Ini Harapan Dian Pelangi Setelah Masuk Daftar Desainer Berpengaruh di Dunia
Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 23 Sep 2015 19:24 WIB
Jakarta
-
Desainer sukses Dian Pelangi tidak hanya populer di Indonesia tapi juga dunia. Bahkan ia masuk ke dalam daftar 500 pelaku fashion paling berpengaruh di dunia versi majalah fashion Business of Fashion (BoF). Ia dijajarkan dengan ikon mode ternama lain seperti Kanye West, Kevin Systrom, G-Dragon, Kendal Jenner, hingga Olivier Rousteing, tentu menjadi suatu kebanggaan bagi Dian.
Dian mengaku terkejut dan sangat Bangga. Sebagai bentuk rasa bahagianya, ia akan menggelar syukuran untuk merayakan terpilihnya Dian dalam daftar yang dirilis setiap tahun oleh majalah international yang bermarkas di London, Inggris, itu.
Dian mengatakan ia sangat senang karena menjadi satu-satunya pelaku fashion Indonesia yang masuk daftar 500 tokoh fashion berpengaruh dunia untuk 2015. Yang paling membuatnya semakin bangga tak hanya masuk ke dalam daftar tapi juga karena ilustrasi wajahnya dimuat untuk sampul BoF edisi spesial 2015.
"Aku ingin gelar syukuran juga mungkin minggu depan, ingin mengundang orang-orang yang sudah dukung aku seperti desainer fashion juga, aku ingin notice kalau fashion muslim Indonesia tingkat levelnya nggak hanya di sekitar Asia saja tapi juga dunia. Ini benar-benar sudah mission complete aku untuk 2015," papar Dian saat diwawancarai Wolipop melalui telepon, Rabu (23/9/2015).
Dian mengatakan sudah cukup puas dengan apa yang telah dicapainya di 2015. Untuk ke depannya, wanita berdarah Palembang itu mempunyai impian membangun sekolah mode. Namun hal tersebut masih rencana jangka panjang. Sebagai langkah awal, ia memulainya dengan membuat workshop yang terkait dengan fashion.
Dian juga memiliki cita-cita untuk mengedukasi banyak orang secara cuma-cuma terutama bagi yang tidak mempunyai biaya sekolah fashion agar bisa lebih kreatif dan nantinya dapat menjadi penggerak ekonomi Indonesia. Ia juga ingin memberikan pembelajaran kepada para pengrajin di daerah agar bisa lebih maju dan populer.
"Aku ingin lebih mengedukasi orang-orang yang nggak mampu belajar fashion karena terpentok biaya, para pengrajin juga, jadi nggak cuma desainernya saja yang happening tapi para pengrajinnya juga. Aku ingin membuat kegiatan sosialnya kayak pergi ke desa-desa memberikan pembelajaran di sana. Harapanku bisa menghidupi rasa cinta orang daerah terhadap fashion Indonesia," tambah wanita lulusan sekolah mode ESMOD Jakarta itu.
Rencananya, putri pasangan Ir. Djamaloedin dan Hernani ini baru menjalankan misi sosialnya tersebut di 2016. Ia berharap langkahnya nanti bisa diapresiasi dengan baik oleh masyarakat Indonesia.
Dian menjadi orang kedua dari Indonesia yang berhasil masuk daftar tersebut. Tahun lalu, pelopor Jakarta Fashion Week, Svida Alisjahbana, yang berhasil menjadi orang Indonesia pertama dalam pemilihan ini.
(aln/kik)
Dian mengaku terkejut dan sangat Bangga. Sebagai bentuk rasa bahagianya, ia akan menggelar syukuran untuk merayakan terpilihnya Dian dalam daftar yang dirilis setiap tahun oleh majalah international yang bermarkas di London, Inggris, itu.
Dian mengatakan ia sangat senang karena menjadi satu-satunya pelaku fashion Indonesia yang masuk daftar 500 tokoh fashion berpengaruh dunia untuk 2015. Yang paling membuatnya semakin bangga tak hanya masuk ke dalam daftar tapi juga karena ilustrasi wajahnya dimuat untuk sampul BoF edisi spesial 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dian mengatakan sudah cukup puas dengan apa yang telah dicapainya di 2015. Untuk ke depannya, wanita berdarah Palembang itu mempunyai impian membangun sekolah mode. Namun hal tersebut masih rencana jangka panjang. Sebagai langkah awal, ia memulainya dengan membuat workshop yang terkait dengan fashion.
Dian juga memiliki cita-cita untuk mengedukasi banyak orang secara cuma-cuma terutama bagi yang tidak mempunyai biaya sekolah fashion agar bisa lebih kreatif dan nantinya dapat menjadi penggerak ekonomi Indonesia. Ia juga ingin memberikan pembelajaran kepada para pengrajin di daerah agar bisa lebih maju dan populer.
"Aku ingin lebih mengedukasi orang-orang yang nggak mampu belajar fashion karena terpentok biaya, para pengrajin juga, jadi nggak cuma desainernya saja yang happening tapi para pengrajinnya juga. Aku ingin membuat kegiatan sosialnya kayak pergi ke desa-desa memberikan pembelajaran di sana. Harapanku bisa menghidupi rasa cinta orang daerah terhadap fashion Indonesia," tambah wanita lulusan sekolah mode ESMOD Jakarta itu.
Rencananya, putri pasangan Ir. Djamaloedin dan Hernani ini baru menjalankan misi sosialnya tersebut di 2016. Ia berharap langkahnya nanti bisa diapresiasi dengan baik oleh masyarakat Indonesia.
Dian menjadi orang kedua dari Indonesia yang berhasil masuk daftar tersebut. Tahun lalu, pelopor Jakarta Fashion Week, Svida Alisjahbana, yang berhasil menjadi orang Indonesia pertama dalam pemilihan ini.
(aln/kik)
Makanan & Minuman
Stok di Freezer Wajib Ada! Fish Roll & Bakso Ikan Ini Bikin Masak Cepat Jadi Super Nikmat
Pakaian Wanita
Dompet Leopard Wanita Selusa, Statement Fashion yang Tetap Fungsional
Hobbies & Activities
Cari Produk Travel-Friendly dan Nyaman? 3 Pilihan TRUU Ini Layak Dicoba
Makanan & Minuman
Tak Perlu Ribet, Ini Ide Minuman Segar untuk Sajian Lebaran
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Buttonscarves Rilis Koleksi Lebaran 2026, Eksplorasi Budaya Mesir dan Maroko
Baju Lebaran 2026
Rekomendasi Tunik Lebaran 2026: Pilihan Brand Lokal Terbaik Mulai Rp 100 Ribu
8 Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid
Baju Lebaran 2026
7 Inspirasi Baju Tunik Lebaran 2026 yang Kece dan Modis
Baju Lebaran 2026
Baju Lebaran Diskon 50% di GlamLocal Ramadan Grand Metropolitan Mall Bekasi
Most Popular
1
Foto: Daftar Worst Dressed Oscars 2026, Ada yang Disebut Mirip Baju Pemakaman
2
Gaya Berisiko Gwyneth Paltrow di Oscar, Pakai Gaun 'Berbelahan' Super Tinggi
3
Lokasi Kamar Tidur Pangeran William & Kate Middleton Dinilai Tak Biasa
4
Transformasi Han Ga In Coba Makeup Wanghong, Paras Cantiknya Viral Bak AI
5
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
MOST COMMENTED











































