Kesalahan Orang Indonesia Menata Rumah yang Buat Ruangan Jadi Sempit

Hestianingsih - wolipop Rabu, 31 Agu 2016 17:13 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Masing-masing negara memiliki kebiasaan yang berbeda dalam menata rumah. Ada yang menyukai dekorasi simpel, memilih gaya modern atau klasik hingga bergaya megah dengan furnitur mewah kaya detail.

Tiga tahun membuka gerainya di Indonesia, IKEA pun jadi memahami kecenderungan masyarakat kita dalam menata rumah. Setiap tahunnya, IKEA rutin melakukan survei dan wawancara ke sejumlah rumah untuk mengetahui kebutuhan, kesulitan dan keinginan konsumen.


Hasil survei itu kemudian dijadikan masukan dalam pengembangan produk maupun penataan display di showroom toko agar lebih terhubung dengan kehidupan sebenarnya di daerah terdekat. Lalu bagaimana karakteristik orang Indonesia dalam penataan interior?

Desainer interior Indy Anindita mengatakan, orang Indonesia umumnya bermasalah dengan penyimpanan. Sebagian besar tidak terlalu paham cara mengorganisir barang-barang dengan benar sehingga ruangan menjadi terlihat sempit dan penuh.
"Saya lihat kebanyakan ruang tamu penuh kardus isinya barang-barang yang tidak terpakai. Mereka butuh panduan cara mempergunakan space dengan baik," jelas desainer yang bekerja di IKEA Indonesia selama tiga tahun ini, saat konferensi pers Peluncuran Katalog IKEA 2017 di Igor's Pastry and Cafe, Jl. Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).

Ditambahkan Eliza Fazia, marketing manager IKEA Indonesia, kebiasaan lain orang Indonesia adalah senang mengumpulkan benda-benda berukuran kecil. Misalnya saja kabel, charger atau ponsel yang sebenarnya sudah tidak bisa digunakan lagi.

"Malah ada yang sebenarnya sudah lupa itu barang masih ada. Kalau beres-beres rumah, barangnya mau dibuang sayang," lanjut Eliza.

Barang-barang yang menumpuk dan tak terpakai memang bisa membuat ruangan terasa lebih sempit dan terlihat berantakan. Terlebih lagi jika penataannya salah dan luas rumah juga terbatas. Sebagai solusinya, Indy menyarankan untuk menempatkan barang-barang tersebut di dalam kardus dan ditempatkan secara vertikal untuk menghemat tempat.

"Ruang penyimpanan tidak harus selalu di bagian bawah. Atas lemari juga bisa dimanfaatkan," sarannya. (hst/hst)