Bangga Indonesia, Coba Dekorasi Kamar Pakai Kain Batik dengan Tips Ini

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 16 Sep 2016 18:48 WIB
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Jakarta - Selain dipakai sebagai busana, kain batik juga memiliki fungsi dekoratif untuk menghiasi ruangan hunian Anda, tanpa terkecuali kamar tidur. Desainer interior Anita Boentarman berbagi idenya.

Dalam pameran 'The Colours of Indonesia: Hotel No.12' di Atrium Senayan City, 15-24 September 2016, Anita memamerkan instalasi bedroom suite karyanya yang dinamakan 'Sokoguru Bedroom Suite'.

Di ruangan yang didominasi elemen kayu berwarna gelap itu, Anita memanfaatkan dua kain batik sakura sebagai penghias ruangan. Kain batik bernuansa monokromatik itu terpampang di dinding yang menghadap kasur, mengapit TV layar datar.

Wanita yang mendalami ilmu desain interior di New England School of Art & Design, Boston, AS, itu mengungkapkan, Indonesia pada zaman penjajahan Jepang di era 1940an mengalami kemajuan seni budaya. Banyak budaya Jepang yang berasimilasi dengan budaya Indonesia sehingga menghasilkan karya seni yang unik, seperti batik hokokai yang salah satunya adalah batik sakura.

"Ini sangat sesuai dengan konsep saya, yaitu mendesain kamar yang bernuansa Indonesia namun tetap ada pengaruh dari budaya luar. Kolaborasi ini menghasilkan sesuatu yang surprise," ujar Anita saat ditemui Wolipop di sela pameran, Kamis (15/9/2016).

Menurut Anita, banyak cara sederhana untuk memanfaatkan kain batik sebagai dekorasi. Selain panel, kain batik juga dapat digunakan sebagai runner atau taplak di mejak atau tempat tidur. Bisa pula dipajang dengan cara digelantungkan di plafon.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. "Dari segi motif bisa disesuaikan dengan selera dan konsep. Hanya saja untuk keperluan interior, baiknya pilih motif yang lebih besar," kata wanita yang ikut terlibat dalam merancang kamar The Stones Hotel Marriott Kuta Bali itu.

Pastikan juga, lanjut Anita, karakter sederhana dari sebuah kain batik tetap terasa melalui teknik pemasangan. Walau sederhana bukan berarti asal-asalan atau berlebihan. "Kalau berlebihan tentu akan mengganggu keindahan estetika ruangan," tutur Anita. (dng/eny)