Laporan dari New York
Anniesa Hasibuan Bicara Soal Rancangan Hijab di Institut Fashion New York
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 21 Feb 2017 17:36 WIB
New York
-
Sukses menggelar fashion show untuk kedua kalinya di New York Fashion Week, Anniesa Hasibuan kembali menjadi perhatian insan mode. Sosoknya dianggap memberi inspirasi dan ikut menjadi salah satu tokoh perkembangan mode hijab secara global.
Kiprahnya yang baru menginjak dua tahun di fashion hijab namun sudah menggaungkan namanya di kancah internasional, membuat desainer 30 tahun ini terpilih menjadi salah satu pembicara dalam panel diskusi bertema Modest Wear goes Mainstream di Fashion Institute of Technology, New York, Amerika Serikat.
Dalam acara berdurasi dua jam itu, Anniesa berbagi cerita seputar kariernya sebagai desainer hijab sekaligus menjawab pertanyaan dari sejumlah mahasiswa yang hadir di panel yang diadakan Jumat (17/2/2017) lalu. Anniesa menceritakan tentang tantangannya menjadi desainer busana muslim di tengah persaingan lokal maupun global. Awalnya ia sempat khawatir akan sulit mendapatkan pasar, mengingat penggemar busana hijab sangatlah spesifik.
"Tidak gampang memastikan rancanganku digemari secara global. Bagaimana mengombinasikan couture dan ready to wear, memadukan dua unsur itu menjadi tantangan yang cukup sulit," tutur Anniesa, yang baru saja menggelar fashion show bertajuk 'Drama' di Gallery II Skylight Clarkson SQ, New York, belum lama ini.
Kekhawatiran Anniesa rupanya tidak terjadi. Karyanya sukses diterima pencinta fashion global, khususnya hijab, kala ia untuk pertamakalinya menampilkan koleksi busana muslim perdananya untuk Spring/Summer 2017, September 2016 lalu. Hijab pun menjadi identitas seorang Anniesa di ranah fashion Amerika.
"Tidak menyangka bisa tersebar dimana-mana, bahwa satu penampilan dariku ini menjadi identitasku. Bangga dan senang bisa menyumbang satu karya untuk modest fashion. Responnya bagus, jadi viral, benar-benar senang rasanya," ujar wanita yang kini tengah mengandung anak kedua itu.
Anniesa pun disebut-sebut menjadi salah satu desainer yang berpengaruh dalam jagad fashion muslim internasional. Namun ia lebih melihatnya sebagai pemacu untuk terus berkarya lebih baik lagi. Karena di balik gelar atau nama yang besar, tersimpan tanggung jawab yang besar pula. Ia juga tidak pernah membayangkan pengaruhnya dalam perkembangan mode hijab akan semasiv seperti sekarang.
"Aku tidak pernah membayangkan akan jadi desainer muslim yang berpengaruh. Tapi kalau benar itu adalah nilai positif untuk bisa mengembangkan karya lebih baik lagi. Lihat respon yang positif justru menjadi tambahan energi saya untuk selalu berkarya," kata Anniesa, yang juga mengungkapkan awalnya tertarik menjadi desainer karena ingin membuat baju hanya untuk pribadi.
Mencapai kesuksesan seperti sekarang, bukannya tanpa melewati kendala. Anniesa pernah mengalami jatuh-bangun secara mental karena karyanya sempat dikritik banyak kalangan. Kritikan demi kritikan datang kepadanya di awal-awal kariernya pada 2015. Bahkan ia mengaku sempat merasa terpuruk.
"Pernah sampai mau menyerah karena kritik justru datang dari teman terdekat dan diwarnai juga pro dan kontra. Tapi akhirnya aku bisa mengatasinya, rasa terpuruk itu aku lawan dan hasilnya semua berbalik memberikan support. Mendapatkan ucapan selamat dari mereka sudah cukup bagiku," ucap wanita yang awalnya berprofesi sebagai pebisnis ini.
Di akhir diskusi, Anniesa memberikan tips bahwa kepercayaan diri adalah salah satu kunci utama untuk seseorang meraih sukses. Kedua, adalah menjadi diri sendiri.
"Kuncinya percaya diri dengan segala kemampuan yang dipunya, agar bisa bermanfaar dan menginspirasi. Jadi diri sendiri, percaya diri, karena tanpa itu kamu tidak akan pernah berani memulainya," pungkas Anniesa.
