Sunsilk Hijab Hunt 2016
Anita Mae, Hijabers Cantik yang Jadi Host di Audisi Sunsilk Hijab Hunt Lombok
Arina Yulistara - wolipop
Minggu, 03 Apr 2016 10:18 WIB
Jakarta
-
Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016 tahap pertama yang berlangsung di Kenanga Grand Ballroom, Hotel Grand Legi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah selesai. Para peserta telah menunjukkan bakat terbaik mereka. Acara penyeleksian Sunsilk Hijab Hunt 2016 hari ini, Sabtu (2/4/2016) dipimpin oleh dua host asal Lombok yakni Bimo dan Anita Mae.
Paras cantik Anita tampak mencuri perhatian dalam balutan hijab bernuansa hijau. Ia tampil feminin mengenakan busana yang memiliki sentuhan tenun Lombok, NTB. Mantan presenter Trans7 One Stop Football ini mengatakan senang bisa dipercaya membawakan acara Sunsilk Hijab Hunt 2016.
Setelah mengikuti rangkaian audisinya seharian, wanita 29 tahun ini menilai kalau seluruh hijabers Mataram memiliki ragam bakat menarik. Sayangnya beberapa dari mereka masih kurang persiapan sehingga kurang maksimal di depan juri.
"Bakatnya bagus-bagus apalagi Lombok ini terkenal sebagai provinsi seribu masjid jadi punya pondasi agama yang kuat di sini, cuma beberapa persiapannya masih kurang tapi beberapa juga ada yang siap banget," papar Anita saat berbincang dengan Wolipop di Kenanga Grand Ballroom, Hotel Grand Legi, Sabtu (2/4/2016).
Hal serupa juga diungkapkan oleh rekannya Bimo. Ia mengatakan bahwa para hijabers Mataram memiliki bakat yang bagus. Sayangnya memang kurang maksimal. Ia berharap peserta yang lolos audisi bisa tampil lebih total saat menjadi perwakilan Lombok untuk Sunsilk Hijab Hunt 2016.
"Saya harap teman-teman di sini bisa lebih maksimal apalagi yang wakilin Lombok nanti," ujarnya.
(aln/kik)
Paras cantik Anita tampak mencuri perhatian dalam balutan hijab bernuansa hijau. Ia tampil feminin mengenakan busana yang memiliki sentuhan tenun Lombok, NTB. Mantan presenter Trans7 One Stop Football ini mengatakan senang bisa dipercaya membawakan acara Sunsilk Hijab Hunt 2016.
Setelah mengikuti rangkaian audisinya seharian, wanita 29 tahun ini menilai kalau seluruh hijabers Mataram memiliki ragam bakat menarik. Sayangnya beberapa dari mereka masih kurang persiapan sehingga kurang maksimal di depan juri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa juga diungkapkan oleh rekannya Bimo. Ia mengatakan bahwa para hijabers Mataram memiliki bakat yang bagus. Sayangnya memang kurang maksimal. Ia berharap peserta yang lolos audisi bisa tampil lebih total saat menjadi perwakilan Lombok untuk Sunsilk Hijab Hunt 2016.
"Saya harap teman-teman di sini bisa lebih maksimal apalagi yang wakilin Lombok nanti," ujarnya.
(aln/kik)










































