggil Munshi atau guru oleh Ratu Victoria, juga mengajarkannya bahasa Urdu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedekatan Ratu Victoria dan Abdul ternyata menimbulkan kecemburuan di kalangan keluarga kerajaan. Abdul yang seorang muslim dan berdarah Persia bisa akrab dengan Ratu Victoria, membuat kerajaan tak tenang dan bersikap rasisme.
Setelah kematian Ratu Victoria pada 1901, hidup Abdul Karim berubah 180 derajat. Surat-surat Ratu Victoria untuk Abdul dibakar di depan matanya sendiri hanya beberapa jam setelah ia dikubur.
Meghan Markle dan Pangeran Harry akan pindah rumah dari Istana Kensington ke Frogmore Cottage. Foto: Hagen Hopkins/Getty Images |
"Kala itu masih sangat pagi dan hanya beberapa jam setelah pemakamannya. Ratu Alexandra dan Putri Beatrice berdiri di sana dan banyak sekali pengawal, dan mereka memerintahkan untuk menyerbu rumahnya dan semua suratnya dirampas dan dibakar," cerita Shrabani Basu, penulis buku 'Victoria & Abdul: The True Story of the Queen's Closest Confidant'.
"Itu merupakan momen menyedihkan dalam hidup Abdul. Sedikit sejarah kelam," tambahnya.
Abdul tinggal di Frogmore Cottage sekitar 10 tahun sampai dia dikirim ke Agra, India, setelah Ratu Victoria wafat. Selama menempati rumah tersebut, Abdul diberi kebebasan mendekorasi maupun mendesain sesuai keinginannya.
Tonton video: Kate Middleton Sangat Senang Menanti Anak Pertama Meghan Markle
"Aku membayangkan tempatnya sangat indah dan dia mengisinya dengan barang-barang cantik yang diberikan oleh kerajaan di Eropa. Aku yakin (kala itu) tempatnya dipenuhi benda-benda eksotis," tutur Shrabani.
Sepeninggal Abdul, Frogmore Cottage dialihfungsikan menjadi kediaman para staf kerajaan dan dibagi menjadi empat unit terpisah. Padahal, rumah tersebut merupakan salah satu dari tiga properti pemberian Ratu Victoria untuk Abdul Karim. Dua bangunan lainnya adalah Osbourne di Pulau Isle of Wight, Inggris, dan Karim Cottage di Balmoral Skotlandia. (hst/hst)












































Meghan Markle dan Pangeran Harry akan pindah rumah tahun depan. Foto: Dok. Getty Images
Meghan Markle dan Pangeran Harry akan pindah rumah dari Istana Kensington ke Frogmore Cottage. Foto: Hagen Hopkins/Getty Images