Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ternyata Kulit Ubi Kaya Nutrisi! Ini 3 Manfaat yang Sayang Dilewatkan

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 17 Okt 2026 18:30 WIB
...
baked sweet potato with yogurt sause. Top view. Copy space.
Foto: Getty Images/Anna_Shepulova
Jakarta -

Ubi jadi salah satu mananan favorit di Indonesia. Jenis umbi-umbian ini bisa diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari dipanggang, digoreng, hingga jadi campuran kolak.

Selain rasanya yang manis dan lezat, ubi juga mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, untuk mendapatkan manfaat yang lebih maksimal, sebaiknya ubi dikonsumsi bersama kulitnya.

Menurut ahli gizi Amy Shapiro, MS, RD, CDN, kulit ubi mengandung banyak serat dan sejumlah nutrisi penting. Berikut tiga alasan untuk tidak membuang kulit ubi jalar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Sumber Serat untuk Pencernaan

Salah satu manfaat utama ubi adalah kandungan seratnya. Menariknya, sebagian besar serat justru terdapat pada kulitnya.

"Ubi berukuran sedang mengandung sekitar lima gram serat. Sebagian besar terdapat pada kulitnya. Jadi, mengonsumsi ubi jalar utuh tanpa dikupas dapat membantu pencernaan, membuat kenyang lebih lama, dan menjaga kadar gula darah tetap stabil," jelas Amy, seperti dikutip dari Real Simple.

ADVERTISEMENT

2. Mengandung Antioksidan

Kulit ubi jalar juga kaya antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Senyawa ini berperan dalam melawan stres oksidatif, yaitu kondisi ketika jumlah radikal bebas melebihi kemampuan tubuh untuk menetralkannya.

"Kulit ubi kaya akan senyawa seperti asam klorogenat yang membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh," ujarnya.

Stres oksidatif berkaitan dengan peradangan dan peningkatan risiko penyakit kronis dalam jangka panjang. Oleh karena itu, asupan antioksidan dari makanan dapat membantu mendukung kesehatan tubuh.

3. Sumber Kalium untuk Menjaga Tekanan Darah

Ubi juga merupakan sumber kalium, mineral yang berperan dalam mengatur tekanan darah serta mendukung fungsi otot dan saraf. Menurut Amy, sebagian kalium pada ubi berada tepat di bawah kulit dan lapisan kulitnya.

"Sebagian besar kalium dalam ubi jalar, serta sejumlah kecil mineral lainnya, terdapat tepat di bawah dan di dalam kulitnya," jelasnya.

Mengupas kulit ubi jalar berisiko membuat sebagian nutrisi tersebut ikut terbuang.

Cara Aman Mengonsumsi Ubi Bersama Kulitnya

Kulit ubi cenderung aman dikonsumsi. Mengupasnya berarti membuang sebagian serat dan antioksidan yang terkandung di dalamnya.

Ubi perlu dicuci bersih sebelum dimasak. Karena tumbuh di dalam tanah, permukaannya bisa membawa kotoran dan bakteri. Gosok kulitnya di bawah air mengalir untuk membersihkannya, terutama jika membeli ubi yang ditanam secara konvensional atau non-organik.

Amy juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi ubi jalar yang sudah lunak, perubahan warna menjadi hijau, atau mulai bertunas. Ciri-ciri tersebut dapat menandakan kondisi ubi sudah tidak baik. Selama kondisinya masih baik dan kulit sudah dicuci hingga bersih, ubi jalar bisa dinikmati tanpa dikupas.

(hst/hst)
...
Hide Ads