ADVERTISEMENT

Ini Ars-Vita, Insinyur Berhijab dari RI yang Kerja di Perusahaan Elon Musk

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 29 Apr 2022 04:00 WIB
Foto Ars-Vita. Foto: Dok. Instagram @arsvitaa. Foto Ars-Vita. Foto: Dok. Instagram @arsvitaa.
Los Angeles -

Raihlah cita-citamu setinggi langit, itulah ungkapan yang cocok untuk Ars-Vita Alamsyah. Wanita berhijab asal Indonesia ini sudah sejak kecil bercita-cita berkiprah di dunia teknologi. Seperti apa kisah inspiratifnya?

Ars-Vita menyelesaikan kuliah S-2 di Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada 2021. Setelah meraih gelar master di kampus bergengsi tersebut, Vita bisa mencapai apa yang dicita-citakannya sejak kecil.

Kini Vita aktif bekerja di Space X, perusahaan aerospace di California, Amerika Serikat, milik orang terkaya dunia Elon Musk. Kehadirannya merepresentasikan wanita Muslim di sektor industri yang umumnya digeluti oleh pria.

Vita mengaku bekerja di Space X, bukan target awalnya. "Sejujurnya sama sekali tidak. Itu bukan target saya awalnya. Tapi tentunya keren bisa jadi bagian di sini," ungkap Vita ketika diwawancara oleh VOA Indonesia.

Kisah Ars-Vita Alamsyah yang bekerja di Space X, perusahaan aerospace di California, sebagai Supply Chain Reliability Engineer.Foto Vita masa kecil dan kakeknya. Foto: Youtube VOA Indonesia.

Vita sudah sejak kecil ingin bekerja di dunia teknologi karena terinpirasi oleh sang kakek yang terlebih dahulu menjadi insinyur. Ia lalu mengejar cita-citanya untuk menjadi insinyur mesin.

"Waktu kecil saya suka melihat bagaimana sesuatu dirakit dan dibuat. Saya amat terinspirasi oleh kakek saya yang seorang insinyur mesin," jelasnya.

Vita meraih gelar sarjananya dari University of Maryland, College Park, Amerika Serikat pada 2017. Vita sempat belajar mendalami dunia aerospace dan rantai pasokan global. Ia kemudian melanjutkan studi S-2 di MIT.

Ars-Vita, wanita berhijab asal Indonesia berhasil bekerja di Space X sebagai seorang Engineer.Foto Ars-Vita ketika lulus S-1 di University of Maryland, College Park, Amerika Serikat. Foto: Dok. Instagram @arsvitaa.

"Saya ingin menjadi bagian dari inovasi besar mencoba menyelesaikan masalah yang kompleks melihat perkembangan teknologi maju, itulah sebabnya saya ada di sini (Space X)," terangnya.

Meskipun semakin banyak wanita yang bekerja di industri aerospace atau pesawat terbang, namun ia mengakui industri yang ia geluti masih didominasi oleh kaum pria.

"Salah satu tantangan yang mungkin kita hadapi adalah untuk meyakinkan dan membuktikan bahwa kita mampu memberikan hasil. Jadi memiliki kepercayaan diri untuk memastikan pekerjaan kita setara dengan karyawan pria amatlah penting," tuturnya panjang lebar.

Vita akan menjelaskan pengalamannya menjadi insinyur pesawat terbang yang berhijab. Klik halaman berikutnya ya!

Selanjutnya
Halaman
1 2