Hijabers Berdarah Indonesia Jadi Top 5 Miss Universe New Zealand

Silmia Putri - wolipop Rabu, 08 Agu 2018 11:47 WIB
Nurul Shamsul jadi hijabers pertama yang mengikuti Miss Universe New Zealand 2018.Foto: Dok. Instagram
Jakarta - Hijabers cantik Nurul Shamsul menjadi viral. Pasalnya wanita keturunan Malaysia-Indonesia itu jadi hijabers pertama yang mengikuti Miss Universe New Zealand 2018.

Nurul sedang menimba ilmu di University of Waikato New Zealand jurusan Psikologi dengan konsentrasi Sosial Politik. Memiliki ibu dari Indonesia dan ayah dari Malaysia membuat wajah Nurul terlihat sangat melayu, berbeda dengan kontestan Miss Universe New Zealand lainnya.

Mengikuti beauty peagant untuk pertama kalinya, Nurul berhasil meraih peringkat lima di kontes tersebut. Ia berhasil menyabet posisi tersebut di usianya yang masih 21 tahun.

Nurul terlihat sangat bahagia mendapatkan prestasi tersebut. Ia mengaku selalu berdoa dan menyerahkan segalanya kepada Allah, mulai dari awal terpilih 20 besar finalis hingga saat menjalani karantina.

Baca juga: Manisnya Hijabers Berdarah Indonesia yang Jadi Finalis Miss New Zealand


Hijabers Berdarah Indonesia Jadi Top 5 Miss Universe New ZealandFoto: Dok. Instagram


"Miss Universe New Zealand has been an amazing experience, one I will always be grateful for and will never forget. I have grown so much as a woman and it has opened so many opportunities already," tulis Nurul di akun Instagram-nya @nuruzbshamsul pada Selasa (07/08/2018).

Selama karantina, Nurul mengikuti banyak kegiatan dan mengunjungi berbagai negara mulai dari Thailand, Malaysia, hingga Indonesia. Hal yang unik dari kegiatannya selama karantina adalah saat sesi foto memakai bikini.

Baca juga: Ini Nurul, Hijabers Keturunan Indonesia Pertama di Miss Universe New Zealand
Nurul Shamsul saat berfoto bersama para finalis Miss Universe New Zealand 2018.Nurul Shamsul saat berfoto bersama para finalis Miss Universe New Zealand 2018. Foto: Dok. Instagram

Nurul diperbolehkan untuk tetap memakai hijab saat sesi itu. Ia memakai kaftan berwarna hitam dan hijab satin berwarna merah. Situasi ini mirip dengan Halima Aden yang memakai burkini saat ajang Miss Minnesota.

"I would like to thank the organisers for always being respectful of my faith. Not only do they provide an alternative modest option during photoshoots, they also had halal food for me to eat during the Retreat," ungkap Nurul dikutip dari Instagram-nya.



Tonton juga video: 'Samantha Edithso Juara Catur Dunia dari Indonesia'

(sil/eny)