Laporan dari Seoul
Jenis-jenis Kain yang Sesuai untuk Busana Muslim
Dijelaskan oleh Putri Aulia Dermawan desainer brand busana muslim Shasmira yang merupakan lulusan dari Poli Teknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, Bandung itu, hal dasar yang penting untuk dipertimbangkan adalah bahan atau kain yang digunakan dalam membuat busana muslim. Inilah jenis-jenis bahan atau kain yang sesuai untuk dijadikan busana muslim.
1. Woolpeach
Kain ini sering dipakai sebagai gamis. Tak heran kerap disebut kain arab. Kain woolpeach memiliki karakter yang tipis dan jatuh di badan saat dipakai. Meski tipis dan ringan bahan tersebut tidak transparan. "Woolpeach memang memiliki banyak kelebihan yang bagus untuk dijadikan gamis atau rok panjang model A-line. Bahan ini juga tidak gampang kusut," jelas Putri dalam perjalanan bersama creora, produsen Spandex asal Korea di hotel Ibis, Seoul, Korea Selatan, Rabu (26/10/2016).
2. Supernova
Kain supernova mirip seperti katun. Dijelaskan oleh Putri, bahan supernova terbuat dari bahan katun yang dicampur dengan bahan sintetis polyester. "Enaknya bahan ini gampang diatur ketika akan dibentuk seperti membentuk pleats. Bahan ini juga adem ketika dipakai dan tidak gampang buluan," jelas wanita yang sehari-harinya akrab dengan kain-kain tekstil itu.
3. Satin Silk
"Kain ini sering dipakai untuk baju desainer karena terlihat mewah karena bahannya yang mengkilap," jelas desainer 23 tahun itu. Menurut putri serat satin silk seperti sutra, namun kain tersebut adalah bahan sintetis atau buatan. Bahan ini pun nyaman dipakai dan ringan sehingga jatuh ketika dipakai di badan.
4. Spandex
Kain spandex sudah cukup populer dipakai untuk busana muslim dan hijab. Bahan spandex lebih mudah membentuk badan, sehingga ketika digunakan untuk busana muslim dibutuhkan bahan yang banyak agar tidak menjeplak. "Kelebihan bahan spandex kenyamanannya dan adem saat dipakai," kata Putri. (kik/asf)











































