Berhijab di Tiongkok, Muslimah Ini Dikatai Gila
Arina Yulistara - wolipop
Senin, 14 Agu 2017 15:35 WIB
China
-
Tak di semua negara wanita berhijab dianggap wajar. Beberapa negara masyarakatnya tidak mengerti mengapa wanita memakai jilbab. Bahkan berdasarkan pengalaman salah seorang muslimah yang berhijab di Tiongkok, China, ia sempat dikatai gila karena berhijab.
Pengalaman ini dirasakan oleh seorang muslimah China bernama Ye Qingfang. Namun itu nama China-nya sedangkan nama muslimnya adalah Rahmah.
Rahmah bercerita kalau ia lahir sebagai muslim dan besar di Qinhai, Tiongkok, China. Saat masih sekolah ia belum memakai jilbab hingga memasuki perguruan tinggi. Rahmah mengaku baru berhijab setelah duduk di bangku kuliah.
Menurut Rahmah, memakai hijab di China masih dianggap tabu walaupun ada 23 juta muslim di negeri tirai bambu tersebut. Meski masih dianggap tabu namun tak meluluhkan niat Rahmah untuk berhijab setelah menjadi mahasiswa.
"Aku ingin menjadi wajah dari wanita berhijab di China. Awalnya aku nggak berhijab sampai masuk kuliah. Saat kuliah aku memilih untuk mempelajari agama dan budaya Islam lebih dalam. Itulah mengapa aku memutuskan berhijab. Ternyata identitas muslim membuatku terlihat unik di China. Banyak orang tidak mengerti dan salah paham karena hijabku," ujar Rahmah seperti dilansir dari BBC.
Berhijab saat kuliah di Tiongkong tak mudah dijalani oleh Rahmah. Bahkan beberapa temannya menyebut ia gila hingga menyuruhnya pergi untuk konsultasi kejiwaan. Ia dianggap sudah dimanipulasi oleh kelompok setan.
"Mulanya orang-orang nggak mengerti dengan keputusanku (berhijab). Bahkan aku disuruh untuk konsultasi kejiwaan. Aku dianggap memiliki hubungan dengan grup setan atau yang terkait dengan itu," tambah Rahmah.
Tidak hanya saat kuliah, Rahmah juga mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan karena hijabnya. Banyak perusahaan yang tak menerima dirinya hanya karena memakai jilbab.
Banyaknya rintangan dengan berhijab tak membuat Rahmah menyerah. Ia tak ingin mengorbankan 'identitasnya' hanya untuk urusan duniawi. Hingga akhirnya Rahmah mendapatkan pekerjaan sebagai guru sekolah tapi hanya sebentar.
"Pekerjaan pertamaku menjadi guru di sekolahku dulu untuk mengajar Bahasa China. Tapi sekolah itu tak ingin punya guru yang berhijab. Mereka merasa hijab akan memberikan pengaruh buruk," tambahnya.
Rahmah kemudian memutuskan pindah ke Beijing pada 2012. Ia tak mencari pekerjaan tapi berusaha membuat lapangan pekerjaan. Ya, Rahmah mencoba berbisnis hijab. Ia mendesain busana muslim dan bisnis hijab di Beijing, China.
Bisnis Rahmah masih terus jalan hingga saat ini. Ia berharap muslimah lain di luar sana bisa terus berhijab apa pun yang terjadi. Rahmah juga menyarankan untuk para muslimah tetap percaya diri ketika berhijab di muka umum.
"Aku berharap para wanita muslim bisa lebih percaya diri tampil dengan hijab mereka di muka umum dan tetap tenang serta elegan di tempat kerja," kata Rahmah. (ays/ays)
Pengalaman ini dirasakan oleh seorang muslimah China bernama Ye Qingfang. Namun itu nama China-nya sedangkan nama muslimnya adalah Rahmah.
Foto: Dok. BBC |
Rahmah bercerita kalau ia lahir sebagai muslim dan besar di Qinhai, Tiongkok, China. Saat masih sekolah ia belum memakai jilbab hingga memasuki perguruan tinggi. Rahmah mengaku baru berhijab setelah duduk di bangku kuliah.
