Feminin Ria Miranda dan Eksperimental Mel Ahyar dalam Koleksi Resonansi
Dua nama besar dalam industri mode Indonesia, Ria Miranda dan Mel Ahyar, meluncurkan kolaborasi perdana bertajuk Resonansi. Kolaborasi ini mempertemukan dua karakter dan garis desain yang bertolak belakang, kelembutan feminin khas Ria Miranda dengan gaya eksperimental yang berani dari Mel Ahyar, ke dalam satu harmoni visual yang memikat.
"Ini koleksi cukup excited dan kolaborasi dengan senior. Resonansi itu getaran atau ibarat dua musik yang berbeda tapi ketika bersatu membentuk sesuatu yang harmoni," kata Ria Miranda saat ditemui Wolipop, Kamis (24/9/2026).
Ria mengungkapkan untuk membuat kolaborasi dengan Mel Ahyar terwujud dibutuhkan waktu enam hingga delapan bulan persiapan. Setiap rancangan menghadirkan cerita baru melalui eksplorasi tekstur, potongan layering yang dinamis, serta permainan detail tak terduga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mel Ahyar mengungkapkan tantangan kolaborasi bersama Ria Miranda yang sudah lama ia kenal sebelumnya. Awalnya dia belum terbayang akan seperti apa kolaborasinya dengan Ria Miranda yang dianggapnya terlalu girly. Hingga akhirnya Mel mengaku banyak mengalah agar koleksi Resonansi bisa terwujud.
"Koleksinya ini Resonansi dua sisi yang berbeda jadi sati dengan harmoni. Aku yang banyak mengalah. Happy dengan hasilnya dan styling mix and matchnya. Di sini aku kepengen coba mix and match jadi tidak bosan bisa dipakai beberapa style," ucap Mel Ahyar.
Detail koleksi Resonansi menonjolkan permainan teknik bordir print (print-embroidery) dan eksplorasi tekstur timbul 3D yang artistik. Motif bunga yang bermekaran kaya warna diaplikasikan bersama hiasan manik-manik, pita, hingga sulaman benang rumbai yang dibiarkan menjuntai, memberikan kesan bold pada setiap pakaian.
Karakter eksperimental semakin kuat berkat kehadiran aksesori statement seperti bros bunga tiga dimensi berukuran besar serta ikat pinggang kain berhiaskan sulaman warna-warni dan pitaoversized. Penggunaan hijab dirancang minimalis agar seluruh perhatian tertuju pada detail pakaian yang kaya.
Dari segi siluet, koleksi ini bermain dengan potongan asimetris dan teknik layering yang dinamis melalui tunik serta kemeja oversized berpotongan hem tidak rata. Struktur pakaian dipertegas dengan detail lengan bervolume yang dipadukan bersama ragam bawahan eksploratif, mulai dari celana pendek lebar dengan kaos kaki tinggi, rok lipit asimetris, hingga celana denim wide-leg beraksen rumbai.
Koleksi ini juga memadukan bahan katun bergaris, kain bermotif ilustrasi flora, dan denim tebal secara harmonis. Kombinasi warna netral seperti putih, krem, abu-abu, dan navy ditabrakkan secara berani dengan aksen kontras seperti kuning mustard, merah, merah muda (fuchsia), serta hijau.
Perpaduan tekstur, potongan, dan warna ini berhasil melahirkan estetika baru yang segar dan berani. Koleksi Resonansi menghadirkan pilihan busana modest yang tidak hanya elegan tetapi juga kaya akan eksplorasi seni tekstil modern. Paduan warna-warna cerah, bordir eksplosif, hingga potongan deconstructed menjadikan kolaborasi ini salah satu rilis paling dinantikan oleh para pecinta mode Tanah Air.
(gaf/eny)









































