Olahraga Bareng Bayi
Manfaat Ajak Bayi Dansa dan Olahraga Bersama
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 10 Feb 2016 15:10 WIB
Jakarta
-
Olahraga sambil menggendong bayi bukanlah hal yang mustahil dilakukan ibu di sela-sela kesibukannya mengurus si buah hati. Amber dan Meeshi Anjali, duo personal trainer, sukses membuktikannya lewat KangaGroove, grup dansa yang anggotanya para ibu muda yang baru memiliki bayi.
Dansa aerobik ini dilakukan dengan cara menggendong bayi di depan, menggunakan baby carrier agar tubuh ibu dan bayi tetap berdekatan. Dengan begitu, ibu bisa bebas bergerak tanpa khawatir membahayakan sang bayi. Gerakan dansa pun berintensitas ringan hingga sedang yang bisa diakomodir ibu yang minimal baru enam minggu melahirkan.
Dikutip dari Fit Pregnancy, dansa merupakan latihan kardiovaskular ringan yang melibatkan seluruh jaringan otot besar sekaligus meningkatkan kemampuan koordinasi dan keseimbangan tubuh. Dansa juga meningkatkan mood dan meredakan stres meskipun tubuh terasa lelah.
Tak hanya bagi ibu, manfaat olahraga bersama bayi juga bisa dirasakan keduanya. Dilansir HELLO! Magazine, saat berolahraga terjadi kontak fisik yang menstimulasi produksi oksitosin, 'hormon cinta' yang membantu mempererat ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Baca Juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti
Kedekatan fisik yang intens juga membantu ibu untuk lebih memahami buah hatinya. Selain itu perkembangan motorik dan sensorik bayi pun lebih baik, membantu melatih koordinasi, menenangkan, meningkatkan konsentrasi hingga mendukung pertumbuhan tulang.
Sementara keuntungannya bagi ibu, tentu saja membantu pembakaran kalori yang berimbas pada penurunan berat badan. Otot-otot jadi terlatih, fleksibilitas pun lebih baik. Tubuh yang fleksibel memungkinkan ibu lebih cekatan dan tidak mudah lelah saat harus banyak bergerak ketika mengurus bayi dan pekerjaan rumah tangga lainnya.
Sebelum memutuskan ikut kelas dansa bersama bayi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga keamanan ibu maupun bayi. Idealnya, olahraga bisa dilakukan enam minggu pasca kelahiran, jika ibu melahirkan secara normal. Sedangkan untuk proses kelahiran dengan operasi cesar, diperlukan waktu enam hingga delapan minggu setelah bayi lahir.
Selain dansa aerobik, aktivitas fisik lain yang bisa dilakukan bersama bayi adalah yoga dan pilates. Namun sebaiknya jangan dilakukan sendirian. Minta bantuan instruktur untuk menentukan gerakan serta langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan ibu maupun bayi.
(hst/hst)
Dansa aerobik ini dilakukan dengan cara menggendong bayi di depan, menggunakan baby carrier agar tubuh ibu dan bayi tetap berdekatan. Dengan begitu, ibu bisa bebas bergerak tanpa khawatir membahayakan sang bayi. Gerakan dansa pun berintensitas ringan hingga sedang yang bisa diakomodir ibu yang minimal baru enam minggu melahirkan.
Dikutip dari Fit Pregnancy, dansa merupakan latihan kardiovaskular ringan yang melibatkan seluruh jaringan otot besar sekaligus meningkatkan kemampuan koordinasi dan keseimbangan tubuh. Dansa juga meningkatkan mood dan meredakan stres meskipun tubuh terasa lelah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti
Kedekatan fisik yang intens juga membantu ibu untuk lebih memahami buah hatinya. Selain itu perkembangan motorik dan sensorik bayi pun lebih baik, membantu melatih koordinasi, menenangkan, meningkatkan konsentrasi hingga mendukung pertumbuhan tulang.
Sementara keuntungannya bagi ibu, tentu saja membantu pembakaran kalori yang berimbas pada penurunan berat badan. Otot-otot jadi terlatih, fleksibilitas pun lebih baik. Tubuh yang fleksibel memungkinkan ibu lebih cekatan dan tidak mudah lelah saat harus banyak bergerak ketika mengurus bayi dan pekerjaan rumah tangga lainnya.
Sebelum memutuskan ikut kelas dansa bersama bayi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga keamanan ibu maupun bayi. Idealnya, olahraga bisa dilakukan enam minggu pasca kelahiran, jika ibu melahirkan secara normal. Sedangkan untuk proses kelahiran dengan operasi cesar, diperlukan waktu enam hingga delapan minggu setelah bayi lahir.
Selain dansa aerobik, aktivitas fisik lain yang bisa dilakukan bersama bayi adalah yoga dan pilates. Namun sebaiknya jangan dilakukan sendirian. Minta bantuan instruktur untuk menentukan gerakan serta langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan ibu maupun bayi.
(hst/hst)
Makanan & Minuman
Nasi Putih Langsung Ludes! Sambal Viral Ini Bikin Sahur dan Makan Jadi Nambah Terus
Makanan & Minuman
Bingung Cari Parcel Lebaran yang Berkesan? 2 Hampers Makanan Premium Ini Bisa Jadi Hadiah Spesial Idulfitri!
Olahraga
Celana Olahraga Wanita Ini Nyaman Banget Dipakai Gym, Yoga, Bahkan Lari!
Olahraga
Perlengkapan Wajib Pemain Tenis! Bikin Grip Raket Makin Mantap dan Peralatan Tetap Tertata Rapi
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Tips Kulit Tetap Glowing Saat Puasa agar Cantik di Hari Lebaran
Kulit Breakout Saat Puasa? Bisa Jadi Gara-gara Makanan Ini
Most Popular
1
Foto: Eileen Gu Bak Malaikat Jatuh dari Langit, Pakai Gaun Bersayap di Paris
2
Gaya Aaliyah Massaid Tampil Natural Pakai Piyama di Hari Ultah ke-24
3
7 Potret Cantik Amanda Rigby, Aktris yang Ramai Dijodohkan dengan Andre Taulany
4
Ramalan Zodiak 10 Maret: Cancer Jangan Egois, Virgo Harus Jujur
5
Ramalan Zodiak 10 Maret: Taurus Lagi Panas, Aries Tetap Sabar
MOST COMMENTED











































