Uniknya Gaya Hijab Cadar Khas Dompu, NTB, Pakai Sarung Sekujur Tubuh

Silmia Putri - wolipop Jumat, 05 Apr 2019 09:04 WIB
Foto: (Faruk Nickyrawi/detikcom) Foto: (Faruk Nickyrawi/detikcom)

Jakarta - Selama ini hijab cadar identik dengan budaya Arab. Ternyata, Indonesia juga memiliki busana tradisional bercadar. Busana unik tersebut ditemukan oleh tim detiktravel di Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Pakaian adat tersebut diyakini telah ada sejak 5000 tahun yang lalu. Awalnya, Rimpu Tembe hanya terdiri dari satu buah sarung yang dililit dari kepala hingga kaki. Namun seiring waktu, kini Rimpu Tempe terdiri dari dua bagian, yaitu sarung penutup kepala hingga pinggang dan sarung penutup kaki.

Sarung khas Bima yang dipakai bernama Tembe Ngoli. Kain sarung tersebut ditenun menggunakan perwarna alam. Benang kapas atau kafa mpida dipintal sendiri menggunakan teknik tenun khas Bima yang dinamakan Muna.

Warna-warnanya cukup terang, seperti magenta, ungu, hijau, oranye, hingga biru dongker. Motif khas Tembe Ngoli adalah stripes atau garis. Ada pula motif sarung kotak-kotak seperti motif tartan. Di beberapa daerah, banyak wanita yang memakai aksesori saat mengenakan Rimpu Tempe seperti bros di bagian atas kepala.

Hijab bercadar tak dipakai oleh setiap wanita di Dempu. Hanya mereka yang belum menikah atau masih perawan yang harus memakai Rimpu tembe hingga menutupi wajahnya. Pemakaian aksesori sesuai dengan status pernikahan memang lazim di ditemukan di berbagai hukum adat di Indonesia.

Rimpu tembe memiliki dua jenis penggunaan. Pertama, penggunaan sarung seluruh tubuh tapi masih memperlihatkan wajah atau disebut Rimpu Colo. Penggunaan ini berlaku bagi wanita yang sudah menikah atau pernah menikah.

Kedua, penggunaan sarung menutupi seluruh tubuh hingga wajah. Hanya bagian mata saja yang dibiarkan terbuka. Penggunaan sarung sebagai hijab cadar ini disebut Rimpu Mpida.

Seiring perkembangan zaman, pemakaian Rimpu tembe semakin berkurang. Namun, tradisi ini masih dapat ditemui di daerah pedalaman Dompu, seperti Desa Saneo Woja, Desa Rangga Pajo, dan Desa Hu'u.

Penggunaan Rimpu Tembe membuktikan perpaduan budaya Indonesia dengan syariat Islam di Dompu, Nusa Tenggara Barat berjalan harmonis sejak dulu. Tak hanya wanita, para pria di Dompu juga kerap memakai kopiah berwarna hitam.



Simak Juga 'Tips Pakai Hijab Syar'i Bagi Pemula':

[Gambas:Video 20detik]


(sil/kik)