Waspada Virus Corona, Masker Bra yang Dikira Lelucon Ternyata Benar Ada

Eny Kartikawati - wolipop Jumat, 31 Jan 2020 17:05 WIB
masker bra Masker bra yang bisa jadi masker penangkal virus termasuk Corona. Foto: Reuters
Jakarta -

Seiring dengan hebohnya virus Corona, beberapa waktu lalu sempat viral potret seorang pria memakai bra sebagai masker wajah. Masker dari bra yang dianggap lelucon itu rupanya bukan hanya sebuah aksi konyol. Masker bra ini benar-benar ada dan dibuat oleh seorang ilmuwan.

Adalah ilmuwan Ukraina Dr Elena Bodnar yang masker branya kini kembali viral seiring merebaknya virus Corona. Masker bra dari Dr Elena ini sebenarnya meraih atensi publik pada 2009 saat dia meraih penghargaan Ig Nobel Prize. Ig Nobel prize merupakan parodi penghargaan Nobel atas temuan-temuan sains yang lucu yang digelar di Universitas Harvard.

Masker bra ini kemudian mulai dikomersilkan Dr Elena pada 2010. Dia merilis masker bra tersebut di MIT Museum in Cambridge, Massachusetts setelah produk tersebut diperbaiki tingkat keamanannya, desain dan bentuknya.

Waspada Virus Corona, Masker Bra yang Dikira Lelucon Ternyata Benar AdaFoto: Reuters



Seperti dikutip Associated Press, Dr Elena mendapatkan ide tersebut setelah membaca mengenai bencana nuklir Chernobyl yang terjadi pada 1986 di negara asalnya Ukraina. Menurutnya senadainya saja pada saat itu masker bra ini sudah ada, mereka yang sakit karena paparan radiasi nuklir bisa diminimalisir jumlahnya.

"Jika saja orang-orang punya masker gas yang murah dan siap di jam pertama setelah bencana itu, mereka bisa terhindar dari menghirup lodine-131, yang menyebabkan sakit karena radiasi," katanya.



Bra yang bisa menjadi masker buatan Dr Elena ini dirilis dalam berbagai ukuran mulai dari 32B hingga 40C. Setiap bra memiliki filter yang bisa menyaring udara tidak baik. Ukuran cup dari bra tidak memengaruhi tingkat proteksi dari produk tersebut.

Waspada Virus Corona, Masker Bra yang Dikira Lelucon Ternyata Benar AdaMasker bra yang bisa jadi masker penangkal virus termasuk Corona. Foto: Reuters



Cara memakainya pun mudah. Bra yang tadinya dipakai untuk menutupi dada tinggal dilepas dan digunakan untuk menutupi mulut. Bra bisa dilepas menjadi dua bagian. Pakai salah satu cup bra menutupi mulut dan kaitkan tali yang dilengkapi pengait ke sisi satunya, kemudian setelah bagian cup menutup mulut, tarik tali yang biasanya jadi penyangga hingga ke belakang kepala.

Bagaimana dengan cup bra yang satu lagi. Dengan bercanda, Dr Elena mengatakan inilah manfaat wanita memiliki dua payudara. Cup bra yang satu lagi bisa digunakan untuk masker lawan jenis mereka.

"Hanya butuh 25 detik bagi rata-rata wanita untuk memakai alat perlindungan diri ini. Lima detik untuk melepaskannya dan menggunakannya sebagai masker dan 20 detik untuk menentukan pria mana yang beruntung untuk ditolong," kelakarnya.




Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)