Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

100 Brand Modest Lokal Akan Hadir di Muslimah Creative Day 2025

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Rabu, 03 Des 2025 09:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Konferensi pers Muslimah Creative Day 2025 yang akan digelar mulai dari 5-7 Desember 2025, di City Hall, PIM 3 Jakarta.
Konferensi pers Muslimah Creative Day 2025 yang akan digelar mulai dari 5-7 Desember 2025, di City Hall, PIM 3 Jakarta. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.
Jakarta -

Acara tahunan Muslimah Creative Day (MCD) 2025 kembali hadir sebagai panggung perayaan karya dan kreativitas muslimah yang yang tak sekadar transaksi jual beli. Digelar untuk kelima kalinya, acara yang diprakarsai oleh Scarf Media ini bukan hanya ajang bazar, melainkan sebuah platform narasi budaya, seni, dan inovasi yang berpusat pada identitas muslimah.

Muslimah Creative Day (MCD) 2025 akan digelar pada 5-7 Desember 2025, di City Hall, PIM 3, Jakarta Selatan. Pengunjung akan disuguhi lebih dari seratus jenama halal lifestyle yang terkurasi, meliputi mode muslim, kecantikan halal, kuliner halal, hingga pariwisata halal.

Tahun ini, fokus utama Muslimah Creative Day 2025 terletak pada perluasan makna sebuah pameran. Temi Sumarlin, Chief Executive Officer Scarf Media Indonesia, menjelaskan bahwa Muslimah Creative Day lahir dari sebuah "keresahan" untuk mengangkat latar belakang dan kisah di balik para kreator muslimah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya bazar hanya transaksional, tapi tidak sedikit yang tahu latar belakang jenama dan kolaborator muslimah untuk bisa menarasikan karyanya. Banyak karya seni dari muslimah, jadi kita memberikan wadah," ungkapnya dalam konferensi pers di The Pendopo Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2025).

Temi menegaskan pentingnya menempatkan budaya sebagai fondasi acara. "Kita membawa budaya karena generasi saat ini lebih cakap dengan budaya lain," tambahnya, merujuk pada mode muslimah dan wisata halal sebagai bagian integral dari budaya yang dihasilkan oleh pemikiran dan ide.

ADVERTISEMENT

Regenerasi Jenama dan Visi Modest Global

Upaya regenerasi dan kurasi menjadi salah satu kunci penting dalam pelaksanaan MCD 2025. Temi Sumarlin menuturkan bahwa 60% jenama yang berpartisipasi adalah pendatang baru. Antara lain Alia, Alira, Alyattire, BNB BYLayna Syari, Chante, Hiranur, Dumma.id, D-benza dan lainnya.

"Kami ingin membuka regenerasi dan ruang kurasi jenama yang terbaik," ujarnya.

40% lainnya brand hijab dan modest yang sudah ternama di Tanah Air, seperi RiaMiranda, Bia By Zaskia Mecca, Dama Kara, Diana Restu, Zeta Prive, Zaskia Sungkar, naPocut, Klamby dan masih banyak lagi. Total seratus produk kreatif dipamerkan, termasuk jenama dari negara tetangga, Malaysia, yang turut meramaikan acara. Mode modest Indonesia dipandang memiliki potensi besar untuk memimpin di kancah global.

Sebagai respons terhadap potensi ini, Temi mengungkapkan bahwa tahun 2026, Muslimah Creative Day akan berganti nama menjadi Creative Modest Global. Konsep ini diusung untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat atensi modest fashion yang akan semakin inlusif dan diterima oleh berbagai pihak.

"Indikator sebagai populasi sudah ada, kita patut berbangga karena modest muslim fashion di dunia dalam hal inovasi dan kreasi. Belum untuk sisi produksi, jadi kita seharusnya optimalkan potensinya untuk menonjolkan industri kreatif Indonesia," tegasnya.

Kolaborasi Seni dan Penawaran Eksklusif

Selain pameran produk, Muslimah Creative Day 2025 juga diisi dengan beragam kegiatan edukatif dan kreatif, seperti Inspiring Talks yang membahas isu industri kreatif halal, kegiatan amal (charity), dan kolaborasi seni. Salah satu kolaborasi yang menarik adalah instalasi seni dari kardus bersama Dusdukduk.

Jenama yang berpartisipasi, seperti Dafanya Scarf, turut menyambut baik acara ini. Winda Kusuma Dewi, Head Sales & Marketing Dafanya Scarf, menyatakan antusiasmenya.

"Koleksi kita juga sudah dipersiapkan dengan matang dengan harga yang cukup affordable [terjangkau]. Harganya lebih murah saat acara bazaar selama tiga hari saja," ungkap Winda, yang baru pertama kali mengikuti acara ini.

Antusiasme publik juga terpantau tinggi. Meskipun sempat tertunda dari jadwal September 2025, Temi mengaku mendapatkan respon positif.

"Alhamdulillah per hari ini antusiasnya naik terus dan hari pertama pengunjungnya cukup banyak dan ada tiket fast track agar tidak terlalu menunggu lama," lanjutnya.

Untuk menarik minat, penyelenggara menawarkan dua tiket umrah bagi pengunjung yang beruntung dan 200 freebies setiap harinya.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads