Gejala Virus Corona Pada Manusia dan Cara Pencegahannya

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 03 Mar 2020 12:04 WIB
Banyaknya jumlah orang yang postif virus corona di Wuhan membuat sejumlah lokasi disulap jadi rumah sakit darurat. Yuk, lihat aktivitas para pasien di rs itu. Gejala Virus Corona Pada Manusia dan Cara Pencegaahannya / Foto: Chinatopix via AP Photo
Jakarta -

Virus Corona semakin menghebohkan kini sudah masuk ke Indonesia. Pada Senin (2/3/2020), Presiden Joko Widodo telah mengumumkan secara resmi perihal dua orang di Indonesia yang positif terjangkit virus Corona. Hal ini tentunya akan membuat kita semakin waspada dan berusaha semaksimal mungkin melindungi diri sendiri dan orang-orang tercinta dari wabah tersebut. Oleh karena itu agar lebih paham mengenai virus Corona yang banyak diperbincangkan, kamu perlu benar-benar mengetahui apa itu virus Corona dan gejala-gejala virus Corona pada manusia.

Apa Itu Virus Corona?

Seperti dikutip dari World Health Organization (WHO), Virus Corona berasal dari Coronaviruses (CoV) yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Sedangkan untuk Novel Coronavirus (nCoV) adalah jenis baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia.

Virus Corona merupakan zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia. Menurut penyelidikan yang telah dilakukan, SARS-CoV ditularkan dari kucing luwak atau yang lebih dikenal dengan musang ke manusia dan MERS-CoV dari unta ke manusia. Namun beberapa virus Corona juga dikenal beredar pada hewan-hewan yang sebelumnya belum pernah menginfeksi manusia.

Apa Gejala Virus Corona Pada Manusia?

Gejala virus Corona pada manusia mungkin awalnya terlihat seperti gejala-gejala yang dialami saat flu. Gejala-gejala virus Corona pada manusia secara umum adalah demam, batuk, sesak napas, dan kesulitan bernapas. Pada beberapa kasus yang lebih parah, infeksi tersebut dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, bahkan hingga kematian.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Chinese Center for Disease Control and Prevention, seseorang dikatakan berisiko terkena virus Corona jika orang tersebut merasakan gejala-gejala virus Corona pada manusia, seperti yang telah disebutkan di atas. Selain itu juga jika orang tersebut sebelumnya telah melakukan kontak dekat dengan orang lain yang telah menunjukkan gejala-gejala terjangkit virus Corona.

Penelitian tersebut juga mengatakan periode inkubasi virus, mulai dari pasien terinfeksi hingga dinyatakan positif terkena virus Corona adalah berkisar antara dua hingga 14 hari. Penelitian yang dilakukan pada 44 ribu lebih pasien di China ini juga mengungkapkan bahwa gejala virus Corona pada manusia lebih banyak menginfeksi orang-orang yang lanjut usia dengan masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya.

Seperti dikutip dari Business Insider Singapore, berdasarkan data dari Zhongnan Hospital of Wuhan University, berikut ini gejala virus Corona pada manusia hari demi hari:

Hari 1: Pasien mengalami gejala virus Corona berupa demam. Pasien mungkin juga mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian kecil dari orang-orang tersebut mungkin juga mengalami diare atau mual selama satu hingga dua hari sebelumnya.

Hari 5: Pasien mengalami gejala virus Corona berupa kesulitan bernapas, terutama untuk pasien yang lanjut usia atau sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit.

Hari 7: Pasien mengalami gejala virus Corona berupa kondisi yang semakin memburuk, sebelum akhirnya pasien dilarikan ke rumah sakit.

Hari 8: Pada titik ini, pasien dengan kasus yang parah (15 persen, menurut CDC China) akan mengalami gejala virus Corona berupa gangguan pernapasan akut (Acute Respiratory Distress Syndrome atau ARDS), penyakit yang terjadi ketika cairan terkumpul di paru-paru. ARDS ini sering kali berakibat fatal.

Hari 10: Jika pasien memiliki gejala yang memburuk, ini adalah waktu dalam perkembangan penyakit ketika mereka kemungkinan besar harus dirawat di ICU. Pasien-pasien ini mungkin lebih sering mengalami sakit perut dan kehilangan nafsu makan daripada pasien dengan kasus yang lebih ringan. Namun hanya sebagian kecil yang meninggal: Tingkat kematian karena virus Corona saat ini hanya berkisar sekitar 2%.

Hari 17: Rata-rata orang yang sudah sembuh dari gejala-gejala virus Corona akan diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah 2,5 minggu.

Itulah beberapa gejala-gejala virus Corona pada manusia yang perlu kamu tahu. Setelah mengetahui gejala vrus Corona pada manusia, kamu juga perlu tahu bagaimana cara pencegahannya.

Bagaimana Cara Pencegahan Virus Corona?

Cara pencegahan agar terhindar dari gejala-gejala virus Corona pada manusia yang paling utama adalah dengan menjaga kesehatan. Seperti dikutip dari WHO, rekomendasi dasar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah dengan mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun, menutupi mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, dan memasak daging dan telur hingga matang. Selain itu, hindari kontak langsung dengan siapapun yang menunjukkan gejala virus Corona, seperti sesak napas, batuk, dan bersin.

Demikianlah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai virus Corona. Semoga dengan lebih memahami dan mengetahui gejala virus Corona pada manusia serta cara pencegahannya, kita semua bisa terhindar dari bahaya penyebaran dan infeksi virus.



Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)