Mengenal Rawdah Mohamed, Editor Berhijab Pertama di Vogue Skandinavia

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 10 Jun 2021 21:00 WIB
Rawdah Mohamed jadi editor fashion berhijab pertama di Vogue Skandinavia. Foto Rawdis Mohamed. Foto: Dok. Instagram @rawdis.
Jakarta -

Sosok Rawdah Mohamed mendadak jadi perhatian publik pada 5 April 2021, lewat aksi protesnya soal penggunaan hijab di Prancis. Kini ia didapuk sebagai editor Vogue Skandinavia yang akan segera diluncurkan.

Dilansir dari The Guardian, Rawdah akan menjadi editor fashion pertama yang mengenakan hijab di majalah Vogue. Di akun Instagramnya @rawdis, ia mengatakan jika Vogue telah menciptakan keberagaman.

"Vogue Skandinavia telah membawa masalah keragaman ke langkah berikutnya, yang berarti menciptakan lingkungan kerja. Dimana orang-orang dengan latar belakang yang berbeda sedang dihargai," kata Rawdah yang mempopulerkan hastag "HandsOffMyHijab" di media sosial.

Rawdah Mohamed jadi editor fashion berhijab pertama di Vogue Skandinavia.Rawdah Mohamed jadi editor fashion berhijab pertama di Vogue Skandinavia. Foto: Dok. Instagram @rawdis.

Wanita yang berdarah Somalia-Norwegia ini menyampaikan jika ia dapat berpartisipasi dan memberikan pengaruh dalam dunia mode dengan bergabung bersama Vogue. "Saya berharap menjadi kekuatan budaya dengan banyak pembelajaran, tumbuh dan menghadapi tantangan yang akan datang," tulis wanita yang kini tinggal di Prancis itu.

Rawdah yang dikenal karena gaya OOTD street style yang diunggah ke Instagramnya menambahkan dirinya percaya dengan keterlibatannya di Vogue akan memiliki efek pada komunitas muslim..

"Ini akan memiliki dampak besar bagi umat Islam dan saya melihat ini sebagai pencapaian kolektif untuk lebih memahami dunia mode," jelas Rawdah.

Rawdah yang memiliki lebih dari 138 ribu pengikut di Instagram itu mengatakan majalah Vogue telah mempekerjakan orang-orang dari etnis minoritas lainnya di posisi editorial.

"Saya tidak menganggap diri saya sebagai koreksi terhadap apa pun," sambung Rawdah. "Jika saya dapat membantu kemajuan industri secara keseluruhan dalam prosesnya maka itu adalah adendum luar biasa yang selalu saya advokasi," ungkapnya.

Vogue Skandinavia akan meluncurkan edisi pertamanya pada Agustus 2021. Majalah fashion tersebut akan diterbikan di negara-negara Skandinavia yaitu Denmark, Norwegia, Finlandia, Swedia dan Islandia. Majalah Vogue Skandinavia merilis edisi cetak enam kali dalam setahun. Sebagian besar konten mereka akan difokuskan secara digital.

Rawdah Mohamed jadi editor fashion berhijab pertama di Vogue Skandinavia.Rawdah Mohamed jadi editor fashion berhijab pertama di Vogue Skandinavia. Foto: Dok. Instagram @rawdis.

(gaf/gaf)