Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2016

Kebahagiaan Adinda Putri Mendapatkan Golden Ticket Sunsilk Hijab Hunt 2016

Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 07 Apr 2016 08:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Kiki Oktaviani
Jakarta - Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016 Bandung telah usai digelar. Sebelumnya, ajang pencarian ikon muslimah berbakat itu telah melakukan audisi di kota Medan, Aceh dan Lombok. Pada tiga kota sebelumnya, juri masih menyimpan dan enggan mengeluarkan golden ticket untuk peserta. Tapi berbeda dengan kota Bandung. Kedua juri yaitu Dian Pelangi dan Dhini Aminarti menganggap bakat muslimah di Bandung lebih beragam.

"Dari Sunsilk Hijab Hunt tahun lalu banyak bakat unik dan cenderung beragam di Bandung," kata Dian di lokasi audisi Sunsilk Hijab Hunt Bandung di Grha Sanusi, Universitas Padjajaran, Dipatiukur, Rabu (6/4/2016) malam.

Akhirnya satu golden ticket pertama keluar. Dian dan Dhini setuju untuk memberikan tiket emas tersebut untuk Adinda Meita Putri. Dinda, sapaan akrabnya bisa langsung menjadi finalis tanpa harus melewati babak voting online.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentu saja pengumuman golden ticket tersebut membuat gadis dengan akat bernyanyi dengan gerakan bahasa isyarat itu sangat bahagia. Dinda tak percaya jika ia bisa lolos tahap audisi bahkan langsung menjadi finalis.

"Seneng banget. Sampai saat ini masih nggak nyangka. Kayak mimpi," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Mahasiswi Universita Pendidikan Indonesia Bandung jurusan pendidikan luar biasa itu memang memiliki ketertarikan untuk mengenal lebih jauh dengan bahasa isyarat sejak dulu. Menjadi pengajar dan bisa mengembangkan bakat orang-orang yang tidak bisa mendengar, menjadi cara Dinda untuk berbagi dengan sesama

"Saya menyadari, saya bukan muslimah yang sangat baik. Mungkin dengan cara ini saya biaa mencari surga," kata gadis 20 tahun itu.

Dinda bercerita ia suka bernyanyi dengan bahasa isyarat pada awalnya agar bisa lancar menggunakan bahasa isyarat. Hobi itu pun jadi terus berlanjut.

"Menghapal bahasa isyarat itu tidak gampang. Jadi aku hafalin bahasa isyarat lewat lagu biar cepat hafal," ujar Dinda.

Dinda merasa lega bisa langsung lolos ke babak final. Mojang yang juga berprofesi sebagai model itu mendoakan rekan-rekannya sesama peserta agar tetap semangat.

"Teman-teman yang nggak mendapatkan golden ticket tetap semangat berjuang. Jangan lupa berdoa dan persiapkan mental," ucap Dinda.

(kik/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads