Apa yang Dimaksud dengan Kepribadian Ganda? Begini Ciri-cirinya

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 15 Okt 2021 19:30 WIB
Foto ilustrasi wanita yang mengalami ghosting. Apa itu kepribadian ganda? Foto: Dok. Istock.
Jakarta -

Kepribadian ganda sering dibicarakan sebagai salah satu gangguan kejiwaan. Tapi tak banyak yang benar-benar tahu mengenai kondisi ini. Bukan hanya memiliki dua atau lebih kepribadian yang bertolak belakang, orang yang mengidap gangguan identitas disosiatif juga rentan mengalami depresi, bunuh diri juga menyakiti orang lain. Berikut ciri-ciri orang yang memiliki kepribadian ganda:

Arti Kepribadian Ganda

Kepribadian ganda adalah sebuah kondisi kesehatan mental di mana pengidapnya punya banyak kepribadian. Orang tersebut biasanya tidak bisa mengontrol atau tidak sadar bahwa mereka berperilaku demikian. Kepribadian yang ditunjukkan bisa sangat bertolak belakang bahkan memiliki identitas, sejarah, dan karakteristik masing-masing. Dikatakan jika wanita lebih sering mengidap kepribadian ganda daripada pria. Kondisi ini juga bisa diturunkan dari keluarga.

Penyebab Kepribadian Ganda

Kondisi mental yang sangat langka ini bisa disebabkan karena berbagai hal. Dilansir Celeveland Clini, kasus kepribadian ganda kebanyakan adalah hasil dari kekerasan fisik atau seksual ketika kecil. Gangguan identitas disosiatif juga dapat terjadi setelah mengalami bencana alam atau kejadian traumatis. Kondisi tersebut menjadi cara pengidap untuk melepaskan diri dari trauma.

Ciri-ciri Kepribadian Ganda

Punya beberapa gejala yang serupa, kepribadian ganda tidak sama dengan bipolar. Beberapa tanda-tanda yang sering ditemukan pada kasus kepribadian ganda antara lain:
- Berubah kepribadian yang biasanya dipicu karena emosi
- Sering mengalami kecemasan atau ketakutan
- Timbul halusinasi yang menyebabkan depresi
- Disorientasi atau tidak sadar akan berjalannya waktu
- Amnesiasi atau lupa dengan hal-hal yang terjadi bahkan identitas diri

Tes Kepribadian Ganda

Untuk mengetahui seseorang mengidap kepribadian ganda dibutuhkan bantuan dari pakar psikologi. Tesnya sendiri bisa dilakukan sejak diri karena gejala-gejalanya sering muncul pada anak usia lima hingga 10 tahun. Sayangnya tak jarang pada anak kondisi ini sering dikira kesulitan belajar atau bisa juga ADHD sehingga baru disadari saat dewasa.

Menghadapi Kepribadian Ganda

Orang dengan kepribadian ganda dapat melakukan terapi seperti hipnoterapi untuk meringankan kondisinya. Sedangkan orang-orang di sekitar pengidap diminta untuk memberi dukungan. Tak jarang melukai diri sendiri dan orang lain, orang yang menghadapi kepribadian ganda perlu mendapat perhatian.

(ami/ami)