Ratusan SD di Inggris Akan Siapkan Hijab untuk Seragam Sekolah
Arina Yulistara - wolipop
Senin, 04 Sep 2017 15:49 WIB
Jakarta
-
Hijab masih dianggap tabu di berbagai negara apalagi untuk anak SD. Di Inggris sempat ada pro-kontra soal hijab untuk anak. Hijab seharusnya untuk wanita yang sudah pubertas bukan anak kecil. Karena menjadi perdebatan itulah, ratusan sekolah dasar (SD) di Inggris akan mengizinkan anak perempuan di SD memakai jilbab.
Ratusan SD negeri di Inggris akan menyiapkan hijab sebagai bagian dari seragam sekolah mereka. Meski masih menjadi pergunjingan karena sejumlah pihak tak setuju akan hal tersebut namun beberapa ingin anak bisa bebas mau pilih berhijab atau tidak bukan dilarang.
Hijab adalah masalah agama bukan seksualitas. Dalam sebuah survei yang dilakukan Sunday Times, seperlima dari 800 SD yang disurvei mencantumkan jilbab sebagai bagian dari kebijakan seragam mereka. Seperti 34% SD di Tower Hamlets, London, Inggris, ingin mendaftarkan hijab sebagai bagian dari seragam.
Sementara SD di Luton jumlahnya mencapai 36% yang mendaftar. Akan tetapi di kawasan yang populasi muslimnya tinggi, Leicester misalnya, hanya 6% sekolah yang ingin ada kebijakan tersebut. Politisi muslim, Amina Lone, mengatakan kalau hijab hanya untuk wanita yang sudah mencapai usia pubertas.
"Dalam konteks Islam, jilbab umumnya dipahami untuk wanita yang sudah mencapai usia pubertas. Hanya sedikit muslim yang mengatakan bahwa seorang anak harus tampil berhijab dan tertutup," ujar Amina.
Guru Gina Khan, juru kampanye hak anak, memiliki pendapat berbeda. Menurutnya kalau banyak sekolah yang menginginkan kebijakan hijab sebagai bagian dari seragam sekolah karena untuk menunjukkan keragaman. Mereka tahu kalau hijab merupakan pakaian religius bukan ada maksud lainnya.
"Karena mereka takut disebut Islamophobia dan mereka tahu bahwa ini (hijab) adalah pakaian religius," papar Gina.
Salah satu pimpinan gereja di Inggris, Toby Howarth, mengatakan walau bagaimanapun anak perempuan biasanya ingin terlihat seperti ibu mereka. Maka dari itu, tak ada salahnya untuk hijab diizinkan di sekolah.
"Kebijakan Inggris tidak membuat kebijakan yang terlalu besar tapi hanya mengatakan Anda perlu memakai warna yang tetap. Ini masalah agama bukan seksual. Ini seharusnya diizinkan," kata Toby.
Departemen Pendidikan sedang meneliti kebijakan tersebut. Seorang sumber mengatakan kalau pihak pemerintah sedang menyelidiki apakah banyak sekolah ditekan untuk menambahkan peraturan itu atau tidak.
(ays/ays)
Ratusan SD negeri di Inggris akan menyiapkan hijab sebagai bagian dari seragam sekolah mereka. Meski masih menjadi pergunjingan karena sejumlah pihak tak setuju akan hal tersebut namun beberapa ingin anak bisa bebas mau pilih berhijab atau tidak bukan dilarang.
Hijab adalah masalah agama bukan seksualitas. Dalam sebuah survei yang dilakukan Sunday Times, seperlima dari 800 SD yang disurvei mencantumkan jilbab sebagai bagian dari kebijakan seragam mereka. Seperti 34% SD di Tower Hamlets, London, Inggris, ingin mendaftarkan hijab sebagai bagian dari seragam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam konteks Islam, jilbab umumnya dipahami untuk wanita yang sudah mencapai usia pubertas. Hanya sedikit muslim yang mengatakan bahwa seorang anak harus tampil berhijab dan tertutup," ujar Amina.
Guru Gina Khan, juru kampanye hak anak, memiliki pendapat berbeda. Menurutnya kalau banyak sekolah yang menginginkan kebijakan hijab sebagai bagian dari seragam sekolah karena untuk menunjukkan keragaman. Mereka tahu kalau hijab merupakan pakaian religius bukan ada maksud lainnya.
"Karena mereka takut disebut Islamophobia dan mereka tahu bahwa ini (hijab) adalah pakaian religius," papar Gina.
Salah satu pimpinan gereja di Inggris, Toby Howarth, mengatakan walau bagaimanapun anak perempuan biasanya ingin terlihat seperti ibu mereka. Maka dari itu, tak ada salahnya untuk hijab diizinkan di sekolah.
"Kebijakan Inggris tidak membuat kebijakan yang terlalu besar tapi hanya mengatakan Anda perlu memakai warna yang tetap. Ini masalah agama bukan seksual. Ini seharusnya diizinkan," kata Toby.
Departemen Pendidikan sedang meneliti kebijakan tersebut. Seorang sumber mengatakan kalau pihak pemerintah sedang menyelidiki apakah banyak sekolah ditekan untuk menambahkan peraturan itu atau tidak.
(ays/ays)
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singka
Fashion
Hijab Sering Melorot? 3 Rekomendasi Ciput Ini Bikin Hijab Lebih Nempel dan Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Lebih Bebas Gerak! Pilih Bra Tank Tanpa Kawat yang Tepat Agar Aktivitas Harianmu Jadi Lebih Nyaman
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
3
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
4
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































