Apa Hukum Donor ASI? Ini Syarat Anak Susuan dalam Islam

Puti Yasmin - wolipop Jumat, 15 Jan 2021 05:30 WIB
Medical electric breast pump to increase milk supply for breastfeeding mother and childrens clothing Foto: Getty Images/iStockphoto/Shavel Ludmila/Apa Hukum Donor ASI? Ini Syarat Anak Susuan dalam Islam
Jakarta -

Donor air susu ibu (ASI) banyak dilakukan di zaman sekarang untuk mencukupi asupan bayi. Islam pun membahas secara lengkap apa hukum donor ASI hingga syarat anak susuan dalam Islam.

Penyebab tidak lancar atau sedikitnya ASI bisa dikarenakan berbagai hal, misalnya kurangnya bayi menyusu. Sebab, bila bayi kurang menyusu akan memengaruhi jumlah prolaktin yang memengaruhi produksi ASI itu sendiri.

"Ketika bayi menyusu pada satu payudara, rangsangan sensorik dari puting payudara tersebut dikirim ke otak. Sebagai jawabannya, bagian depan kelenjar pituitari di dasar otak mengeluarkan prolaktin. Prolaktin masuk ke dalam darah menuju payudara dan menyebabkan sel-sel pembuat ASI memproduksi ASI. Jadi hormon ini membuat payudara memproduksi ASI untuk penyusuan berikutnya," ungkap dr Sylvia Haryeny, IBCLC kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Allah SWT sendiri dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 233 memerintahkan ibu untuk menyusui selama 2 tahun.

Arab: وَالْوَالِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۗ وَعَلَى الْمَوْلُوْدِ لَهٗ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِۗ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ اِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَاۤرَّ وَالِدَةٌ ۢبِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُوْدٌ لَّهٗ بِوَلَدِهٖ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذٰلِكَ ۚ فَاِنْ اَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗوَاِنْ اَرَدْتُّمْ اَنْ تَسْتَرْضِعُوْٓا اَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ اِذَا سَلَّمْتُمْ مَّآ اٰتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوْفِۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Artinya: wal-wālidātu yurḍi'na aulādahunna ḥaulaini kāmilaini liman arāda ay yutimmar-raḍā'ah, wa 'alal-maulụdi lahụ rizquhunna wa kiswatuhunna bil-ma'rụf, lā tukallafu nafsun illā wus'ahā, lā tuḍārra wālidatum biwaladihā wa lā maulụdul lahụ biwaladihī wa 'alal-wāriṡi miṡlu żālik, fa in arādā fiṣālan 'an tarāḍim min-humā wa tasyāwurin fa lā junāḥa 'alaihimā, wa in arattum an tastarḍi'ū aulādakum fa lā junāḥa 'alaikum iżā sallamtum mā ātaitum bil-ma'rụf, wattaqullāha wa'lamū annallāha bimā ta'malụna baṣīr

Latin: Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. Ahli waris pun (berkewajiban) seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Lantas, apa hukum donor ASI dan bagaimana syarat anak sepesusuan? Klik DI SINI untuk membaca penjelasannya.



Simak Video "Nurul si Pendongeng Cantik - Sunsilk Hijab Hunt 2019 Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/erd)