ADVERTISEMENT

Ini Menu Diet Golongan Darah A, Kurangi Makan Seafood dan Steak

Arina Yulistara - wolipop Selasa, 19 Apr 2022 11:00 WIB
Sayur urap on wood background. Cooked vegetables with spiced grated coconut. Indonesian traditional food. Menu diet golongan darah A. Foto: Getty Images/iStockphoto/JokoHarismoyo

Jakarta -

Tahukah kamu kalau golongan darah memengaruhi menu makanan sehari-hari? Ternyata mengikuti menu diet golongan darah bisa menawarkan beberapa manfaat kesehatan, termasuk menurunkan berat badan. Bagaimana menu diet golongan darah A?

Memilih menu diet berdasarkan golongan darah telah didukung oleh para dokter, termasuk naturopath Peter J. D'Adamo. Namun belum terbukti secara pasti kalau menu diet golongan darah memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.

Berdasarkan American Journal of Clinical Nutrition, saat ini tidak ada bukti untuk memvalidasi manfaat kesehatan yang diakui dari menu diet golongan darah. Meski kurangnya bukti ilmiah, pelaku yang mengonsumsi menu diet golongan darah mengklaim dapat membantu mereka terhindari dari penyakit mematikan yang berasal dari makanan.

Bagaimana dengan menu diet golongan darah A? Simak menu diet golongan darah A baik positif maupun negatif, dilansir dari Medical News Today.

Fakta-fakta Kesehatan dan Diet Golongan Darah A

- Menu diet golongan darah A mungkin lebih cocok untuk diet vegetarian alami.
- Orang dengan golongan darah A telah terbukti memiliki kadar asam lambung lebih rendah daripada golongan darah lainnya sehingga diet berbasis daging mungkin tidak mudah dicerna seperti vegetarian.
- Orang dengan golongan darah A juga memiliki kecenderungan alami yang lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit lain, seperti kanker dan diabetes.

Menu Diet Golongan Darah A yang Direkomendasikan

Menu diet golongan darah A dirancang untuk memberikan manfaat paling banyak bagi mereka yang memiliki golongan darah A. D'Adamo berpendapat bahwa ketika darah bersentuhan dengan komponen makanan tertentu terjadi reaksi kimia, khususnya dengan protein yang disebut lektin.

Lektin merupakan protein yang ditemukan dalam makanan, diyakini memiliki efek langsung pada darah dan saluran pencernaan. Protein ini mengikat sel-sel di dalam tubuh sehingga bisa menyebabkan penggumpalan dan berpotensi mengalami gangguan hormonal. Gangguan ini memiliki efek yang sama pada tubuh sebagai zat asing.

(eny/eny)