Halima Aden Jadi Model Vogue, Ungkap Kisah Setelah Rehat karena Agama
Halima Aden populer sebagai model hijab pertama yang tampil di New York Fashion Week membuat keputusan yang mengejutkan publik pada 2020 saat mendadak pensiun dari dunia mode. Saat itu Halima beralasan saat berkarier sebagai model, dia mengenakan pakaian yang tidak nyaman dan harus menata hijabnya dengan cara yang tidak sesuai dengan nilai agama.
Kini setelah rehat sejenak Halima Aden kembali. Dia pun tampil lagi menjadi sampul Vogue Arabia. Chefchaouen yang merupakan sebuah kota kecil yang dijuluki Kota Biru itu, berada di Barat Laut Maroko menjadi lokasi yang dipilih dalam sesi foto Vogue Arabia bersama dengan Halima Aden.
Pada 2017, Halima pernah menorehkan sejarah dengan menjadi wanita berhijab pertama yang menjadi sampul Vogue. Penampilannya menuai banyak pujian karena wanita berhijab di seluruh dunia merasa terwakili di halaman depan publikasi Vogue.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pensiun tiga tahun, Halima kini kembali ke dunia mode dan tampil sebagai model sampul majalah Vogue Arabia. Foto: Dok. Instagram @voguearabia. |
Pengungsi Somalia itu membuat dobrakan baru dengan menjadi semi-finalis di kompetisi Miss Minnesota USA 2016. Halima merupakan kontestan pertama yang berpartisipasi dalam acara tersebut mengenakan burkini dan hijab.
Tahun-tahun berikutnya Halima Aden seperti berada di puncak kariernya. Namun dia kemudian memutuskan pensiun tahun 2020. Ketika itu Halima merasa dirinya berada di penyimpangan agama, kesehatan mentalnya tidak baik, dan tidak lagi cocok dengan kariernya.
"Saya akhirnya menyimpang dan masuk ke area abu-abu yang membingungkan karena membiarkan tim mengatur gaya jilbab saya," ujarnya.
Setelah pensiun tiga tahun, Halima kini kembali ke dunia mode dan tampil sebagai model sampul majalah Vogue Arabia. Foto: Dok. Instagram @voguearabia. |
Halima mengaku tak kuasa ketika harus menutupi rambutnya dengan cara yang tak sesuai dengan perjanjian awal. Dia juga terkejut dengan kebiasaan ruang ganti pakaian yang tidak tertutup terpisah antara pria dan wanita.
"Saya pikir sebagian besar alasan mengapa saya berhenti adalah kurangnya privasi di belakang panggung. Saya merasa malu di awal karier saya ketika saya menyadari beberapa pertunjukan hanya memiliki rak pakaian untuk memisahkan gadis-gadis dari publik, dari fotografer pria, dari orang-orang yang membawa makanan," kenangnya.
Wanita kelahiran 19 September 1997 kini kembali dengan kepercayaan diri yang berbeda. Pada tahun 2024 dia siap untuk bekerja sama dengan pengusaha Yordania dan Muslim. Ada juga kemitraan berkelanjutan dengan e-tailer modestwear Turki Modanisa, di mana Aden merangkap sebagai duta global sambil juga merancang turban dan hijab.
Setelah pensiun tiga tahun, Halima kini kembali ke dunia mode dan tampil sebagai model sampul majalah Vogue Arabia. Foto: Dok. Instagram @halima. |
"Mereka adalah salah satu merek yang menjangkau dan benar-benar mendukung saya ketika saya memutuskan untuk berhenti," kenangnya. "Tahun lalu luar biasa, karena koleksi kami langsung terjual habis. Sangat menyenangkan berada di bagian kreatif, sepenuhnya mengerjakan visi, casting model, konsep kampanye, pengemasan, dan bahkan catatan kecil yang menyertai setiap pembelian. Itu membuat saya lebih menghargai semua pekerjaan di balik sebuah merek," kata Halima yang antusias.
Dua proyek lain Halima Aden menunjukkan keahliannya dalam dunia kreatif sekaligus melakukan aksi kemanusiaan. Bermitra dengan Vita Coco, ia menulis buku anak-anak yang menargetkan komunitas. Baru-baru ini mereka membangun 30 ruang kelas di Filipina untuk anak-anak dengan sumber daya yang lebih sedikit.
Setelah pensiun tiga tahun, Halima kini kembali ke dunia mode dan tampil sebagai model sampul majalah Vogue Arabia. Foto: Dok. Instagram @halima. |
Ketika Aden mengunjungi lokasi, dia menyadari tidak ingin kembali dengan tangan kosong. Dia pun mulai menulis lagi tiga buku anak-anak yang menginspirasi dan memberdayakan. Aden juga tengah terlibat dalam pembuatan film yang dibuat oleh sutradara Afghanistan, Sonia Nassery Cole.
"Saya perhatikan bahwa ada kesenjangan dalam industri film, dan tidak banyak penulis Muslim, yang menunjukkan seperti apa wanita Muslim modern. Sangat mudah bagi orang untuk memiliki kesalahpahaman tentang wanita Muslim ketika mereka hanya melihat di berita contoh yang sangat ekstrim dari wanita berhijab. Saya memiliki keyakinan yang baru ditemukan dalam kemampuan dan cerita saya, dan film adalah media yang sempurna untuk membagikannya kepada dunia," jelas Aden.
Kesuksesan Halima Aden menginspirasi para pengungsi di Kenya, tempat dia tinggal sampai dia dipindahkan ke Minnesota pada usia tujuh tahun. Dalam konteks inilah Aden berkolaborasi dengan platform RefuSHE, sebuah komunitas untuk gadis-gadis pengungsi.
"Saya pikir ketika orang kehilangan semuanya, mereka berpegang teguh pada harapan. Mereka berpegang erat pada suatu hari nanti. Mungkin, jika saya berdoa cukup keras, saya akan memiliki satu kesempatan yang akan mengubah hidup kita," katanya.
(gaf/eny)
Pakaian Wanita
Nike Women Metcon 10, Pilihan Sepatu Fitnes untuk Performa Maksimal
Fashion
Mau Sepatu Retro Nyaman? Ini Alasan ASICS Tiger Runner II Wajib Dilirik
Perawatan dan Kecantikan
Cushion Matte Korea Favorit, Rahasia Makeup Halus dan Tahan Lama dengan LANEIGE Neo Cushion Matte!
Elektronik & Gadget
KiiP Wireless DTH5 Tws Bluetooth, Earphone Wireless Stabil untuk Musik, Gaming, dan Aktivitas Aktif!
Baju Lebaran 2026
7 Rekomendasi Setelan Lebaran 2026: Koleksi Baju One Set Ala Gen Z
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
Buttonscarves Rilis Koleksi Lebaran 2026, Eksplorasi Budaya Mesir dan Maroko
Baju Lebaran 2026
Rekomendasi Tunik Lebaran 2026: Pilihan Brand Lokal Terbaik Mulai Rp 100 Ribu
8 Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid
Tahu Diselingkuhi, Istri Malah Tawarkan Untuk 'Sewa Suami' ke Selingkuhan
Kejam! Mantan Ratu Kecantikan Buang Bayi yang Masih Hidup ke Kantung Sampah
Lee Je Hoon Blak-blakan Ingin Cari Pasangan, Targetkan Menikah Tahun Depan
Pasangan Artis Ini Mencuri Ratusan Barang di Supermarket, Kini Ditangkap















































