Kapan Sebaiknya Anda Berhenti Minum Air Putih?

Daniel Ngantung, Anggi Maya - wolipop Selasa, 21 Mar 2017 19:46 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Air putih sangat penting bagi tubuh. Air sangat membantu mengurangi dehidrasi, menghindari makan berlebihan, dan bahkan bisa membakar ekstra kalori. Namun ada waktu tertentu yang membuat Anda harus berhenti minum sesaat agar tidak membahayakan kesehatan. Kapan sajakah itu?

1. Saat Mulai Merasa Mabuk

Ini sangat jarang terjadi, tapi minum terlalu banyak air dapat membahayakan kesehatan. Jika Anda menenggak cukup air dapat melarutkan garam untuk keseimbangan alami tubuh. Tapi terlalu banyak minum air dapat menyebabkan kandungan sodium rendah. Kondisi ini dikenal sebagai hiponatremia. Biasanya seorang atlet marathon akan tergoda untuk terus minum banyak air, yang berujung pada pembengkakan sel dan dapat menyebabkan mual, muntah, kejang, dan bahkan kematian. Dr. Taz Bhatia, M.D mengemukakan, hiponatremia juga dapat disebabkan oleh masalah-masalah dengan hati, ginjal, jantung, atau kelenjar pituitary akibat penggunaan obat-obat tertentu seperti diuretik, antidepresan, dan obat nyeri.

2. Saat Urin Anda Bersih

Jadi bagaimana Anda tahu ketika Anda mendapatkan minum air yang cukup? Mungkin Anda harus berpikir dua kali tentang ungkapan lama yang mengharuskan minum delapan gelas per hari. Jika Anda melihat warna urin agak kekuningan, Anda telah mencapai status hidrasi optimal. Warna kuning gelap pada urin tanda saatnya Anda untuk mengonsumsi air.

3. Ketika Bersantap Makanan Besar

Salah satu cara untuk memotong kembali beberapa kalori yakni minum segelas air sebelum makan. Dan Anda akan secara alami makan lebih sedikit karena cairan sudah mengambil ruang di perut Anda yang menyebabkan tidak ingin makan banyak. Tetapi untuk alasan yang sama minum terlalu banyak air sebelum atau selama makan berat dapat menyebabkan ketidaknyamanan. "Minum lebih banyak air hanya akan membuat Anda merasa lebih kembung," kata Bathia seperti dilansir pada laman Woman Health

4. Saat Melakukan Latihan Super Intens dalam Waktu Lama

Anda kehilangan elektrolit, seperti potasium dan sodium melalui keringat. Jika Anda terlalu banyak berkeringat, Anda harus mengganti nutrisi penting yang tidak ditemukan dalam air biasa. Daripada minum minuman manis olahraga, Anda mungkin bisa mendapatkan nutrisi yang sama dari air kelapa yang secara alami tinggi kalium, magnesium, natrium, dan vitamin C tanpa banyak kalori dan lebih banyak serat.

(dtg/dtg)