Pertamakalinya Ria Miranda Rilis Busana Pria untuk Koleksi Spring/Summer 2017
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 09 Des 2016 17:52 WIB
Jakarta
-
Setiap akhir tahun, Ria Miranda selalu mengeluarkan rangkaian koleksi baru untuk edisi musim panas tahun depan. Desainer asal Padang, Sumatera Barat itu kali ini mengeluarkan rangkaian busana yang terinspirasi dari gaya busana di era '70-an untuk koleksi Spring/Summer 2017. Terdapat 44 koleksi terbaru yang akan dipamerkan Ria lewat pagelaran busana yang diselenggarakan di Senayan City, Jakarta Pusat.
44 busana yang dipamerkan tak hanya berupa setelan untuk para wanita modern tapi juga koleksi baju pria. Ini pertamakalinya Ria merilis busana untuk pria. Desainer yang mulai merintis bisnis fashion sejak 2009 itu mengatakan bahwa awal mula merilis busana pria karena suka membantu suami memilih busana. Kemudian terpikir untuk membuat baju pria. Selain itu, banyaknya permintaan pelanggan juga menjadi faktor pertimbangan.
Sebagai langkah awal merancang baju pria, Ria menyelipkannya pada koleksi Spring/Summer 2017. Ia mengaku masih ingin belajar dan melihat pasarnya seperti apa sebelum membuat lini sendiri. Busana pria karya Ria pun ditargetkan untuk para ayah atau eksekutif muda di usia 30-an.
"Awalnya aku buat ini karena suka dandanin suami, makanya sekarang masih coba-coba juga, masih meraba," ujar Ria saat ditemui saat acara Ria Miranda Trend Show 2017 di The Hall, Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (9/12/2016).
Dari 44 koleksi yang dihadirkan terdapat 10 busana pria dengan gaya klasik. Potongan kemeja dan celana yang clean akan mendominasi koleksi bertemakan Mind itu. Ria pun mengaku terinspirasi dari baju-baju tradisional Jawa seperti beskap atau sorjan dalam koleksi perdananya ini. Terdapat sentuhan cutting Jepang pada bagian kerah dan beberapa sudut lain agar terlihat lebih atraktif. Ada pula motif lurik yang dihadirkan sebagai variasi pilihan.
Sementara untuk koleksi busana muslim dan scarf wanita, Ria mengeluarkan empat tema berbeda berpotongan vintage. Menurut Ria tahun depan tren busana muslim memang kembali ke era '70-an. Maka dari itu ia mengeluarkan rangkaian busana yang clean cut dan vintage. Namun tetap memiliki sentuhan feminin sesuai DNA rancangannya.
"2017 nanti era tren busana muslim akan lebih banyak main pattern, digital print scarf akan marak, tunik. Gaya '70-an kembali hits seperti bell bottom jeans atau ruffle bohemian top," ujar Ria.
Secara keseluruhan, terdapat lima tema yang dihadirkan untuk koleksi Spring/Summer 2017 Ria Miranda. Selain Mind, ada tema Dejavu, Principia, Florette, dan Daily-Essentials. Untuk tema Dejavu sebelumnya sudah pernah ditampilkan di Jakarta Fashion Week 2013 dan Ria menghadirkannya lagi sesuai permintaan customer.
Bila flashback ke tiga tahun lalu, Ria menyuguhkan motif Minang Heritage kala itu. Masih dengan motif yang sama namun kali ini look-nya berbeda. Ia mengeluarkan warna dan potongan modifikasi dalam koleksi musim panas tahun depan. Dominasi warna earthy dan cerah akan terlihat pada tema ini.
Sedangkan tema Principia menggunakan corak topografi bumi dengan warna pastel. Ada pula tema Florette yang bekerjasama dengan ilustrator muda Cempaka Surakusumah. Nuansa floral akan terlihat meramaikan tema Florette. Dan terakhir Daily Essentials akan menampilkan koleksi busana sehari-hari tak hanya untuk musim panas tapi juga Fall/Winter. Potongan blouse, kemeja, dan outerwear yang sederhana bisa menjadi pilihan sehari-hari.
Rangkaian koleksi Ria untuk Spring/Summer 2017 seluruhnya akan dipamerkan di The Hall Senayan City pada Sabtu (10/12/2017). Bersama HijUp dan Wardah, Ria menggelar The Fourth Ria Miranda Annual Trend Show 2017. Tak hanya fashion show, terdapat bazaar mini dan talkshow yang bisa dinikmati oleh para muslimah. (aln/kik)
44 busana yang dipamerkan tak hanya berupa setelan untuk para wanita modern tapi juga koleksi baju pria. Ini pertamakalinya Ria merilis busana untuk pria. Desainer yang mulai merintis bisnis fashion sejak 2009 itu mengatakan bahwa awal mula merilis busana pria karena suka membantu suami memilih busana. Kemudian terpikir untuk membuat baju pria. Selain itu, banyaknya permintaan pelanggan juga menjadi faktor pertimbangan.
