Berat Badan Naik Saat Puasa? Ini yang Bisa Dilakukan Agar Timbangan Turun

Hestianingsih - wolipop Senin, 20 Mei 2019 03:10 WIB
Ilustrasi tips puasa agar berat badan tidak naik. Foto: iStock Ilustrasi tips puasa agar berat badan tidak naik. Foto: iStock

Jakarta - Apakah kamu termasuk golongan yang malah naik berat badan saat puasa? Jika iya, kamu belum terlambat mengubah pola makan saat Ramadhan agar timbangan turun.

Manfaat dari berpuasa salah satunya adalah membantu penurunan berat badan karena frekuensi makan juga berkurang. Jika biasanya kita makan tiga kali sehari, saat puasa jadi hanya pagi dan malam.

"Secara natural dari sananya tubuh mengalami proses pengurangan kalori, karena waktu makan berubah dan frekuensi makan berkurang," jelas dr. Phaidon L. Toruan, seorang praktisi gaya hidup sehat dalam wawancara dengan wolipop beberapa waktu lalu.



Tapi kenyataannya, banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan selama berpuasa memasuki hari ke-15 Ramadhan ini. Apa penyebabnya?

"Saat berbuka puasa, orang cenderung lebih suka makan karbohidrat sederhana (nasi putih, mie instan) dan maunya cari yang manis. Karena terbiasa gula darahnya rendah (saat tidak makan dan minum), banyak makanan manis jadi tergoda. Saat mengonsumsi makanan manis, gula darah cepat naik, tapi cepat juga turunnya sehingga lebih cepat lapar. Membuat ingin makan lagi dan lagi," urai dr. Phaidon.

Berat Badan Naik Saat Puasa? Ini yang Bisa Dilakukan Agar Timbangan TurunPerbanyak makan sayur saat puasa agar berat badan tidak naik. Foto: iStock


Belum lagi saat Hari Raya Idul Fitri tiba, bisa dipastikan akan banyak makanan manis dan berlemak yang tersaji. Ditambah dengan ketupat yang biasanya terbuat dari beras putih yang merupakan karbohidrat sederhana. Itu juga yang memicu orang untuk terus makan.

"Saat Hari Raya banyak makanan manis dan enak, orang jadi lupa diri," tambahnya.

Maka perlu diingat, proses penurunan berat badan saat berpuasa sulit terjadi jika saat berbuka, Anda lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi gula dan kalori dibandingkan sayur dan buah. Agar berat badan tidak naik selama dan setelah berpuasa, Dionisius Henry, seorang physical exercise consultant sekaligus konsultan nutrisi dan kesehatan menyarankan untuk menghindari makanan berlemak tinggi dan perbanyak makan sayuran.

Saat sahur, makanlah sayuran seperti lalapan atau rebusan, sayur bening, daging yang dikukus atau bisa ditambah telur rebus. Ganti nasi putih dengan nasi merah atau roti gandum.

"Sebaiknya kalau tidak ingin berat badan melambung tinggi, makanan berlemak dikurangi. Saat berpuasa badan kita jadi menimbun lemak karena metabolismenya menurun," ujar pria yang akrab disapa Henry, saat diwawancarai wolipop via telepon.

Jadi selain untuk menunaikan kewajiban sebagai umat Muslim, maksimalkan manfaat ibadah Anda dengan mengonsumsi makanan sehat yang rendah lemak, gula dan kalori. Semoga berhasil!



(hst/eny)