Sindir Islamophobia Lewat Lagu Rap, Hijabers Hamil Ini Jadi Viral
Arina Yulistara - wolipop
Senin, 03 Apr 2017 14:06 WIB
Jakarta
-
Sejumlah hijabers di berbagai negara minoritas muslim melakukan suatu tindakan seperti menggelar acara hijab atau sejenisnya untuk meredakan Islamophobia. Mona Haydar juga menjadi salah satu hijabers yang melakukan aksi tersebut. Hijabers berdarah Suriah itu mengeluarkan lagu untuk melawan Islamophobia.
Lagu berjudul 'Hijabi' itu dirilis untuk merayakan Muslim Women's Day pada 27 Maret lalu. Lagu ini kemudian menjadi viral karena memiliki lirik berupa sindiran untuk para haters Islam khususnya Islamophobia yang tidak suka melihat wanita berhijab. Seperti lirik yang mengatakan "So even if you hate it - I still wrap my hijab!" (Meski kamu benci itu - aku masih tetap memakai hijab!). Lirik ditulis bukan hanya oleh Mona tapi juga didampingi oleh musisi Tunde Olaniran serta komunitas muslim.
Tidak hanya lirik, para model dalam video klip lagu tersebut juga semuanya mengenakan jilbab. Bahkan Mona yang sedang hamil delapan bulan dengan perut besarnya tetap hadir dalam video klip menggunakan jilbab simpel. Ia ingin memperlihatkan kalau wanita berhijab bisa melakukan berbagai hal positif tidak seperti stereotipe yang beredar di masyarakat.
Wanita yang dikenal sebagai aktivis ini mengklaim kalau lagu itu dibuat sebenarnya untuk merayakan keragaman wanita berhijab di seluruh dunia. Hijabers yang hadir dalam video klip tak hanya berkulit putih tapi juga gelap. Bentuk mata serta ras mereka pun begitu beragam.
Lagu serta video klip tersebut diunggah di Facebook dan telah dilihat lebih dari 50 ribu pengguna. Mona mengatakan bahwa ia sangat senang dengan debut lagu sebagai perayaan wanita muslim di seluruh dunia.
"Aku sangat senang untuk debut lagu ini mengingat segala sesuatu yang telah terjadi baik terhadap masyarakat muslim baik secara domestik maupun internasional. Lagu ini adalah perayaan dan aku yakin akan banyak yang menyukainya karena kami membuat lagu ini untuk Anda," tulis Mona di Facebook.
Video klip juga menuai komentar ada pro dan kontra. Ada yang mengatakan suka dengan lagu tersebut namun ada pula yang menyebutnya kurang baik.
"LOVE THIS. So funny and weird and awesome. Thank you @mona_haydar!" tulis pengguna akun Twitter bernama Anisa Khalifa.
"Nice but the jihab is a symbol of religion and self preservation and should not be taking part of a music video no matter what your trying to convey with it. What's next a 2 piece swim suit with a transparent jihab to be worn to the beach???" komentar pemilik akun Facebook bernama Ali M. Chaaban.
Sebelum viral karena lagu rap itu, Mona juga sempat mencuri perhatian dengan aksinya yang membuka booth di trotoar kawasan Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Booth tersebut ditujukan untuk meredakan Islamophobia.
Ia menamakan booth-nya 'Ask a Muslim' dan 'Talk to a Muslim'. Mona mempersilakan siapa saja yang berdialog dengannya tentang Islam. Selain mendirikan booth, wanita yang berdomisili di Flint itu juga membagikan donat dan kopi gratis. Mona didampingi oleh sang suami Sebastian Robins kala itu tepatnya pada Januari 2016 lalu.
(ays/ays)
Lagu berjudul 'Hijabi' itu dirilis untuk merayakan Muslim Women's Day pada 27 Maret lalu. Lagu ini kemudian menjadi viral karena memiliki lirik berupa sindiran untuk para haters Islam khususnya Islamophobia yang tidak suka melihat wanita berhijab. Seperti lirik yang mengatakan "So even if you hate it - I still wrap my hijab!" (Meski kamu benci itu - aku masih tetap memakai hijab!). Lirik ditulis bukan hanya oleh Mona tapi juga didampingi oleh musisi Tunde Olaniran serta komunitas muslim.
Foto: Facebook |
Foto: Facebook |
Tidak hanya lirik, para model dalam video klip lagu tersebut juga semuanya mengenakan jilbab. Bahkan Mona yang sedang hamil delapan bulan dengan perut besarnya tetap hadir dalam video klip menggunakan jilbab simpel. Ia ingin memperlihatkan kalau wanita berhijab bisa melakukan berbagai hal positif tidak seperti stereotipe yang beredar di masyarakat.
Wanita yang dikenal sebagai aktivis ini mengklaim kalau lagu itu dibuat sebenarnya untuk merayakan keragaman wanita berhijab di seluruh dunia. Hijabers yang hadir dalam video klip tak hanya berkulit putih tapi juga gelap. Bentuk mata serta ras mereka pun begitu beragam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu serta video klip tersebut diunggah di Facebook dan telah dilihat lebih dari 50 ribu pengguna. Mona mengatakan bahwa ia sangat senang dengan debut lagu sebagai perayaan wanita muslim di seluruh dunia.
"Aku sangat senang untuk debut lagu ini mengingat segala sesuatu yang telah terjadi baik terhadap masyarakat muslim baik secara domestik maupun internasional. Lagu ini adalah perayaan dan aku yakin akan banyak yang menyukainya karena kami membuat lagu ini untuk Anda," tulis Mona di Facebook.
Foto: Facebook |
Video klip juga menuai komentar ada pro dan kontra. Ada yang mengatakan suka dengan lagu tersebut namun ada pula yang menyebutnya kurang baik.
"LOVE THIS. So funny and weird and awesome. Thank you @mona_haydar!" tulis pengguna akun Twitter bernama Anisa Khalifa.
"Nice but the jihab is a symbol of religion and self preservation and should not be taking part of a music video no matter what your trying to convey with it. What's next a 2 piece swim suit with a transparent jihab to be worn to the beach???" komentar pemilik akun Facebook bernama Ali M. Chaaban.
Foto: Facebook |
Sebelum viral karena lagu rap itu, Mona juga sempat mencuri perhatian dengan aksinya yang membuka booth di trotoar kawasan Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Booth tersebut ditujukan untuk meredakan Islamophobia.
Ia menamakan booth-nya 'Ask a Muslim' dan 'Talk to a Muslim'. Mona mempersilakan siapa saja yang berdialog dengannya tentang Islam. Selain mendirikan booth, wanita yang berdomisili di Flint itu juga membagikan donat dan kopi gratis. Mona didampingi oleh sang suami Sebastian Robins kala itu tepatnya pada Januari 2016 lalu.
(ays/ays)
Kesehatan
Cara Praktis Rawat Luka Ringan dengan Betadine Ointment
Pakaian Pria
Jordan Rare Air WSH 84 SS Crew, Worth It Dibeli? Simak Panduannya
Pakaian Wanita
Rekomendasi Pakaian Muslim Wanita yang Cocok di Lebaran 2026
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rekomendasi Hijab Pashmina Viscose untuk Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 60 Ribu
Baju Lebaran 2026
7 Rekomendasi Setelan Lebaran 2026: Koleksi Baju One Set Ala Gen Z
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
Buttonscarves Rilis Koleksi Lebaran 2026, Eksplorasi Budaya Mesir dan Maroko
Baju Lebaran 2026
Rekomendasi Tunik Lebaran 2026: Pilihan Brand Lokal Terbaik Mulai Rp 100 Ribu
Most Popular
1
Ratu Yordania Memohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Calon Raja
2
Foto Maia Estianty Bukber Bareng Anak-Calon Mantu, Ada Bumil & Calon Manten
3
Rekomendasi Hijab Pashmina Viscose untuk Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 60 Ribu
4
Viral Divorce Dust, Tren Makeup untuk Bongkar Pasangan Selingkuh
5
Potret Ganteng Gubernur Termuda Jepang Saat Kerja, Pesonanya Bikin Salfok
MOST COMMENTED












































Foto: Facebook
Foto: Facebook
Foto: Facebook
Foto: Facebook