Gelar Kampanye Berhijab, Wanita India Berikan Bunga Mawar dan Scarf
Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 19 Nov 2015 16:06 WIB
Jakarta
-
Bunga mawar sering diidentikkan sebagai lambang cinta. Tak hanya untuk merayu kekasih, bunga ini juga dijadikan untuk kampanye bagi hijabers. Di kawasan Kashmir, India, salah satu komunitas muslim terkenal menggelar kampanye berhijab dengan memanfaatkan bunga mawar sebagai lambang cinta.
Komunitas dengan nama International Muslim Unity Council (IMUC) itu mengajak muslimah lainnya untuk berhijab. Kampanye dimulai dari berbagai kampus yang populer di negara tersebut. Beberapa anggota IMUC memulai kampanye mereka dengan menunggu para mahasiswi di depan gerbang kampus Government Women's College, Thiruvananthapuram, India.
Para wanita dengan cadar dan busana serba hitam yang merupakan anggota IMUC itu memberikan satu tangkai mawar dan jilbab untuk setiap mahasiswi yang keluar dari gerbang depan kampus. "Dari pukul 13.00 sampai 14.30, para anggota menawarkan mawar, syal, dan pamflet agama kepada mahasiswi yang keluar dari perguruan tinggi," papar Syed Javid Abbas selaku Sekjen dari IMUC.
Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik
Abbas mengatakan, kampanye sudah pernah dilakukan di beberapa kampus seperti Jawaharlal Nehru University, New Delhi, Aligarh Muslim University, dan Hyderabad University. Dengan kampanye berhijab ini, Abbas berharap pesan kedamaian dari mereka bisa tersampaikan.
"Kami menggunakan cara yang halus untuk menempatkan seluruh pesan kita. Di negara Barat masih banyak yang mencoba menghalangi wanita muslim untuk berhijab karena dianggap negatif," tambah Abbas.
Abbas berharap dengan simbol bunga mawar maka bisa meningkatkan rasa kecintaan muslimah terhadap jilbab. Mereka ingin memberikan pengalaman wanita yang belum pernah menggunakan jilbab agar bisa merasakannya sekarang.
(aln/hst)
Komunitas dengan nama International Muslim Unity Council (IMUC) itu mengajak muslimah lainnya untuk berhijab. Kampanye dimulai dari berbagai kampus yang populer di negara tersebut. Beberapa anggota IMUC memulai kampanye mereka dengan menunggu para mahasiswi di depan gerbang kampus Government Women's College, Thiruvananthapuram, India.
Para wanita dengan cadar dan busana serba hitam yang merupakan anggota IMUC itu memberikan satu tangkai mawar dan jilbab untuk setiap mahasiswi yang keluar dari gerbang depan kampus. "Dari pukul 13.00 sampai 14.30, para anggota menawarkan mawar, syal, dan pamflet agama kepada mahasiswi yang keluar dari perguruan tinggi," papar Syed Javid Abbas selaku Sekjen dari IMUC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abbas mengatakan, kampanye sudah pernah dilakukan di beberapa kampus seperti Jawaharlal Nehru University, New Delhi, Aligarh Muslim University, dan Hyderabad University. Dengan kampanye berhijab ini, Abbas berharap pesan kedamaian dari mereka bisa tersampaikan.
"Kami menggunakan cara yang halus untuk menempatkan seluruh pesan kita. Di negara Barat masih banyak yang mencoba menghalangi wanita muslim untuk berhijab karena dianggap negatif," tambah Abbas.
Abbas berharap dengan simbol bunga mawar maka bisa meningkatkan rasa kecintaan muslimah terhadap jilbab. Mereka ingin memberikan pengalaman wanita yang belum pernah menggunakan jilbab agar bisa merasakannya sekarang.
(aln/hst)











































