Baru Pulang ke Indonesia, Dewi Sandra Sudah Rindu Mekkah
Arina Yulistara - wolipop
Sabtu, 11 Feb 2017 14:10 WIB
Jakarta
-
(aln/ami)
Dewi Sandra baru saja pulang ke Indonesia setelah pergi umrah selama sembilan hari sejak 1 Februari sampai 9 Februari. Belum sampai di Indonesia saja, Dewi mengatakan sudah rindu Mekkah. Penyanyi 36 tahun itu mengaku berat rasanya pulang ke Indonesia karena belum puas beribadah di Tanah Suci.
Dewi rindu dengan suasana yang tenang dan fokus beribadah selama di Mekkah maupun Madinah. Selain itu, ia juga merasakan lebih dekat dengan Allah ketika menjalankan ibadah di rumah-Nya. Meski demikian, ia tidak ingin memaksakan kehendak dan berusaha menjalankan apa yang sudah ditakdirkan kepada pelantun 'Aku Pulang' itu.
"Pasti akan selalu rindu untuk kembali lagi, berat juga meninggalkan tanah suci. Setiap di masjid pasti setelah salat wajib kita salat mayit. Saya berandai-andai seandainya meninggal di sini betapa bahagianya ya tapi di satu sisi umur nggak ada yang tahu jadi sekarang kita harus kembali ke Tanah Air tapi hati tidak boleh lupa dengan sini," papar Dewi saat diwawancarai Wolipop di Jeddah, Rabu (8/2/2017).
"Kita masih diberikan nikmat kumpul sama keluarga, kumpul sama sahabat, berbagi pengalaman kita ke mereka, semoga teman-teman yang belum pernah ke sana bisa memacu mereka untuk berangkat," tambahnya
Selama umrah, istri Agus Rahman ini tak hanya memanjatkan doa untuk diri sendiri dan kerabat dekatnya tapi juga kemakmuran bangsa Indonesia. Dewi melihat kalau keadaan di Tanah Air sedang sangat sensitif. Ia berharap ke depannya bisa berubah.
Brand ambassador Wardah itu mengharapkan kondisi di Indonesia bisa seperti di Tanah Suci yang memiliki keragaman orang di dalamnya tapi dalam satu tujuan. Tidak memandang usia, warna kulit, suku, maupun status sosial, semua orang yang berada di Tanah Suci punya tujuan sama yakni beribadah kepada Allah.
"Dengan hadir di Tanah Suci ini menyadarkan kita bahwa Islam adalah agama yang damai, di mana kita bisa melihat dengan mata kepala sendiri Islam mengajak orang-orang untuk kebaikan dan semua bisa berbaur dengan baik," ungkapnya.
"Kita menerima hal-hal positif, kita lihat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, semua ada, bermacam-macam, ada yang sakit, sehat, kulit putih, hitam, semua bermacam-macam, semua bentuk manusia ada di situ dengan satu tujuan yakni mencari ridho-Nya. Ini memberi semangat semoga suatu hari di negara kita bisa seperti itu," tutur Dewi kemudian.
Dewi rindu dengan suasana yang tenang dan fokus beribadah selama di Mekkah maupun Madinah. Selain itu, ia juga merasakan lebih dekat dengan Allah ketika menjalankan ibadah di rumah-Nya. Meski demikian, ia tidak ingin memaksakan kehendak dan berusaha menjalankan apa yang sudah ditakdirkan kepada pelantun 'Aku Pulang' itu.
Foto: Foto: Arina Yulistara/Wolipop |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Foto: Arina Yulistara/Wolipop |
Brand ambassador Wardah itu mengharapkan kondisi di Indonesia bisa seperti di Tanah Suci yang memiliki keragaman orang di dalamnya tapi dalam satu tujuan. Tidak memandang usia, warna kulit, suku, maupun status sosial, semua orang yang berada di Tanah Suci punya tujuan sama yakni beribadah kepada Allah.
Foto: Arina Yulistara/Wolipop |
"Kita menerima hal-hal positif, kita lihat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, semua ada, bermacam-macam, ada yang sakit, sehat, kulit putih, hitam, semua bermacam-macam, semua bentuk manusia ada di situ dengan satu tujuan yakni mencari ridho-Nya. Ini memberi semangat semoga suatu hari di negara kita bisa seperti itu," tutur Dewi kemudian.












































Foto: Foto: Arina Yulistara/Wolipop
Foto: Foto: Arina Yulistara/Wolipop
Foto: Arina Yulistara/Wolipop