Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ini yang Buat Dian Pelangi Selalu Rindu untuk Pergi Umrah

Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 30 Des 2015 10:24 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Instagram Dian Pelangi
Jakarta - Banyak wanita muda yang telah pergi umrah untuk meningkatkan amal ibadah mereka, salah satunya Dian Pelangi. Desainer muda dan sukses berusia 24 tahun itu mengaku sudah empat kali pergi umrah. Pertama ia menginjakkan kaki ke Tanah Suci ketika masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) bersama kedua orangtuanya.

Perjalanan yang kedua setelah perancang lulusan sekolah mode ESMOD Jakarta itu menikah dengan Tito Haris di 2011 lalu. Dan untuk umrah yang ketiga dan keempat dilakukannya bersama rombongan jamaah dari Indonesia. Sudah empat kali pergi umrah, ada satu tempat yang selalu dirindukan Dian, di mana itu?

Tempat yang dirindukan Dian saat pergi umrah adalah Raudhah. Raudhah dalam bahasa Indonesia berarti taman atau dikenal dengan sebutan Taman Surga. Raudhah terletak di dalam komplek Masjid Nabawi, Madinah. Letaknya bersebelahan dengan makam Nabi Muhammad SAW. Kabarnya bila melakukan ibadah dan berdoa di Raudhah maka doa bisa cepat dikabulkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap pergi umrah, Dian mengatakan selalu berusaha meluangkan waktu untuk bisa memanjatkan doa di Raudhah. Meskipun selalu dipenuhi jamaah, tapi ia tetap berusaha untuk bisa melakukan ibadah di area tersebut walau hanya sebentar.

"Pastinya di Raudhah, tempat makamnya Nabi Muhammad, walaupun susah banget masuknya karena selalu ramai. Terus kalau buat perempuan cuma sebentar waktunya karena hanya dibuka dijam-jam tertentu. Setiap umrah pengen ke sana lagi, ke sana lagi," tutur Dian saat dihubungi Wolipop beberapa waktu lalu.

Selain itu, wanita berdarah Palembang ini juga merindukan makanan Arab seperti ayam goreng cepat saji Al Baik. Ayam Al Baik merupakan salah satu makanan cepat saji yang terkenal di Arab. Menurutnya rasa ayam tepung Al Baik lebih lezat dari ayam cepat saji lainnya. Di samping makanan Arab, Dian juga tetap menyempatkan diri ke restoran Indonesia.

Makanan Indonesia yang dijual di Arab dan menjadi favorit Dian adalah Bakso Si-Doel. "Kalau di Mekkah biasanya aku suka makan Bakso Si-Doel, ada orang Indonesia juga di sana, kalau sama jamaah seringnya makan di restoran Indonesia," kenangnya kemudian. (aln/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads