Riset: Makanan Berlemak Justru Bantu Langsingkan Tubuh

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 13 Des 2016 18:11 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Sudah bukan rahasia umum lagi jika mengonsumsi makanan berlemak dalam jumlah berlebih akan menyebabkan kegemukan. Tapi sebuah riset terbaru justru menyatakan sebaliknya.

Anda, para penikmat makanan berlemak yang sedang dalam program penurunan berat boleh lah bernafas lega. Menurut para peneliti University of Ireland, makanan berlemak sebetulnya tidak akan mengganggu usaha Anda untuk menurunkan berat badan.

Riset: Makanan Berlemak Justru Bantu Langsingkan TubuhFoto: iStock

Hal itu didasari oleh hasil penelitian mereka yang dipublikasian di American Journal of Clinical Nutrition. Dari penelitian tersebut terungkap, berat badan pria paruh baya sebagai responden turun setelah mengonsumsi makanan berlemak jenuh, seperti produk ternak dan minyak tropikal dengan karbohidrat rendah.

Temuan tersebut tentunya mematahkan pemahaman klasik yang 'mengharamkan' makanan berlemak jika ingin merampingkan tubuh.

"Kita harus sesegara mungkin merevisi panduan diet yang berlaku saat ini," kata Sherif Sultan, spesialis jantung sekaligus peneliti dari riset tersebut, kepada Sunday Express.

Yang justru perlu dihindari, kata Sherif, adalah makanan berkarbohidrat tinggi. Dalam tubuh, karbohidrat diolah menjadi gula sehingga memicu insulin yang menyebabkan lemak semakin terakumulasi dalam sel.

Riset: Makanan Berlemak Justru Bantu Langsingkan TubuhFoto: iStock

Oleh karena itu, diet tinggi makanan berlemak jenuh disarankan. Ikan, daging-dagingan, alpukat, minyak zaitun, keju-kejuan adalah beberapa sumber terbaik lemak jenuh. Kendati begitu pengonsumsiannya harus tetap dibatasi karena segala sesuatu yang berlebihan tidak baik juga bukan?

Di samping membantu menurunkan berat badan yang lebih optimal, mengonsumsi makanan tersebut juga dapat menurunkan tekanan darah sekaligus menekan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe 2. (dng/dng)