Cetak Sejarah, Ini Hijabers Pertama yang Terpilih Jadi Anggota Kongres AS

Silmia Putri - wolipop Rabu, 07 Nov 2018 17:30 WIB
Ilhan Omar. Foto: Getty Images
Jakarta - Perempuan asal Somalia, Ilhan Omar menjadi pusat perhatian dunia karena menjadi wanita berhijab pertama yang terpilih pada Pemilu Sela di Amerika Serikat. Ia mewakili daerah Minnesota.

Sebelumnya Ilhan Omar menjadi hijabers pertama yang menduduki kursi pemerintahan di Minnesota. Ia mendapatkan 135,318 voting dari lima distrik di Mennesota. Sebagai muslim dan wanita berkulit hitam, Ilhan punya tekad kuat untuk melawan politik Donald Trump yang dianggap mendiskriminasi muslim dan imigran.

Ilhan datang ke Amerika sebagai pengungsi 20 tahun yang lalu. Saat itu usianya masih 12 tahun. Ilhan pun akhirnya bisa menempuh pendidikan hingga mendapatkan gelar sarjana di Ilmu Politik dan Internasional di North Dakota State University.



Ilhan Omar Jadi Hijabers Pertama yang Menduduki Kursi Kongres ASIlhan Omar, hijabers pertama yang terpilih jadi anggota Kongres AS. Foto: Getty Images



Dengan terpilihnya Ilhan di pemerintahan pusat Amerika, semakin besar kemungkinan ada pendobrakan retoria politik Trump terhadap muslim. Apalagi, Ilhan bukan satu-satunya muslim yang terpilih pada Pemilu Sela November 2018 ini.

Dilansir dari CNN, Rashida Tlaib yang merupakan seorang muslim terpilih di Pemilu Sela AS. Tlaib juga merupakan pengungsi berdarah Palestina. Ia mencetak sejarah pada tahun 2008 karena menjadi muslim pertama yang menduduki kursi pemerintahan di Michigan.

Kehidupan Tlaib sebagai pengungsi juga tak kalah mengharukan dari Ilhan. Ia merupakan anak tertua dari 14 bersaudara. Ia memulai karirnya pada tahun 2004 dan menjadi 'rising star' hingga sekarang.

Ilhan Omar dan Rashida Tlaib berteman sejak dulu. Tahun 2018, Ilhan Omar sempat mengucapkan selamat kepada Tlaib atas kemenangannya menduduki kursi legistlatif di Michigan. (sil/sil)