Dalam panel tersebut, Anniesa berbagi panggung dengan dua pembicara lainnya, stylist Beyonce, Raquel Smith, dan Meg Flather Rogers seorang penulis, penyanyi sekaligus ikon home shopping. (hst/hst)
Kiprahnya yang baru menginjak dua tahun di fashion hijab namun sudah menggaungkan namanya di kancah internasional, membuat desainer 30 tahun ini terpilih menjadi salah satu pembicara dalam panel diskusi bertema Modest Wear goes Mainstream di Fashion Institute of Technology, New York, Amerika Serikat.
Dalam acara berdurasi dua jam itu, Anniesa berbagi cerita seputar kariernya sebagai desainer hijab sekaligus menjawab pertanyaan dari sejumlah mahasiswa yang hadir di panel yang diadakan Jumat (17/2/2017) lalu. Anniesa menceritakan tentang tantangannya menjadi desainer busana muslim di tengah persaingan lokal maupun global. Awalnya ia sempat khawatir akan sulit mendapatkan pasar, mengingat penggemar busana hijab sangatlah spesifik.
Foto: Getty Images |
"Tidak gampang memastikan rancanganku digemari secara global. Bagaimana mengombinasikan couture dan ready to wear, memadukan dua unsur itu menjadi tantangan yang cukup sulit," tutur Anniesa, yang baru saja menggelar fashion show bertajuk 'Drama' di Gallery II Skylight Clarkson SQ, New York, belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak menyangka bisa tersebar dimana-mana, bahwa satu penampilan dariku ini menjadi identitasku. Bangga dan senang bisa menyumbang satu karya untuk modest fashion. Responnya bagus, jadi viral, benar-benar senang rasanya," ujar wanita yang kini tengah mengandung anak kedua itu.
Anniesa pun disebut-sebut menjadi salah satu desainer yang berpengaruh dalam jagad fashion muslim internasional. Namun ia lebih melihatnya sebagai pemacu untuk terus berkarya lebih baik lagi. Karena di balik gelar atau nama yang besar, tersimpan tanggung jawab yang besar pula. Ia juga tidak pernah membayangkan pengaruhnya dalam perkembangan mode hijab akan semasiv seperti sekarang.
"Aku tidak pernah membayangkan akan jadi desainer muslim yang berpengaruh. Tapi kalau benar itu adalah nilai positif untuk bisa mengembangkan karya lebih baik lagi. Lihat respon yang positif justru menjadi tambahan energi saya untuk selalu berkarya," kata Anniesa, yang juga mengungkapkan awalnya tertarik menjadi desainer karena ingin membuat baju hanya untuk pribadi.
Foto: Getty Images |
Mencapai kesuksesan seperti sekarang, bukannya tanpa melewati kendala. Anniesa pernah mengalami jatuh-bangun secara mental karena karyanya sempat dikritik banyak kalangan. Kritikan demi kritikan datang kepadanya di awal-awal kariernya pada 2015. Bahkan ia mengaku sempat merasa terpuruk.
"Pernah sampai mau menyerah karena kritik justru datang dari teman terdekat dan diwarnai juga pro dan kontra. Tapi akhirnya aku bisa mengatasinya, rasa terpuruk itu aku lawan dan hasilnya semua berbalik memberikan support. Mendapatkan ucapan selamat dari mereka sudah cukup bagiku," ucap wanita yang awalnya berprofesi sebagai pebisnis ini.
Di akhir diskusi, Anniesa memberikan tips bahwa kepercayaan diri adalah salah satu kunci utama untuk seseorang meraih sukses. Kedua, adalah menjadi diri sendiri.
"Kuncinya percaya diri dengan segala kemampuan yang dipunya, agar bisa bermanfaar dan menginspirasi. Jadi diri sendiri, percaya diri, karena tanpa itu kamu tidak akan pernah berani memulainya," pungkas Anniesa.
Dalam panel tersebut, Anniesa berbagi panggung dengan dua pembicara lainnya, stylist Beyonce, Raquel Smith, dan Meg Flather Rogers seorang penulis, penyanyi sekaligus ikon home shopping. (hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
Ditangkap Bersama, Kisah Pacaran 20 Tahun Presiden Venezuela & Istri Disorot
2
Ramalan Zodiak Taurus 2026: Perlahan Bangkit, Perubahan Besar Menanti
3
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
4
Shin Min Ah Jadi Wajah Baru Louis Vuitton, Susul Gong Yoo & Jun Ji Hyun
5
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
MOST COMMENTED












































Foto: Getty Images
Foto: Getty Images