Kisah Wanita yang Melahirkan Anak Kembar di Usia 52, Punya Trik Sendiri
Usia kerap dianggap sebagai batas terakhir untuk menjadi seorang ibu. Namun Laura Comfort membuktikan sebaliknya. Wanita asal Inggris ini sukses melahirkan anak kembar secara alami di usia 52 tahun, setelah bertahun-tahun mengalami kegagalan program bayi tabung (IVF) dan keguguran berulang.
Perjalanan Laura tidak mudah. Berkali-kali ia mengalami patah hati akibat program IVF yang gagal. Bahkan, saat usianya menginjak 40 tahun, ia sempat ditolak sejumlah klinik karena dianggap terlalu tua untuk menjalani prosedur tersebut. Meski lelah secara fisik dan mental, Laura mengaku ada dorongan kuat dalam dirinya yang membuatnya terus bertahan.
"Tetap ada suara kecil yang mengatakan saya belum selesai," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Titik balik terjadi ketika Laura akhirnya menemukan dokter yang bersedia menanganinya. Hasil pemeriksaan pun mengejutkan. Ia ternyata masih memiliki sel telur yang sehat dalam jumlah besar.
"Perawatnya terdiam saat melihat hasilnya. Ia berkata, 'Anda memiliki 20 sel telur yang masih sangat baik.' Wajahnya seperti bertanya bagaimana itu bisa terjadi," kenang Laura.
Laura Comfort Foto: dok. Instagram @laura_comfort |
Dalam podcast The Law of Attraction, Laura menyebut keberhasilannya tidak lepas dari praktik biohacking, serangkaian perubahan gaya hidup yang ia yakini mampu 'memutar kembali jam biologisnya' hampir 20 tahun. Tak lama setelah itu, Laura benar-benar melahirkan anak kembar di usia 50-an.
"Di titik itu saya sadar saya sedang melakukan sesuatu yang benar," katanya.
Kini, di usia 58 tahun, Laura telah menjadi ibu dari lima anak. Ia mengaitkan perubahan besar dalam hidupnya dengan biohacking yang berfokus pada metabolisme, keseimbangan hormon, energi, dan kesehatan sel tubuh.
Pengalamannya kini ia bagikan lewat 7-Day Peak Vitality Protocol, sebuah panduan tujuh hari yang diklaim dapat meningkatkan vitalitas tubuh. Laura juga mengembangkan pola makan yang menekankan kualitas nutrisi, bukan sekadar menghitung kalori.
"Protein, fitonutrien, dan lemak sehat adalah kunci keseimbangan hormon," tulisnya di Instagram.
Menurut Laura, kesehatan sel tidak hanya dipengaruhi makanan, tetapi juga mindset positif, olahraga, pembentukan otot, serta tidur yang cukup.
"Saya menciptakan sistem vitalitas harian yang membalikkan stres, memulihkan energi, dan mengkalibrasi ulang tubuh dari dalam ke luar," ungkapnya.
"Ini adalah reset yang benar-benar bekerja dan membuat Anda merasa lebih muda dalam waktu singkat," pungkas Laura.
(kik/kik)











































