Alasan Desainer Pekerjakan Model Berhijab Saat Fashion Show
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 10 Jul 2015 17:44 WIB
Jakarta
-
Munculnya model-model berhijab di Indonesia mendorong para pelaku industri fashion membentuk agensi model yang menaungi para model tersebut. Berkat agensi-agensi inilah, mereka mendapat kesempatan untuk membawakan rancangan dari para desainer ternama, salah satunya perancang busana muslim kondang Irna Mutiara.
Irna merupakan salah satu desainer yang kerap menggunakan jasa model berhijab untuk membawakan rancangannya di atas catwalk. Menurutnya, dengan berkembangnya busana muslim yang begitu pesat secara langsung akan memicu kebutuhan model berhijab.
Selain itu, ia dan teman-temannya sesama desainer juga ingin membantu para model berhijab agar bisa mengekspresikan dirinya. "Saya dan teman-teman menggunakan model berhijab untuk membantu mengembangkan potensi mereka. Model berhijab biasanya sudah paham apa yang desainer inginkan saat fashion show," tutur Irna saat dihubungi Wolipop, Jumat, (10/7/2015).
Pemilik label Irna La Perle ini berpendapat, sebenarnya seorang model profesional, baik yang tidak berhijab maupun berhijab bisa menggunakan rancangannya pada saat peragaan busana. Akan tetapi, model yang sudah berhijab biasanya akan lebih mengerti tentang kebutuhan desainer saat melakukan fashion show.
Misalnya, saat desainer meminta untuk bergaya syar'i, mereka sudah mengerti dan tahu apa yang dipersiapkan. Contohnya, manset atau dalaman busana agar tidak menerawang, celana legging, dan dalaman atau inner hijab agar lebih mudah mengkreasikan hijab tanpa harus memperlihatkan rambut.
Satu hal yang membuat desainer asal Bandung ini menyenangi menggunakan jasa model berhijab yaitu pada saat fashion show berlangsung, para model muslimah akan berganti baju di ruangan khusus yang lebih tertutup. Hal itu dirasa lebih aman karena tidak dilihat oleh lawan jenis.
Desainer 45 tahun ini juga melihat perbedaan yang paling mencolok antara model pada umumnya dan model berhijab, yakni dari cara berpakaiannya. "Ketika sebelum atau sesudah acara, model-model pada umumnya mungkin berpakaian yang agak terbuka, misalnya memakai celana pendek atau baju yang backless. Saya pribadi agak kurang berkenan melihatnya," lanjutnya lagi.
Sedangkan model berhijab yang sudah terbiasa menggunakan hijab sehari-hari, menurut Irna lebih sopan dalam berpakaian. Mereka menghormati acara yang digelar dengan memakai busana yang menyesuaikan.
(int/eny)
Irna merupakan salah satu desainer yang kerap menggunakan jasa model berhijab untuk membawakan rancangannya di atas catwalk. Menurutnya, dengan berkembangnya busana muslim yang begitu pesat secara langsung akan memicu kebutuhan model berhijab.
Selain itu, ia dan teman-temannya sesama desainer juga ingin membantu para model berhijab agar bisa mengekspresikan dirinya. "Saya dan teman-teman menggunakan model berhijab untuk membantu mengembangkan potensi mereka. Model berhijab biasanya sudah paham apa yang desainer inginkan saat fashion show," tutur Irna saat dihubungi Wolipop, Jumat, (10/7/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya, saat desainer meminta untuk bergaya syar'i, mereka sudah mengerti dan tahu apa yang dipersiapkan. Contohnya, manset atau dalaman busana agar tidak menerawang, celana legging, dan dalaman atau inner hijab agar lebih mudah mengkreasikan hijab tanpa harus memperlihatkan rambut.
Satu hal yang membuat desainer asal Bandung ini menyenangi menggunakan jasa model berhijab yaitu pada saat fashion show berlangsung, para model muslimah akan berganti baju di ruangan khusus yang lebih tertutup. Hal itu dirasa lebih aman karena tidak dilihat oleh lawan jenis.
Desainer 45 tahun ini juga melihat perbedaan yang paling mencolok antara model pada umumnya dan model berhijab, yakni dari cara berpakaiannya. "Ketika sebelum atau sesudah acara, model-model pada umumnya mungkin berpakaian yang agak terbuka, misalnya memakai celana pendek atau baju yang backless. Saya pribadi agak kurang berkenan melihatnya," lanjutnya lagi.
Sedangkan model berhijab yang sudah terbiasa menggunakan hijab sehari-hari, menurut Irna lebih sopan dalam berpakaian. Mereka menghormati acara yang digelar dengan memakai busana yang menyesuaikan.
(int/eny)
Pakaian Pria
Investment Piece Under 500K! Rekomendasi Ikat Pinggang Pria yang Bikin Celana Lebih Rapi & Proporsional
Kesehatan
Sering Mobilisasi & Terpapar Polusi? Ini Pilihan Masker Medis yang Nyaman Dipakai Sehari-Hari!
Pakaian Pria
Lebih Suka Pakai Jam Digital? Ini Rekomendasi Jam Digital yang Utamakan Fungsi +Bonus Tampilan Keren
Pakaian Pria
Cari Jam Automatic yang Kepakai Terus? Parlent Gallant Vortex 42MM Bisa Jadi Pilihan!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Most Popular
1
5 Drama Korea Romantis CEO Tampan Terbaru yang Bikin Baper
2
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
3
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
4
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
5
Ramalan Zodiak Cinta 10 Januari: Pisces Lebih Tegas, Libra Singkirkan Ego
MOST COMMENTED











































