Liputan Khusus Model Muslimah
Cerita Lydia Septiani, Pendiri Agensi Khusus Model Muslimah
Berprofesi sebagai seorang model sudah ditekuni Lydia Septiani sejak 1998 silam. Di usianya yang masih 14 tahun, ia terpilih sebagai salah satu model sampul sebuah majalah. Kariernya terus menanjak naik seiring dengan banyaknya berbagai tawaran fashion show dan pemotretan majalah.
Hingga akhirnya di tahun 2010, wanita yang akrab disapa Lydia ini mulai mantap mengenakan hijab. Sempat hinggap perasaan was-was apakah dirinya masih bisa menjalani profesinya sebagai seorang model setelah mengenakan hijab, namun tak disangka kariernya justru semakin berkembang.
Banyak para desainer kondang seperti Irna Mutiara, Hannie Hananto, Najua Yanti, Itang Yunasz, dan Monika Jufry yang menggunakan jasanya untuk membawakan koleksi rancangan mereka, entah itu untuk fashion show atau sekadar pemotretan majalah. Wanita lulusan ekonomi Universitas Atma Jaya Jakarta itu juga pernah berjalan di atas catwalk pada acara Indonesia Fashion Week dan Jakarta Fashion Week.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar bulan Ramadan, dirinya sering diminta untuk menjadi model dari desainer yang mengeluarkan koleksi di waktu-waktu tertentu. Selain itu, ia juga kerap menjalani pemotretan untuk katalog busana terbaru dari para desainer.
17 tahun berkarier sebagai model, wanita yang hobi travelling ini merasa tidak gampang menjadi model berhijab yang baru ditekuninya sejak lima tahun lalu. Ia kerap kali dipandang sebelah mata oleh para pelaku-pelaku industri fashion.
"Aku sering mendengar perkataan, 'ah, model hijab apaan sih', jadi seperti meremehkan. Banyak juga model hijab yang jam terbangnya belum banyak, begitu dipandang sebelah mata seperti itu mental mereka langsung drop," ceritanya lagi.
Namun menjadi model berhijab tak selamanya diliputi perasaan tidak menyenangkan. Ibu satu anak ini berpendapat, salah satu cara untuk menyiarkan Islam bisa melalui dunia fashion dengan menggunakan busana muslim yang sederhana namun tetap indah dilihat.
Lydia berpendapat, menjadi model berhijab tidak perlu takut. Selagi masih bisa berkarya, pekerjaan justru akan datang dengan sendirinya. Terlebih lagi jika busana yang dipakai saat fashion show bisa mempengaruhi orang untuk berbusana yang sesuai dengan kaidah yang telah ditentukan.
Di 2010 pula ia bersama kelima temannya yang juga berkecimpung di dunia modeling; Lulu Elhasbu, Ashfi Qamara, Witha Fitra, Dian Ayu, dan Firda Khalisa membentuk agensi model muslimah bernama Zaura Models Management. Agensi ini menaungi setidaknya 15 model berhijab yang berusia mulai dari 17 tahun.
Dengan adanya agensi model muslimah ini, Lydia berharap bahwa para wanita berhijab yang memiliki bakat di bidang modeling tidak takut untuk menunjukkan kemampuannya. "Nggak perlu takut, tunjukkan bahwa model berhijab juga bisa berprestasi. Yang penting kita harus berusaha dan kuat mental," tutupnya.
(int/eny)
Makanan & Minuman
Ramadhan Hometronic Deals Blibli: Promo Produk Berbuka + Voucher Diskon
Home & Living
Lantai Bersih, Wangi dan Hemat dengan Sparkle MAXI Kemasan 4 Liter
Home & Living
Rekomendasi Hampers Lebaran Perlengkapan Rumah yang Estetik & Bisa Dipakai Sehari-hari
Fashion
Tas Serbaguna untuk Ngantor & Travel, Thule Subterra 2 26L Jawabannya!
Baju Lebaran 2026
Diskon 50% Mukena Lebaran di Rendezvous Modest Market AEON Tanjung Barat
Baju Lebaran 2026
Berburu Tren Baju Lebaran Warna Butter Yellow di Bazar Rendezvous AEON Mall
Baju Lebaran 2026
10 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 dari Brand Lokal, Modelnya Lagi Tren!
Rendezvous Modest Market x BSN, Bazar Lebaran dengan Diskon hingga 70%
Baju Lebaran 2026
Beli Sarimbit Lebaran di Bazar Rendezvous AEON Tanjung Barat, Diskon 70%
Arti Warna Biru yang Jadi 'Seragam' di Pemakaman Vidi Aldiano
Most Pop: Yerin Ha 7 Jam Syuting Adegan Panas 'Bridgerton', Ini Dampaknya
Sinopsis Master Z: The Ip Man Legacy di Bioskop Trans TV Hari Ini
Penampilan Sandara Park Usai Dituduh Pakai Narkoba dan Unfollow Park Bom











































