5 Tips Sehat Makan Olahan Daging Kurban Idul Adha
Gresnia Arela Febriani - wolipop
Minggu, 11 Agu 2019 20:05 WIB
Jakarta
-
Saat Idul Adha tiba, daging kurban pun berlimpah. Daging bisa diolah menjadi berbagai makanan mulai dari sate, sop empal, hingga soto. Namun sebaiknya kamu jangan berlebihan menyatap olahan daging kurban, karena dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Agar tubuh tetap sehat setelah memakan daging kurban, berikut lima tips yang dapat kamu terapkan di rumah :
1. Hindari olahan daging yang digoreng
Kamu berencana mengolah daging kurban pada Hari Raya Idul Adha ini? Cobalah mengolahnya dengan cara direbus ketimbang digoreng. Mengonsumsi daging yang digoreng atau diolah denga minyak bisa menambah jumlah asupan kalori harian kamu menjadi berlebihan. Ketika asupan kalori berlebih, risiko tubuh menggemuk pun meningkat.
2. Cobalah untuk berjalan kaki sesudah makan daging
Setelah puas menyantap daging kurban, sebaiknya kamu berjalan kaki selama 30 menit untuk memastikan makanan dicerna dengan sempurna agar tubuh merasa ringan dan sehat. Pakar diet dan dokter juga menyarankan agar seseorang harus menyelesaikan makan dalam jangka waktu dua jam sebelum waktu tidur.
3. Minum teh hijau setelah makan daging kurban
Jika kamu sedang menjalani program diet, tetapi tidak bisa menolak ajakan tetangga yang sedang membuat sate daging kurban, tips ini bisa kamu coba. Minumlah secangkir air lemon atau teh hijau untuk membantu meningkatkan metabolisme dan menetralisir lemak pada daging. Ingat, tehnya jangan pakai gula ya!
4. Hindari minuman bersoda sesudah makan daging kurban
Penelitian mengatakan dampak dari minuman bersoda atau minuman tinggi gula lainnya setelah makan daging tidak terlihat dalam jangka waktu yang singkat. Hanya saja berdasarkan riset yang dilakukan Dr. Shanon Casperson, makan daging dengan diiringi minum minuman manis atau bersoda terbukti dapat membuat tubuh lebih gemuk. Dari riset Dr. Shanon diketahui orang yang minum soda atau minuman manis setelah makan daging menumpuk lemak yang tidak terpakai dibandingkan mereka yang hanya minum air putih. Lemak yang tidak terpakai ini bisa menumpuk di area pinggul, perut atau paha.
5. Beri jeda waktu enam jam
Saat Hari Raya Idul Adha tiba, ada banyak santapan dari daging. Jika ingin tetap sehat saat makan olahan daging kurban ini para pakar menyarankan beri jeda waktu enam jam antara waktu makan. Jadi jika kamu makan daging saat makan siang pukul 12.00, sebaiknya menyantap daging lagi pada pukul 18.00.
Menurut nutrisionis Susie Burrell, tubuh memiliki periode dalam mencerna makanan. Selain itu, tubuh juga punya waktu sendiri untuk istirahat. Maka dari itu, jika kamu ingin tetap sehat maka penting untuk mengatur jam makan, termasuk menyantap daging.
(gaf/eny)
1. Hindari olahan daging yang digoreng
Kamu berencana mengolah daging kurban pada Hari Raya Idul Adha ini? Cobalah mengolahnya dengan cara direbus ketimbang digoreng. Mengonsumsi daging yang digoreng atau diolah denga minyak bisa menambah jumlah asupan kalori harian kamu menjadi berlebihan. Ketika asupan kalori berlebih, risiko tubuh menggemuk pun meningkat.
Setelah puas menyantap daging kurban, sebaiknya kamu berjalan kaki selama 30 menit untuk memastikan makanan dicerna dengan sempurna agar tubuh merasa ringan dan sehat. Pakar diet dan dokter juga menyarankan agar seseorang harus menyelesaikan makan dalam jangka waktu dua jam sebelum waktu tidur.
3. Minum teh hijau setelah makan daging kurban
Jika kamu sedang menjalani program diet, tetapi tidak bisa menolak ajakan tetangga yang sedang membuat sate daging kurban, tips ini bisa kamu coba. Minumlah secangkir air lemon atau teh hijau untuk membantu meningkatkan metabolisme dan menetralisir lemak pada daging. Ingat, tehnya jangan pakai gula ya!
Penelitian mengatakan dampak dari minuman bersoda atau minuman tinggi gula lainnya setelah makan daging tidak terlihat dalam jangka waktu yang singkat. Hanya saja berdasarkan riset yang dilakukan Dr. Shanon Casperson, makan daging dengan diiringi minum minuman manis atau bersoda terbukti dapat membuat tubuh lebih gemuk. Dari riset Dr. Shanon diketahui orang yang minum soda atau minuman manis setelah makan daging menumpuk lemak yang tidak terpakai dibandingkan mereka yang hanya minum air putih. Lemak yang tidak terpakai ini bisa menumpuk di area pinggul, perut atau paha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Hari Raya Idul Adha tiba, ada banyak santapan dari daging. Jika ingin tetap sehat saat makan olahan daging kurban ini para pakar menyarankan beri jeda waktu enam jam antara waktu makan. Jadi jika kamu makan daging saat makan siang pukul 12.00, sebaiknya menyantap daging lagi pada pukul 18.00.
Menurut nutrisionis Susie Burrell, tubuh memiliki periode dalam mencerna makanan. Selain itu, tubuh juga punya waktu sendiri untuk istirahat. Maka dari itu, jika kamu ingin tetap sehat maka penting untuk mengatur jam makan, termasuk menyantap daging.
(gaf/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Tetap Bersih Setelah Seharian Silaturahmi, Andalkan Cleansing Foam dari Korea yang Lembut di Kulit!
Elektronik & Gadget
Mudik Tanpa Drama Baterai Habis, Ini 2 Powerbank Mini Praktis yang Wajib Dibawa!
Elektronik & Gadget
3 Rekomendasi Produk di Blibli Ramadan Day, Diskon Sampai 25%
Elektronik & Gadget
Earphone Open-Ear Lagi Tren! Ini 2 Pilihan TWS Nyaman untuk Kerja, Olahraga, dan Aktivitas Sehari-hari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Tips Kulit Tetap Glowing Saat Puasa agar Cantik di Hari Lebaran
Most Popular
1
Potret Kebersamaan Vidi Aldiano Bareng Adik-adiknya yang Kini Tinggal Kenangan
2
Foto: Gebrakan Jennie BLACKPINK Ekspos Bralette di Fashion Show Chanel
3
Kontroversi Iklan Underwear Wacoal x Nanno, Dituding Seksualisasi Seragam SMA
4
Mantan Staf Jang Nara Ditemukan Meninggal, Sang Aktris Bantah Terlibat
5
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
MOST COMMENTED











