Sebagai langkah awal merancang baju pria, Ria menyelipkannya pada koleksi Spring/Summer 2017. Ia mengaku masih ingin belajar dan melihat pasarnya seperti apa sebelum membuat lini sendiri. Busana pria karya Ria pun ditargetkan untuk para ayah atau eksekutif muda di usia 30-an.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 44 koleksi yang dihadirkan terdapat 10 busana pria dengan gaya klasik. Potongan kemeja dan celana yang clean akan mendominasi koleksi bertemakan Mind itu. Ria pun mengaku terinspirasi dari baju-baju tradisional Jawa seperti beskap atau sorjan dalam koleksi perdananya ini. Terdapat sentuhan cutting Jepang pada bagian kerah dan beberapa sudut lain agar terlihat lebih atraktif. Ada pula motif lurik yang dihadirkan sebagai variasi pilihan.
Sementara untuk koleksi busana muslim dan scarf wanita, Ria mengeluarkan empat tema berbeda berpotongan vintage. Menurut Ria tahun depan tren busana muslim memang kembali ke era '70-an. Maka dari itu ia mengeluarkan rangkaian busana yang clean cut dan vintage. Namun tetap memiliki sentuhan feminin sesuai DNA rancangannya.
"2017 nanti era tren busana muslim akan lebih banyak main pattern, digital print scarf akan marak, tunik. Gaya '70-an kembali hits seperti bell bottom jeans atau ruffle bohemian top," ujar Ria.
Secara keseluruhan, terdapat lima tema yang dihadirkan untuk koleksi Spring/Summer 2017 Ria Miranda. Selain Mind, ada tema Dejavu, Principia, Florette, dan Daily-Essentials. Untuk tema Dejavu sebelumnya sudah pernah ditampilkan di Jakarta Fashion Week 2013 dan Ria menghadirkannya lagi sesuai permintaan customer.
Bila flashback ke tiga tahun lalu, Ria menyuguhkan motif Minang Heritage kala itu. Masih dengan motif yang sama namun kali ini look-nya berbeda. Ia mengeluarkan warna dan potongan modifikasi dalam koleksi musim panas tahun depan. Dominasi warna earthy dan cerah akan terlihat pada tema ini.
Sedangkan tema Principia menggunakan corak topografi bumi dengan warna pastel. Ada pula tema Florette yang bekerjasama dengan ilustrator muda Cempaka Surakusumah. Nuansa floral akan terlihat meramaikan tema Florette. Dan terakhir Daily Essentials akan menampilkan koleksi busana sehari-hari tak hanya untuk musim panas tapi juga Fall/Winter. Potongan blouse, kemeja, dan outerwear yang sederhana bisa menjadi pilihan sehari-hari.
Rangkaian koleksi Ria untuk Spring/Summer 2017 seluruhnya akan dipamerkan di The Hall Senayan City pada Sabtu (10/12/2017). Bersama HijUp dan Wardah, Ria menggelar The Fourth Ria Miranda Annual Trend Show 2017. Tak hanya fashion show, terdapat bazaar mini dan talkshow yang bisa dinikmati oleh para muslimah. (aln/kik)
Pakaian Wanita
Bisa Simpan Kartu Hingga Jadi Dompet Mini! Ini Rekomendasi Lanyard ID Card yang Fungsional
Elektronik & Gadget
Video Makin Cinematic Tanpa Ribet dengan TNW M01 PRO Gimbal 3 Axis yang Bikin Konten Naik Level!
Elektronik & Gadget
Anti Gerah Saat Silaturahmi di Hari Lebaran, Ini Kipas Portable GOOJODOQ yang Wajib Kamu bawa!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Lembut dan Glowing, Upgrade Sabun Mandi Biasa dengan Shower Oil Andalan yang Melembabkan Maksimal!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Baju Lebaran 2026
10 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 dari Brand Lokal, Modelnya Lagi Tren!
Rendezvous Modest Market x BSN, Bazar Lebaran dengan Diskon hingga 70%
Baju Lebaran 2026
Beli Sarimbit Lebaran di Bazar Rendezvous AEON Tanjung Barat, Diskon 70%
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
7 Ide Outfit Hijab untuk Bukber yang Stylish, Kasual hingga Formal
Most Popular
1
Menteri Wanita Ini Didesak Jawab Isu Selingkuh dengan Penasihatnya
2
Penampilan Anna MEOVV di Fashion Show Chloe, Gayanya Bak Princess Jadi Viral
3
Foto: Bintang Bridgerton Bantah Disebut Plus Size, Ngaku Pakai Size M
4
Baju Lebaran 2026
Beli Sarimbit Lebaran di Bazar Rendezvous AEON Tanjung Barat, Diskon 70%
5
Park Min Young Ungkap Kisah Adegan Ciuman dengan Wi Ha Joon di Siren's Kiss
MOST COMMENTED











































