Gigit Lampu hingga Pecah, Hijabers Ini Gegerkan Audisi Sunsilk Hijab Hunt

Silmia Putri - wolipop Sabtu, 04 Mei 2019 13:20 WIB
Foto: Foto: Silmia/Wolipop Foto: Foto: Silmia/Wolipop

Jakarta - Sejumlah hijabers telah unjuk kebolehan di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019. Berlokasi di Trans Studio Mall Jakarta Timur, Sabtu (04/05/2018), para hijabers menampilkan bakat yang bervariasi, seperti menyanyi, menari, membaca puisi, hingga berdakwah.

Satu penampilan unik dibawakan oleh hijabers asal Banten, Cindy Febria Ghozaliani. Dia menampilkan kesenian debus di hadapan para juri. Dua buah lampu LED ia pecahkan dengan gigi-gigi rapinya.

Penampilannya mencerminkan tagline #HijabBerani yang diusung oleh Sunsilk Hijab Hunt 2019. Wanita berusia 20 tahun itu belajar debus setahun yang lalu. Kala itu, Cindy yang merupakan Duta Pemuda harus menampilkan pertunjukkan mewakili daerah asalnya Banten. Bersama rekan-rekannya di organisasi Purna Prakarya Muda Indonesia, ia belajar debus dengan teknik pernafasan.

Gigit Lampu hingga Pecah, Hijabers Ini Gegerkan Audisi Sunsilk Hijab HuntFoto: Foto: Silmia/Wolipop


"Debus itu memang terbagi dua, ada yang pakai ilmu hitam dan ada yang hanya pakai teknik pernafasan. Saya pure pakai teknik pernafasan dan menjauhi hal-hal musyrik," tutur Cindy kepada Wolipop.

Lebih lanjut lagi Cindy menjelaskan bahwa debus merupakan kesenian yang perlu dilestarikan. Mahasiswi UIN Raden Intan, Lampung ini ingin mengajak generasi muda untuk mempelajari kebudayaan Indonesia yang begitu kaya.

Berhijab juga bukan halangan bagi Cindy untuk mempelajari debus. Selama ini, ia tidak mendapatkan komentar negatif karena penampilannya. Sebaliknya, banyak orang yang segan bahkan takut karena melihat keahlian Cindy.

"Aku ingin menginspirasi para wanita bahwa kita itu kuat, kita bisa. Debus bisa melindungi diri kita dari berbagai bahaya," tuturnya.

Selain memecahkan lampu dengan gigi, Cindy juga menguasai beberapa aksi lainnya seperti memecahkan batu bata dan mengunyah silet. Cindy meyakinkan bahwa keahliannya tersebut bisa dikuasai hijabers manapun asalkan memiliki keberanian dan keinginan yang kuat untuk belajar.

(kik/kik)