Miss North Carolina USA Klaim Gelarnya Dicopot karena Menganut Agama Mormon
Brittany Boltinhouse baru saja dinobatkan sebagai Miss North Carolina USA 2026 pada 28 Juni 2026. Namun,setelah memenangkan kontes kecantikan tingkat negara bagian itu, gelarnya dicabut. Brittany mengklaim salah satu alasan di balik keputusan tersebut adalah keyakinannya sebagai anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (LDS), yang kerap dikenal sebagai Gereja Mormon.
"Saya percaya iman saya berperan dalam keputusan ini," kata Brittany dalam wawancara denga The Megyn Kelly Sho.
Ia mengaku selama ini terbuka mengenai keyakinan dan pandangan hidupnya sebagai seorang Kristen konservatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya adalah seorang perempuan Kristen konservatif dan saya tidak pernah malu mengatakannya," ujarnya.
Meski demikian, Brittany mengakui ia tidak memiliki bukti langsung bahwa keyakinan agamanya menjadi alasan utama pencopotan gelar tersebut. Menurutnya, kesimpulan itu muncul setelah melihat bagaimana proses yang dijalaninya selama beberapa pekan terakhir.
Di sisi lain, organisasi Miss USA membantah tudingan tersebut. CEO Miss USA Thom Brodeur menegaskan keputusan mencabut gelar Brittany tidak didasarkan pada agama maupun afiliasi politik.
"Kami tidak pernah mengambil keputusan berdasarkan agama atau afiliasi politik seseorang," tegas Brodeur.
Menurut penyelenggara, pencopotan gelar dilakukan setelah peninjauan terhadap perilaku Brittany yang dinilai tidak lagi sejalan dengan nilai organisasi. Sebelumnya, unggahan lama Brittany di media sosial kembali menjadi sorotan karena dianggap mengandung muatan rasis dan diskriminatif.
Usai Brittany dicopot, posisi Miss North Carolina USA 2026 diberikan kepada runner-up pertama, Myla Hadley, yang akan mewakili negara bagian tersebut di ajang Miss USA 2026.
(kik/kik)










































