Dian Pelangi 'Bawa' Hutan Kalimantan ke Panggung Indonesia Fashion Week 2019

Silmia Putri - wolipop Minggu, 31 Mar 2019 23:59 WIB
Koleksi Malik Moestaram di Indonesia Fashion Week 2019. Foto: Muhammad Abduh/Detikcom Koleksi Malik Moestaram di Indonesia Fashion Week 2019. Foto: Muhammad Abduh/Detikcom

Jakarta - Salah satu gelaran mode terbesar Tanah Air, Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 berlangsung sejak 27-31 Maret 2019. Pada acara tersebut, sejumlah desainer menunjukkan karya terbaru, tak terkecuali desainer populer Dian Pelangi, Ria Miranda, Barli Asmara, Khanaan Shamlan, Malik Moestaram, hingga Zaskia Sungkar.

Keenam disainer tersebut tampil pada Sabtu (30/03/2019) di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, berkolaborasi bersama brand kosmetik halal, Wardah. Satu tema besar yang mereka bawa adalah 'Equator Treasure' yang terinspirasi dari keindahan Kalimantan.

Keindahan daerah yang juga disebut Borneo itu juga menjadi tema besar acara IFW 2019 secara keseluruhan. Setiap tahunnya, IFW selalu mengusung kebudayaan Indonesia untuk dikenalkan melalui panggung fashion.



Dian Pelangi mengambil hutan Kalimantan sebagai inspirasi utamanya. Belantara hutan di Kalimantan diterjemahkan dalam balutan busana bernuansa hijau tua dan hitam. Rimbunnya hutan ia paparkan dalam corak dedaunan ala motif army yang memberikan kesan bersahaja.

Koleksi Dian Pelangi di IFW 2019.Koleksi Dian Pelangi di IFW 2019. Foto: Muhammad Abduh/Detikcom


Siluet jam pasir dengan belt typography pada koleksi tersebut seakan memberi pesan bahwa Dian sedang menyajikan busana untuk wanita modern dan aktif. Gaya ala 'street style' ini juga sudah diperkenalkan Dian pada Jakarta Fashion Week 2019 dan New York Fashion Week 2019 beberapa waktu lalu.

Tak hanya Dian, Zaskia Sungkar juga mengambil keindahan budaya Kalimantan dalam koleksi terbarunya yang bernama 'Hulu Berkirana'.. Ia memilih eloknya tenun Kalimantan yang dituangkan dalam koleksi bernuansa bold tapi syar'i. Zaskia juga menyisipkan aksesori berupa headpiece keemasan yang membuat koleksinya terlihat lebih megah.

Koleksi Ria Miranda di IFW 2019.Koleksi Ria Miranda di IFW 2019. Foto: Muhammad Abduh/Detikcom


Ria Miranda mengambil sisi lain dari keindahan Kalimantan, yaitu dari kecantikan lautnya. Sesuai ciri khasnya, Ria kembali menaburkan warna-warna lembut yang terinspirasi terumbu karang. Koleksi bernama 'Lacia itu' menampilkan detail beading dengan bahan organza silk yang menginjeksikan kesan megan tapi tetap santun.

Warna serupa juga ditemukan pada koleksi Malik Moestaram yang terinspirasi dari bunga anggrek. Koleksi yang bernama Fiori Dimenticati itu begitu manis dengan detail floral tiga dimensi dalam balutan dress, rok, dan outer. Gaya rambut dengan hairpin juga menjadi 'on poin' karena aksesori rambut kini sedang kembali naik daun.

Sedikit berbeda dengan Khanaan Shamlan yang menyajikan koleksi bernama 'Dara'. Meski sama-sama manis, Khanaan mengambil colonial heritage sebagai inspirasi besarnya. Busana klasik ia sulap menjadi shopisticated engan sedikit permainan cutting, corak, dengan permainan payet mutiara yang cantik.

Keindahan tersebut juga menjadi semakin lengkap dengan suguhan dari Barli Asmara. Ia menyajikan koleksi yang terinspirasi dari balerina. Barli menampilkan busana sekaligus dengan tarian balet yang indah. Koleksi bernunasa putih dengan penutup kepala khas balerina terasa sangat romantis.



(sil/eny)