Menurut Rahmah, memakai hijab di China masih dianggap tabu walaupun ada 23 juta muslim di negeri tirai bambu tersebut. Meski masih dianggap tabu namun tak meluluhkan niat Rahmah untuk berhijab setelah menjadi mahasiswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. BBC |
Berhijab saat kuliah di Tiongkong tak mudah dijalani oleh Rahmah. Bahkan beberapa temannya menyebut ia gila hingga menyuruhnya pergi untuk konsultasi kejiwaan. Ia dianggap sudah dimanipulasi oleh kelompok setan.
"Mulanya orang-orang nggak mengerti dengan keputusanku (berhijab). Bahkan aku disuruh untuk konsultasi kejiwaan. Aku dianggap memiliki hubungan dengan grup setan atau yang terkait dengan itu," tambah Rahmah.
Tidak hanya saat kuliah, Rahmah juga mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan karena hijabnya. Banyak perusahaan yang tak menerima dirinya hanya karena memakai jilbab.
Banyaknya rintangan dengan berhijab tak membuat Rahmah menyerah. Ia tak ingin mengorbankan 'identitasnya' hanya untuk urusan duniawi. Hingga akhirnya Rahmah mendapatkan pekerjaan sebagai guru sekolah tapi hanya sebentar.
"Pekerjaan pertamaku menjadi guru di sekolahku dulu untuk mengajar Bahasa China. Tapi sekolah itu tak ingin punya guru yang berhijab. Mereka merasa hijab akan memberikan pengaruh buruk," tambahnya.
Rahmah kemudian memutuskan pindah ke Beijing pada 2012. Ia tak mencari pekerjaan tapi berusaha membuat lapangan pekerjaan. Ya, Rahmah mencoba berbisnis hijab. Ia mendesain busana muslim dan bisnis hijab di Beijing, China.
Bisnis Rahmah masih terus jalan hingga saat ini. Ia berharap muslimah lain di luar sana bisa terus berhijab apa pun yang terjadi. Rahmah juga menyarankan untuk para muslimah tetap percaya diri ketika berhijab di muka umum.
"Aku berharap para wanita muslim bisa lebih percaya diri tampil dengan hijab mereka di muka umum dan tetap tenang serta elegan di tempat kerja," kata Rahmah. (ays/ays)
Perawatan dan Kecantikan
Glowing Maksimal Sebelum Lebaran! Rahasia Eksfoliasi Biar Kulit Cerah dan Mulus dalam Hitungan Minggu
Perawatan dan Kecantikan
Review Parfum SAFF & Co, Irai Leima atau Ostara, Mana yang Lebih Cocok untuk Karakter Kamu?
Perawatan dan Kecantikan
Kerja di Ruangan AC Bikin Kulit Makin Kering? Ini Body Lotion yang Wajib Kamu Punya
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Badan Lebih Halus dan Cerah Tanpa Scrub Kasar, Saatnya Pakai Toner Glycolic Acid
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
25 Brand Lokal Hadirkan Koleksi Lebaran 2026 di Modest Luxe, Sarinah
Ramadan, Wardah Luncurkan 'Global Quran Movement' Lintas Benua
Wardah Ajak Perempuan Temukan Ketenangan Lewat 'Journey to Ramadan 2026'
Anaknya Divonis 7 Kelainan Jantung, Kisah Shinta Dirikan Brand Heart Troops
Diskon Heboh! Belanja 72 Jam Nonstop Buttonscarves-Benang Jarum di ICE BSD
Most Popular
1
7 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan
2
Bikin Iri! Jisoo BLACKPINK Kencan Bareng Aktor-aktor Ganteng di Drakor
3
Potret Alyssa Daguise Olahraga Angkat Beban saat Hamil Besar, Kuat & Bugar
4
Influencer Populer Dijuluki 'Lip King' Meninggal Dunia setelah Operasi Plastik
5
Kelly Osbourne Ngamuk Usai Disebut Terlalu Kurus bak Mayat Hidup
MOST COMMENTED












































Foto: Dok. BBC
Foto: Dok. BBC