5 Cara Menyapih dalam Islam yang Tepat
Islam mengatur segala hal, termasuk cara menyapih anak yang benar. Allah SWT berfirman agar ibu menyusui dan menyapih anaknya dalam Quran surat Al Baqarah ayat 233, sebagai berikut
Arab: وَالۡوَالِدٰتُ يُرۡضِعۡنَ اَوۡلَادَهُنَّ حَوۡلَيۡنِ كَامِلَيۡنِ لِمَنۡ اَرَادَ اَنۡ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ؕ وَعَلَى الۡمَوۡلُوۡدِ لَهٗ رِزۡقُهُنَّ وَكِسۡوَتُهُنَّ بِالۡمَعۡرُوۡفِؕ لَا تُكَلَّفُ نَفۡسٌ اِلَّا وُسۡعَهَاۚ لَا تُضَآرَّ وَالِدَةٌ ۢ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوۡلُوۡدٌ لَّهٗ بِوَلَدِهٖ وَعَلَى الۡوَارِثِ مِثۡلُ ذٰ لِكَ ۚ فَاِنۡ اَرَادَا فِصَالًا عَنۡ تَرَاضٍ مِّنۡهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡهِمَاؕ وَاِنۡ اَرَدْتُّمۡ اَنۡ تَسۡتَرۡضِعُوۡٓا اَوۡلَادَكُمۡ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ اِذَا سَلَّمۡتُمۡ مَّآ اٰتَيۡتُمۡ بِالۡمَعۡرُوۡفِؕ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعۡلَمُوۡٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ بَصِيۡرٌ
Latin: Wal-wālidātu yurḍi'na aulādahunna ḥaulaini kāmilaini liman arāda ay yutimmar-raḍā'ah, wa 'alal-maulụdi lahụ rizquhunna wa kiswatuhunna bil-ma'rụf, lā tukallafu nafsun illā wus'ahā, lā tuḍārra wālidatum biwaladihā wa lā maulụdul lahụ biwaladihī wa 'alal-wāriṡi miṡlu żālik, fa in arādā fiṣālan 'an tarāḍim min-humā wa tasyāwurin fa lā junāḥa 'alaihimā, wa in arattum an tastarḍi'ū aulādakum fa lā junāḥa 'alaikum iżā sallamtum mā ātaitum bil-ma'rụf, wattaqullāha wa'lamū annallāha bimā ta'malụna baṣīr.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. Ahli waris pun (berkewajiban) seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."
Bayi harus mendapatkan air susu ibu (ASI) eksklusif sampai dengan usia 6 bulan. Setelah itu, bayi harus mendapatkan nutrisi tambahan seperti makanan pendamping ASI (MPASI) agar kebutuhannya tercukupi.
Pada dasarnya, cara menyapih anak yang benar dilakukan setelah anak memasuki usia 2 tahun. Hal ini juga disampaikan oleh Syekh Ibrahim Bajuri dalam kanal YouTube Yayasan Al Muafah.
"Jadi kalau anak paling nggak sudah masuk usia 2 tahun, ibu yang menyusui mesti melakukan ini (menyapih)," ujar dia.
Hanya saja, ada tata cara menyapih dalam Islam. Hal itu sebaiknya dilakukan agar anak dan ibu sama-sama merasa nyaman dan bahagia melakukannya.
Berikut cara menyapih anak yang benar, klik DI SINI.
(pay/erd)
Makanan & Minuman
Pecinta Pedas Wajib Coba! Camilan dari MAICIH Bisa Jadi Andalan Saat Santai dan Bikin Auto Nagih
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Rontok Parah Bikin Minder? Saatnya Coba Suplemen Rambut Rontok yang Diformulasikan Khusus dari Dalam!
Olahraga
Kurangi Pegal dan Kram Saat Lari dengan Insole Empuk yang Lebih Supportive
Home & Living
Cara Ampuh Membersihkan Wajan Stainless Gosong ala Certified Cleaner Rany Soetanto
Diskon Baju Lebaran dan Belanja Semi-Hybird di Bazar GlamLocal, PIM 3
Sisterhood Modest Bazaar 2026: Hijab Rp100 Ribu Hingga Diskon Hijabchic 70%
25 Brand Lokal Hadirkan Koleksi Lebaran 2026 di Modest Luxe, Sarinah
Ramadan, Wardah Luncurkan 'Global Quran Movement' Lintas Benua
Wardah Ajak Perempuan Temukan Ketenangan Lewat 'Journey to Ramadan 2026'
Gaya Istri Gubernur Kaltim Viral Usai Mobil Dinas Rp 8,5 M Suaminya Disorot
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!
Adu Gaya Kim Tae Ri Pakai Bra di Show Prada, Karina Tampil Bergaun Putih
Viral Wanita Cantik Curi Atensi Saat Nonton Liga Champions, Terungkap Sosoknya











































