Laporan dari Singapura
Kemewahan Gerai Furnitur Da Vinci Pertama di Singapura
Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 02 Mei 2012 11:43 WIB
Jakarta
-
Bagi pecinta furnitur, gerai bernama Da Vinci pasti sudah tidak asing lagi. Toko furnitur yang menyediakan berbagai mebel itu pertama kali dibangun di Singapura oleh pasangan suami-istri, Mr. Tony Phua dan DR. Doris Phua pada tahun 1994.
Showroom pertama Da Vinci tersebut berada di daerah Bukit Timah, kemudian hadir di daerah-daerah lainnya seperti di Tanglin dan Marina Bay Sands. Dalam 10 tahun, Da Vinci telah berekspansi ke beberapa negara, termasuk Indonesia, Malaysia, China dan Hong Kong.
Mengingat di Singapura merupakan negara 'kelahiran' Da Vinci, maka Tony dan Doris ingin memperbesar gerainya dan menyuguhkan koleksi furnitur yang lebih lengkap. Cita-cita tersebut terwujud. pada Selasa (1/5/2012), showroom Da Vinci pertama yang berada di Bukit Timah kembali diluncurkan setelah mengalami pembaharuan toko.
"Setelah sukses dengan dua showroom di Tanglin dan Marina Bay Sands yang menghadirkan brand fashion dan furnitur kontemporer, kita ingin memperkenalkan kembali showroom baru kita di Bukit Timah yang menghadirkan koleksi klasik dan fashionable di satu tempat," jelas Raymon Phua, saat ditemui Wolipop di gerai Da Vinci, Bukit Timah, Singapura, Selasa (1/5/2012).
Memasuki area yang berdiri di bangunan empat lantai itu pengunjung akan merasakan suasana mewah namun tetap homey, sofa, tempat tidur, meja makan ditata apik menyerupai rumah. Gerai Da Vinci terbesar di Singapura itu memiliki lebih 20 ruangan yang memiliki tema dan koleksi yang berbeda dari masing-masing brand. Brand-brand fashion seperti Versace Home, Kenzo Maison, Armani Casa, Fendi Casa, Bottega Veneta Home dan Ralph Lauren Home memberikan sentuhan furnitur yang lebih modern dalam gerai Da Vinci.
Tidak hanya menghadirkan lini furnitur dari brand fashion saja. Gerai asal Singapura itu juga menyediakan brand-brand eksklusif furnitur lainnya dari Amerika, seperti Thomasville, Henredon, Maitland Smith, John Richards, Marge Carson dan Theodore Alexander.
Acara pembukaan toko yang dilaksanakan langsung di gerainya tersebut dihadiri oleh para perwakilan brand furnitur dari Italia, sosialita hingga pejabat. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh fashion show dari Harry Darsono.
(kik/eya)
Showroom pertama Da Vinci tersebut berada di daerah Bukit Timah, kemudian hadir di daerah-daerah lainnya seperti di Tanglin dan Marina Bay Sands. Dalam 10 tahun, Da Vinci telah berekspansi ke beberapa negara, termasuk Indonesia, Malaysia, China dan Hong Kong.
Mengingat di Singapura merupakan negara 'kelahiran' Da Vinci, maka Tony dan Doris ingin memperbesar gerainya dan menyuguhkan koleksi furnitur yang lebih lengkap. Cita-cita tersebut terwujud. pada Selasa (1/5/2012), showroom Da Vinci pertama yang berada di Bukit Timah kembali diluncurkan setelah mengalami pembaharuan toko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki area yang berdiri di bangunan empat lantai itu pengunjung akan merasakan suasana mewah namun tetap homey, sofa, tempat tidur, meja makan ditata apik menyerupai rumah. Gerai Da Vinci terbesar di Singapura itu memiliki lebih 20 ruangan yang memiliki tema dan koleksi yang berbeda dari masing-masing brand. Brand-brand fashion seperti Versace Home, Kenzo Maison, Armani Casa, Fendi Casa, Bottega Veneta Home dan Ralph Lauren Home memberikan sentuhan furnitur yang lebih modern dalam gerai Da Vinci.
Tidak hanya menghadirkan lini furnitur dari brand fashion saja. Gerai asal Singapura itu juga menyediakan brand-brand eksklusif furnitur lainnya dari Amerika, seperti Thomasville, Henredon, Maitland Smith, John Richards, Marge Carson dan Theodore Alexander.
Acara pembukaan toko yang dilaksanakan langsung di gerainya tersebut dihadiri oleh para perwakilan brand furnitur dari Italia, sosialita hingga pejabat. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh fashion show dari Harry Darsono.
(kik/eya)











































