Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

SPF Tinggi Belum Tentu Lebih Baik, Ini Cara Pilih Sunscreen yang Tepat

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 10 Agu 2026 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi sunscreen
Ilustrasi sunscreen. Foto: Getty Images/panaya chittaratlert
Jakarta -

Saat memilih sunscreen, angka SPF sering menjadi hal pertama yang diperhatikan. Tidak sedikit yang langsung menganggap SPF 50 pasti jauh lebih baik daripada SPF 20 atau SPF 30.

Angka SPF yang lebih tinggi memang menawarkan perlindungan UVB lebih besar, tetapi bukan berarti otomatis membuat sebuah produk sunscreen bekerja lebih baik. Untuk sunscreen wajah, SPF bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan.

Sunscreen dengan SPF lebih tinggi belum tentu jadi pilihan terbaik jika tidak memiliki perlindungan broad spectrum atau teksturnya terasa tidak nyaman sehingga membuat kita malas memakainya secara rutin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Arti Angka SPF?

SPF merupakan singkatan dari Sun Protection Factor, yaitu ukuran yang menunjukkan tingkat perlindungan sunscreen terhadap sinar UVB. Sinar UVB merupakan salah satu jenis sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn). Selain SPF, ada pula bahan yang harus ada dalam produk sunscreen agar perlindungannya lengkap, yakni PA.

"SPF adalah angka yang mencegah kulit terbakar. PA adalah angka yang mencegah penuaan dini," kata dr. Vera, M. Biomed (AAM) dokter kulit dan estetika dari Be Youthful Clinic, saat acara Beauty Talks yang digelar brand perawatan kulit asal Jepang, Majestic Cosme, belum lama ini di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

Semakin tinggi angka SPF, semakin besar pula perlindungan terhadap UVB yang diberikan ketika sunscreen digunakan dengan benar. Namun, perbandingan angka SPF tidak sesederhana itu.

Misalnya, sunscreen SPF 50 bukan berarti memberikan perlindungan dua kali lipat dibandingkan SPF 20. Sunscreen dengan SPF lebih tinggi memang dapat memberikan tambahan perlindungan terhadap UVB, tetapi perbedaan tersebut tidak selalu signifikan dalam penggunaan sehari-hari.

Cara mengaplikasikan sunscreen, jumlah yang digunakan, berapa lama berada di bawah sinar matahari, hingga seberapa sering mengaplikasikannya kembali juga ikut menentukan seberapa efektif perlindungan yang didapatkan.

dr. Cynthia Ayu (kiri), Direktur PT Mirai Group Japan Andina (tengah) dan dr. Vera, M. Biomed (AAM) di acara Beauty Talks, memperkenalkan rangkaian skincare dari brand Majestic Cosme.dr. Cynthia Ayu (kiri), Direktur PT Mirai Group Japan Andina (tengah) dan dr. Vera, M. Biomed (AAM) di acara Beauty Talks, memperkenalkan rangkaian skincare dari brand Majestic Cosme. Foto: Dok. PT Mirai GroupJapan

"SPF 20 mungkin (perlindungannya) sekitar 95%. Lalu yang SPF 30-35 mungkin sekitar 96-97%. Sedangkanyang SPF 50 bisa sampai 98%. Jadi sebenarnya perbedaan poinnya sedikit banget," jelas dr. Cynthia Ayu, dokter estetika dari Rejuva Clinic.

Perlu dicermati juga bahwa angka SPF yang sangat tinggi bisa memberikan rasa aman 'palsu'. Seseorang mungkin merasa sudah cukup terlindungi sehingga berada di bawah sinar matahari terlalu lama tanpa mengaplikasikan ulang sunscreen. Alhasil, kulit bisa tetap terbakar sinar matahari.

Sunscreen wajah broad spectrum dengan SPF 20 atau SPF 30 sebenarnya sudah cukup untuk penggunaan sehari-hari selama digunakan dengan benar.

Sementara itu, sunscreen dengan SPF lebih tinggi dapat menjadi pilihan ketika kulit akan menghadapi paparan matahari yang lebih intens atau dalam waktu lama, misalnya saat pergi ke pantai, mendaki gunung, berolahraga di luar ruangan, atau berada di wilayah dengan indeks UV tinggi.

Sunscreen yang Nyaman Justru Lebih Penting

Dr. Cynthia juga menegaskan bahwa sunscreen terbaik bukan sekadar yang memiliki angka SPF paling tinggi. Melainkan yang dilengkapi perlindungan broad spectrum (SPF dan PA), nyaman digunakan, mudah dilayer dengan produk skincare lain, dan membuat kita konsisten memakainya.

Jika teksturnya terlalu berat, membuat makeup menggumpal atau pilling, atau menyebabkan kulit terlihat kemerahan dan terasa tidak nyaman, kemungkinan kita akan lebih sering melewatkan pemakaiannya.

Jangan Lupa Re-apply

Apa pun angka SPF yang digunakan, sunscreen tetap perlu diaplikasikan ulang untuk mempertahankan perlindungannya. Tidak ada sunscreen yang dapat melindungi kulit sepanjang hari hanya dengan satu kali pemakaian.

"Sunscreen harus diaplikasikan ulang setiap 2-3 jam," kata dr. Vera.

Untuk perlindungan yang lebih optimal, kombinasikan sunscreen dengan kebiasaan lain yang lebih ramah terhadap kulit, seperti memakai kacamata hitam atau topi, menghindari paparan matahari ketika intensitasnya sedang tinggi, dan mencari tempat teduh.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads