Sunsilk Hijab Hunt 2017
Saat Wakil Gubernur Jatim Mengaudisi Peserta Sunsilk Hijab Hunt 2017
Daniel Ngantung - wolipop
Sabtu, 25 Mar 2017 16:15 WIB
Jakarta
-
Setelah Walikota Surabaya Tri Rismaharini, giliran Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang menyambangi audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017, Sabtu (25/3/2017) di The Square Ballroom, ICBC Center, Surabaya. Ia bahkan sempat menjadi juri dadakan di ajang pencarian hijabers berbakat ini.
Gus Ipul, begitu sapaan akrabnya, tiba sekitar pukul 14.30. Setelah memberi sambutan, Gus yang tampil kasual dengan polo shirt putih dan jeans diberi kesempatan untuk mengaudisi seorang kontestan.
Gus pun memasuki satu dari antara enam bilik kecil yang memang khusus digunakan para juri internal dari detikcom dan Trans 7 untuk menguadisi kontestan.
Adalah Ghea Gayuning, mahasiswi Universitas Merdeka Malang yang diaudisi oleh pria paling berpengaruh kedua di Jawa Timur itu.
Di hadapan Gus, Ghea yang hadir dalam balutan blouse bermotif floral dan hijab kuning itu memamerkan bakat beraktingnya. Ia diminta Gus untuk berperan sebagai anak yang sedang memarahi ibunya karena tidak dikasih uang jajan.
"Dari mana kamu belajar akting?" tanya Gus setelah Ghea tampil. "Apa saja prestasi kamu?" tanya Gus lagi yang mencoba mengobservasi sang kontestan lebih dalam lagi. Setelah itu, baru ia melontarkan pujian kepada Ghea tentang penampilannya.
"Grogi dan deg-degan karena nggak nyangka bakal diaudisi bapak wakil gubernur," ujar wanita 21 tahun itu selepas audisi.
Gus Ipul awalnya diminta hadir untuk mengumumkan nama-nama kontestan yang berhasil lolos ke audisi kedua Sabtu malam. Namun ia berhalangan karena sudah memiliki agenda lain. Kendati begitu, Gus Ipul tetap menyempatkan hadir sebagai bentuk dukungan dan apresiasinya terhadap Sunsilk Hijab Hunt 2017.
Menurut pria kelahiran Pasuruan, Jawa Timur, 52 tahun lalu itu, banyak sekali wanita berbakat namun tidak memiliki kesempatan untuk mengekspresikannya. Padahal, peran wanita sangat penting dalam pembangunan nasional.
"Hari-hari ini peran wanita sangat penting untuk mempercepat proses pembangunan. Maka acara seperti ini sangat bagus bagi wanita khususnya hijabers untuk mengasah lalu mengekspresikan bakatnya," kata Gus Ipul. (dng/ami)
Gus Ipul, begitu sapaan akrabnya, tiba sekitar pukul 14.30. Setelah memberi sambutan, Gus yang tampil kasual dengan polo shirt putih dan jeans diberi kesempatan untuk mengaudisi seorang kontestan.
Gus pun memasuki satu dari antara enam bilik kecil yang memang khusus digunakan para juri internal dari detikcom dan Trans 7 untuk menguadisi kontestan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Daniel Ngantung |
Di hadapan Gus, Ghea yang hadir dalam balutan blouse bermotif floral dan hijab kuning itu memamerkan bakat beraktingnya. Ia diminta Gus untuk berperan sebagai anak yang sedang memarahi ibunya karena tidak dikasih uang jajan.
"Dari mana kamu belajar akting?" tanya Gus setelah Ghea tampil. "Apa saja prestasi kamu?" tanya Gus lagi yang mencoba mengobservasi sang kontestan lebih dalam lagi. Setelah itu, baru ia melontarkan pujian kepada Ghea tentang penampilannya.
Foto: Daniel Ngantung |
Gus Ipul awalnya diminta hadir untuk mengumumkan nama-nama kontestan yang berhasil lolos ke audisi kedua Sabtu malam. Namun ia berhalangan karena sudah memiliki agenda lain. Kendati begitu, Gus Ipul tetap menyempatkan hadir sebagai bentuk dukungan dan apresiasinya terhadap Sunsilk Hijab Hunt 2017.
Foto: Daniel Ngantung |
"Hari-hari ini peran wanita sangat penting untuk mempercepat proses pembangunan. Maka acara seperti ini sangat bagus bagi wanita khususnya hijabers untuk mengasah lalu mengekspresikan bakatnya," kata Gus Ipul. (dng/ami)












































Foto: Daniel Ngantung
Foto: Daniel Ngantung
Foto: Daniel Ngantung