Hadits tentang Jodoh dan 6 Tips Memilih Pasangan ala Rasulullah

Tim detikcom - wolipop Selasa, 19 Jan 2021 05:30 WIB
Groom wears the ring on the finger of the bride Foto: iStock/Hadits tentang Jodoh dan 6 Tips Memilih Pasangan ala Rasulullah
Jakarta -

Jodoh adalah bagian dari takdir. Penentuan jodoh sama dengan umur manusia.

Keduanya tidak dapat diketahui dan telah digariskan oleh Allah. Jodoh ibarat rezeki terindah, dan hal itu tercantum dalam firman Allah.

Meskipun sudah termasuk takdir, namun jodoh tetap memerlukan pencarian. Sebab Allah menyukai hamba-Nya yang berusaha.

Dalam ayat Al Quran Allah berfirman tentang jodoh hamba-Nya:

اَلْخَبِيْثٰتُ لِلْخَبِيْثِيْنَ وَالْخَبِيْثُوْنَ لِلْخَبِيْثٰتِۚ وَالطَّيِّبٰتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَالطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبٰتِۚ اُولٰۤىِٕكَ مُبَرَّءُوْنَ مِمَّا يَقُوْلُوْنَۗ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ ࣖ - ٢٦

Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga). (QS An Nur ayat 26).

Apa saja hadits tentang Jodoh?

Dalam buku bertajuk Inikah Jodoh ?: Tausiyah, Hikmah, dan Kisah karya Anton Ramdan disebutkan:


تنكح المرأة لأربع: لمالها ولحسبها وجمالها ولدينها، فاظفر بذات الدين تربت يداك

Artinya:

"Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi." (HR. Muslim).


الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ

Artinya:

"Ruh-ruh itu diibaratkan seperti tentara yang saling berpasangan, saling mengenal sebelumnya akan menyatu, dan yang saling mengingkari akan berselisih". (HR. Bukhari dan Muslim).


6 Tips Memilih Jodoh ala Rasulullah:

1. Cari yang Soleh dan Solehah

Carilah jodoh yang soleh dan solehah. Sebab dengan soleh dan solehah maka akan menghindari dari tindakan keji dan mungkar.

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَاالْمَرْأَةُ الصَّالِحَة

"Dunia adalah hiasan, dan sebaik-baik hiasan dunia adalah wanita Sholehah." (H.R Muslim)

2. Cari yang Subur

Rasulullah menyarankan untuk mencari jodoh yang subur. Hal ini tercantum dalam HR Abu Dawud.

تزوجوا الودود الولود فاني مكاثر بكم الأمم


Artinya:

"Nikahilah wanita yang penyayang dan subur. Karena aku berbangga dengan banyaknya umatku." (HR Abu Dawud).


3. Cari yang Lajang

Carilah jodoh yang lajang. Jangan mencari jodoh yang sudah menikah baik laki-laki dan perempuan.

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَلْقَى اللَّهَ طَاهِرًا مُطَهَّرًا فَلْيَتَزَوَّجْ الْحَرَائِرَ

"Barang siapa yang mau menghendaki Allah dalam keadaan suci dan disucikan, maka hendaklah dia mengawini wanita merdeka." (HR. Ibnu Majah).


أَنْ يَبِيعَ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَلَا يَخْطُبَ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ حَتَّى يَتْرُكَ الْخَاطِبُ قَبْلَهُ أَوْ يَأْذَنَ لَهُ الْخَاطِبُ

Artinya:

"Sesama mukmin adalah bersaudara, maka baginya tidak halal menawar barang yang telah ditawar (dibeli) oleh saudaranya dan tidak halal meminang perempuan yang telah dipinang oleh saudaranya, kecuali bila saudaranya telah membatalkan pinangan." (HR Bukhari dan Muslim)

4. Cari yang Beragama Islam

Surat Al Baqarah ayat 221 memerintahkan untuk mencari jodoh yang beragama Islam. Jangan mencari jodoh yang berbeda agama.


وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكٰتِ حَتّٰى يُؤْمِنَّ ۗ وَلَاَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكَةٍ وَّلَوْ اَعْجَبَتْكُمْ ۚ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِيْنَ حَتّٰى يُؤْمِنُوْا ۗ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكٍ وَّلَوْ اَعْجَبَكُمْ ۗ اُولٰۤىِٕكَ يَدْعُوْنَ اِلَى النَّارِ ۖ وَاللّٰهُ يَدْعُوْٓا اِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِاِذْنِهٖۚ وَيُبَيِّنُ اٰيٰتِهٖ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ ࣖ - ٢٢١

"Dan janganlah kamu nikahi perempuan musyrik, sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik meskipun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu nikahkan orang (laki-laki) musyrik (dengan perempuan yang beriman) sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya laki-laki yang beriman lebih baik daripada laki-laki musyrik meskipun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. (Allah) menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka mengambil pelajaran." (QS Al Baqarah ayat 221).

5. Bertanggungjawab


Dalam buku Jalan Hijrah Menjemput Jodoh karya Siti Aisyah Siregar disebutkan untuk mencari pasangan hidup yang bertanggungjawab, termasuk dalam hal nafkah.

Jangan sampai suami menikmati hasil jerih payah istrinya, sedangkan dirinya hanya diam saja.

6. Berkepribadian Lembut

Carilah sosok pasangan hidup yang berkepribadian lembut. Sebagaimana kodratnya seorang wanita ingin mendapat perhatian dan kelembutan dari seorang pria.

Kelembutan bukan hanya untuk memberikan istri dan anaknya perhatian, tetapi lebih kepada kemampuannya mengontrol emosi sehingga tidak mudah marah atau berlaku kasar jika terjadi masalah. Karena itu tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah.

Demikianlah hadits tentang jodoh. Semoga sahabat hikmah mendapat jodoh yang baik. Aamiin ya robbal aalamiin.



Simak Video "Nurul si Pendongeng Cantik - Sunsilk Hijab Hunt 2019 Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/erd)