Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2016

Foto: Aksi Peserta Sunsilk Hijab Hunt Jakarta Hari Kedua Tuai Pujian Juri

Arina Yulistara - wolipop
Minggu, 08 Mei 2016 16:27 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Arina Yulistara
Jakarta - Audisi hari kedua Sunsilk Hijab Hunt 2016 di Jakarta telah dimulai. Desy Ratnasari dan Dian Pelangi akan menyeleksi 32 peserta hari ini, Minggu (8/5/2016), untuk memilih hijabers yang berhak masuk ke babak voting SMS dan online. Lima peserta pertama telah menampilkan bakat terbaik mereka, mulai dari menyanyi scream hingga pantomim. Seperti apa aksi mereka?

Menyanyi Scream

Siska Aprilani menjadi peserta pertama yang menampilkan aksinya dalam menyanyi scream. Wanita asal Tasikmalaya itu mencoba bernyanyi dengan genre musik underground. Tidak hanya itu, ia juga memamerkan bakatnya dalam bermain sulap. Setelahnya, Siska unjuk bakat bermain alat musik tradisional Sunda, karinding. Tiga aksinya tersebut menuai pujian juri.

"Semoga kamu bisa masuk ke babak selanjutnya," ujar Desy sebelum Siska melangkah ke luar ruangan audisi di Menara Bank Mega, Komplek TransTV, Jl Kapten P. Tendean, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tari Bali

Peserta kedua yang menampilkan aksinya di hadapan Desy dan Dian adalah Betari Ayu Almadania. Wanita 17 tahun itu memamerkan tari kontemporer Bali lengkap dengan kostumnya. Aksi Betari juga mendapat pujian juri. Paras manisnya mengundang komentar Desy yang mengatakan bahwa penampilanya hari ini maksimal.

Menyanyi Jazz

Satu lagi peserta yang unjuk bakat menyanyi adalah Prillia Aufa. Wanita yang sudah suka menyanyi sejak kecil itu menunjukkan kemampuannya dalam bernyanyi jazz. Melihat kemampuan Prillia, Desy memuji sekaligus mengritiknya.

"Kalau secara feel sudah bagus, kamu senyum terus, tapi kalau nyanyinya masih sedikit goyang," komentar Desy.

Pantomim

Bagaimana dengan aksi pantomim peserta? Dia adalah Isro yang merupakan salah satu peserta dengan keterbatasan dalam mendengar. Isro menampilkan bakatnya dalam berpantomim ditemani oleh 'penerjemahnya'. Ketika ditanya motivasi, ia mengatakan bahwa tujuannya ikut Sunsilk Hijab Hunt 2016 karena ingin memberikan kepada motivasi kepada teman-temannya yang memiliki nasib serupa agar terus percaya diri.

Tari Tradisional

Siti Hajar Riska memamerkan kepiawaiannya dalam menari tradisional khas Sunda, Rampak Kendang. Ia tampil maksimal menggunakan kostum tari disertai menabuh gendang. Riska menari dengan ekspresif menggunakan kebaya dan celana longgar sambil menabuh gendang di hadapannya. Ia pun mencampur gerakannya dengan tarian modern.

Riska bercerita bahwa ia memang baru berhijab tahun ini. Sebelumnya ia berprofesi sebagai penari. Namun setelah memutuskan berhijab, Riska berhenti dan beralih ke tari tradisional. Dian memberikan masukan agar Riska mengganti busananya yang lebih longgar, tidak dengan kebaya. (aln/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads