Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tren Hijab Syari 2026: Desain Khimar Bahan Voal Anti Kusut dan Bikin Tirus

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Senin, 02 Feb 2026 09:04 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Brand syari Si.Se.Sa. mengeluarkan koleksi khimar dari bahan voal. Inovasi terbaru untuk memenuhi gaya muslimah syari.
Foto Merry Pramono (khimar hitam), Siriz (cokelat), Mega Novelia (tengah), Senaz (burgundy), dan Sansa (nude). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.
Jakarta -

Menjawab kebutuhan muslimah urban yang memiliki mobilitas tinggi, para desainer kini lebih fokus pada desain yang "siap pakai" tanpa perlu banyak penataan. Salah satu terobosan paling mencolok di tahun 2026 adalah keberanian brand Si.Se.Sa. mengolah bahan voal menjadi potongan khimar syari yang tetap tegak, lembut, dan tidak lepek meski digunakan seharian.

Inovasi ini menjadi angin segar mengingat material voal selama ini lebih identik dengan hijab segi empat biasa. Menurut Merry Pramono sebagai desainer sekaligus ibu dari pendiri brand Si.Se.Sa. yang terdiri dari Senaz Nasansia, Siriz Tentani, dan Sansa Enanderan, inovasi ini merupakan hasil dari riset panjang terhadap keinginan pasar Indonesia.

Brand syari Si.Se.Sa. mengeluarkan koleksi khimar dari bahan voal. Inovasi terbaru untuk memenuhi gaya muslimah syari.Brand syari Si.Se.Sa. mengeluarkan koleksi khimar dari bahan voal. Inovasi terbaru untuk memenuhi gaya muslimah syari. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

Menurut Sansa Enandera, salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana tetap berinovasi di tengah populasi muslim yang semakin selektif dalam memilih kenyamanan bahan. Mengingat voal adalah primadona di tanah air, Si.Se.Sa. melakukan trial and error hingga menemukan gramasi yang tepat untuk potongan syari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Populasi (muslim) di Indonesia dan yang pakai hijab paling senang pakai hijab voal. Kita kan pakai khimar bahan ceruty sudah nyaman dan inovasi baru apa ni dan kita coba bahan voal yang gramasinya sudah pas dan lembut dan jatuh bisa dilayer dua tapi tidak berat dan ukurannya panjang," jelas Sansa kepada Wolipop saat ditemui di Cafe Si.Se.Sa. di Prapanca, Jakarta Selatan.

Sansa juga menambahkan bahwa koleksi terbaru ini didesain agar sangat praktis bagi penggunanya. Karakter bahan voal yang menyerap keringat dan tidak mudah kusut menjadi pilihan yang tepat bagi muslimah Tanah Air.

ADVERTISEMENT
Brand syari Si.Se.Sa. mengeluarkan koleksi khimar dari bahan voal. Inovasi terbaru untuk memenuhi gaya muslimah syari.Brand syari Si.Se.Sa. mengeluarkan koleksi khimar dari bahan voal. Inovasi terbaru untuk memenuhi gaya muslimah syari. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

"Kita sudah trial and error dan tetap kelihatan cantik. Tinggal masuk aja tidak usah distyling. Ini inovasi terbaru akan produksi terus," tambah Sansa.

Selain itu, agar hijab tidak menerawang, desain khimar bahan voal menggunakan dua layer kain dengan finishing lasercut. Khimar bahan voal tidak terlihat menumpuk, ringan dan terlihat nyaman dipakai.

"(Bahan voal) Challenging banget karena semua desain sudah pernah kita coba, intinya karena empat kepala banyak bantuan dan masukan. Aku desain, aku lempar ketiga kakak dan ibu aku. Senaz wajahnya kurus, Siriz bentuknya curvy, dan aku yang temben," lanjut Sansa.

Uniknya, khimar bahan voal ini mengaplikasikan model French khimar yang terdapat tali, jadi kamu bisa menyesuaikan dengan bentuk wajah. Penataan tali pada French khimar bisa diikat di luar maupun di dalam. Penggunaan tali bisa membuat pipi semakin tirus saat menggunakan French khimar.

"Hijab ini voal menjadi french khimar ternyata nyaman, khimar biasanya chiffon. Ternyata hijab syari bahan voal itu nyaman lho kalau untuk potongan syari. Si.Se.Sa. baru kali ini kita memakai bahan voal. Belum ada kan yang mengolah khimar buat hijab syari. Ditambah dengan Swarovski di bagian hijab," jelas Senaz.


Sentuhan Teknologi Nano Fabric

Selain material voal, tren 2026 juga membawa gaya yang lebih ringkas. Merry Pramono menyebutkan bahwa tahun ini Si.Se.Sa. lebih banyak bermain pada outer yang mudah dipadupadankan.

"Tahun 2026, ini lebih banyak bikin outer sat set dan dalaman celana panjang, lalu pakai outer dan bikin second line kita yang bahannya nyaman, aplikasi yang simple," kata Merry.

Tak hanya soal desain, sisi teknologi kain juga diperhatikan demi mendukung kenyamanan maksimal. Sansa menjelaskan penggunaan material alami dan teknologi khusus untuk memastikan pakaian terasa ringan saat dikenakan.

"Hijab syari kini juga menggunakan natural fabric, Alhamdulillah kita bikin dari jagung dan karena kita syari. Kita pakai nano fabric, muda dan lebih ringan," tutup Sansa.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads