Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jual Rumah dengan Hewan sebagai Bintang Iklan Kini Jadi Tren

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 06 Feb 2013 17:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Hewan peliharaan kini kerap dimanfaatkan sebagai 'alat' untuk menjual properti rumah agar cepat laku. Tren yang banyak terjadi di Amerika dan negara-negara Eropa ini dinamakan 'pet placement'.

Gambar kucing atau anjing pun menjadi semacam aksesori pemanis wajib dalam brosur, flyer atau papan iklan penjualan rumah, terutama di Amerika Serikat. Salah satu agen bahkan dilaporkan berhasil menjual sebuah penthouse di Manhattan karena menempatkan seekor anjing poodle di depan rumah dalam brosur. Menurut agen tersebut, gambar anjing peliharaan bisa membuat tampilan rumah lebih humanis dan homey pada apartemen yang desainnya cenderung kaku.

Sebuah keluarga di Cornwall, Inggris juga memasukkan foto labrador hitam mereka dalam brosur. "Ide memasang foto black labrador di dalam brosur sebenarnya tidak disengaja. Lottie (nama anjing tersebut) merupakan bagian penting dalam hidup kami dan kami tidak ingin dia dipindahkan saat pemotretan untuk rumah," ujar Antonia Rowe, yang berniat menjual rumah bergaya klasik dengan lima kamar seharga Rp 11 miliar, seperti dikutip dari Stuff.co.nz.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut saya dia (Lottie) membantu para pembeli membayangkan bagaimana seandainya mereka menempati rumah tersebut," tambah Antonia.
 
Agen properti Jonathan Cunliffe yang membantu menjual rumah tersebut pun setuju dengan pendapat Antonia. Menurutnya, hewan peliharaan bisa membuat sebuah properti terasa hidup, membangkitkan perasaan seperti di rumah yang hangat dan nyaman. Kehadiran hewan peliharaan dalam gambar rumah juga memberikan gambaran bagi calon pembeli tentang rumah ideal bagi mereka.

"Memang perlu banyak usaha untuk membuat suatu rumah atau properti terlihat lebih menarik (dalam brosur). Kami pernah menggunakan anjing, kuda, angsa dan keledai dalam brosur. Pada salah satu properti, kami menggunakan foto ikan koi di kolam ikan sebagai objek utama di depan brosur," tutur Damian Gray dari perusahaan agen properti Knight Frank di Oxford, Inggris.

Sementara itu foto kucing bisa membuat rumah terlihat elegan dan berkelas. "Kucing berwarna hitam atau abu-abu yang bertengger di kursi, selalu sukses menambahkan style," jelas Scott Waldron, seorang stylist properti untuk StagingSpace.

Namun dikatakan pakar interior Liz Tabecki, strategi ini belum tentu bisa diterapkan di semua properti. Setiap orang punya pandangan berbeda terhadap penempatan hewan di rumah. Ada yang menganggap hewan bisa membuat rumah terlihat homey, namun ada pula yang menilai kehadiran hewan bisa merusak properti yang akan dijual. Bagaimana menurut Anda?

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads