Tekad Pemenang Sunsik Hijub Hunt Bandung, Tekuni Hobi Hingga Tua

Nabilla Putri - wolipop Jumat, 17 Mei 2019 20:26 WIB
Foto: Detikcom Foto: Detikcom

Jakarta - Terinspirasi dengan musisi biola asal Amerika Serikat, Lindsey Stirling membuat Maya Aditya Dewi menekuni instrumen musik gesek itu saat kuliah. Alunan yang dibawa peserta Sunsilk Hijab Hunt 2019 di Bandung itu berhasil membuat juri meloloskannya ke babak grand final.

Hijabers yang sudah mengenakan jilbab sejak kelas 4 SD itu merupakan lulusan Universitas Pendidikan Indonesia jurusan seni musik, dengan konsentrasi alat musik biola. Terhitung sudah enam tahun, sejak kuliah pada 2013, Maya menekuni passion-nya pada biola.

"Awal kuliah khusus biola klasik karena memang belajarnya klasik. Sekarang karena sering manggung di acara-acara di Bandung jadi seringnya pop," kata Maya saat berbincang dengan Wolipop usai audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 di Bandung, beberapa waktu lalu.


Selain aktif bermain musik di berbagai pentas musik, wanita berumur 21 tahun itu juga membagikan keahlian memainkan biola ke generasi yang lebih muda. Di sela-sela kesibukannya bekerja kantoran, ia juga membuka les musik biola ke anak-anak.

"Seminggu bisa dua kali, akhir pekan atau hari kerja. Tergantung jadwal anak dan orang tuanya," ujar hijabers berparas manis ini.


Soal keikutsertaannya di Sunsilk Hijab Hunt 2019, wanita yang pernah tampil bersama musikus ternama Fiersa Besari itu ingin menunjukkan bahwa hijab bukanlah menjadi halangan untuk berkarya. Seorang wanita berhijab bisa terus berkarya tanpa harus melepas jilbabnya.

Dia juga bertekad akan terus bermain musik, khususnya biola hingga tua nanti. Menurutnya, bukan tidak mungkin dari hobi bisa menjadi penghasilan juga.

"Berkarier sambil bermain musik, nggak ada batas mau ngapain aja selagi masih muda," pungkasnya. (mul/mpr)